
Pagi ini Willy diperbolehkan pulang oleh Dokter setelah satu minggu berada di rumah sakit.
Sejak 4 hari lalu Fariz, Almira dan Nathan telah kembali ke kota nya,
Sedangkan Daniar tentu sangatlah sibuk karena menggantikan tugas Atasan sekaligus sahabatnya di kantor.
"Aku sangat merindukan baby El..."ucap Willy saat Elmira mendorong kursi roda nya.
"Setelah ini kita akan melihatnya...tapi kau belum boleh menggendong nya, kau masih dalam masa menyembuhan.."kata Elmira
Keduanya kini telah sampai di rumah keluarga Emeery.
"Hai anak Ayah...ayah sangat merindukanmu...sini bi...berikan El padaku.."ucap Willy pada bibi yang sedang menggendong Elrumi.
"Wil...kau baru sampai rumah sakit..ganti baju mu dulu..baru kau boleh bersama El.."ucap Daddy Roland yang tidak pergi ke kantor karena sengaja menunggu kepulangan Willy dari rumah sakit.
"Iya Dad..."ucap Willy lesu
Willy telah berganti baju,
Kini Willy turun ke kamar Elmira, mencari keberadaan Elmira dan Elrumi.
Willy masuk ke kamar Elmira dan ia melihat Elrumi sedang tidur dengan lelap di box tempat tidurnya.
"Sayang..."sapa Willy
"Ya..."jawab Elmira.
"Sebaiknya besok kita mulai menyiapkan keperluan untuk kita menikah...aku merasa sebaiknya pernikahan kita dipercepat saja....
Elrumi belum memiliki akte lahir, kau bahkan masih berstatus belum menikah di kartu identitasmu, kasihan dia..kita terlalu lama mengulur waktu sayang..."ucap Willy
__ADS_1
"Aku ikut keputusanmu saja.."jawab Elmira
"Kau kenapa?"tanya Willy
"Tidak...aku hanya merasa kau mengalami kejadian buruk kemarin karena aku...
andai saja kau tak mengenalku, clara tak akan marah dan melukaimu...."
"Kau ini...
Sudahlah...ini bukan salahmu..
bahkan aku menganggap ini sebagai kesempatan dari Tuhan..
karena Tuhan sedang memberiku kesempatan untuk beristirahat dan manja..supaya kau memanjakan aku yang tampan ini..."
kata Willy
"Hai mom.."
"Hai Wil....bagaimana keadaanmu?Mommy dapat kabar dari Daddy mu kalau kamu sudah pulang dari rumah sakit.."
"Waah...ada yang saling kasih kabar nih ye..."
"Ck...jangan mulai Wil...mommy serius.."
"Jangan marah-marah mom...nanti tumbuh uban di rambut mommy..."
"Ck...dasar anak nakal...!"
"Haha...Willy sudah lebih baik mom..."
__ADS_1
"Syukurlah .... jaga kesehatanmu...segeralah pulih..."
"Siap mommy ku tersayang...oiya mom....hm..."
"Kenapa?"
"Mom...aku ingin mempercepat pernikahanku dengan Elmira..kasian Elrumi belum punya akte lahir..banyak yang harus kami urus untuk El..."
"Mommy sih ngikut kamu saja...tapi Daddy mu sudah tau?
"Belum....tolong mommy yang bilang ya..."
"Ck...iya...
tapi Wil...sebaiknya kau tak hanya bicara dengan Daddy mu...tapi kau juga perlu bertemu dengan orang tua Elmira..
tanyakan pada Elmira dimana ayahnya tinggal..mintalah restu..." kata Mommy Ararinda.
"Baiklah mom...tapi mommy bisa kan kesini segera...bukankah mommy sudah janji membantu ku menyiapkan semua pernak-pernik pernikahanku.."
"Setelah kau bertemu orang tua Elmira, mommy akan ke ibu kota membantu mu..."
"Waah..terima kasih mommy ku sayang...andaaai saja mommy benar-benar jadi mommyku..."
"Jangan mulai lagi Wil..."
"Mommy,,, coba deh mommy perhatikan..Daddy ku itu ganteng, perhatian, modis, berwibawa, kaya, dan sepertinya Daddy masih kuat untuk memuaskan Mommy..."kata Willy blak-blakan.
"Astaga..
sudah ah...baik-baik ya...jaga kesehatanmu..mommy mau masak dulu."kata mommy
__ADS_1