
Willy meletakan dua nampan makanan di meja yang terletak di sudut kamar. Ia sengaja meminta pelayan membawa makanan dengan porsi yang lebih banyak untuk dirinya dan sang istri.
Beberapa saat kemudian,Elmira keluar dari walk in closed sambil menggenakan kimono berwarna peach.
Sedangkan Willy melihat sang istri dengan menaikan salah satu alisnya.
"Kau tidak memakai yang ku minta?"tanya Willy pada sang istri.
"Pakai..."jawab Elmira
"Lalu kenapa kau menutupinya dengan kimono tidur?"
"Aku malu..."
"Malu??"
"Lingerie pilihanmu semua nampak...hm..membuatku seperti ******...terlalu menggoda...aku ngeri sendiri melihatnya..."
"Kenapa dilihat?kan minta ku tadi kamu pakai...lagi pula kau memakainya di depanku..aku suamimu..dan sudah tugasmu bukan menggoda suamimu?"
Elmira mengangguk pelan, ia merasa lebih baik diam dan menuruti semua keinginan suaminya karena ia malas berdebat.
Willy berjalan dan duduk di sofa samping ranjang.
"Bukalah kimonomu...dan tunjukan mana pilihanmu..."
Dengan malu-malu Elmira membuka kimono nya, dijatuhkannya kimono begitu saja ke lantai,,
"Pilihan yang tepat sayang...."ucap Willy saat melihat Sang istri melepaskan kimono nya dan memperlihatkan kulit putih sang istri dengan balutan lingerie berwarna hitam yang nampak kontras dengan kulit putih mulus sang istri.
"Kenapa berdiri disitu? kemarilah baby..."ucap Willy sambil membuka kakinya lebar dan menepuk paha kirinya agar Elmira duduk di paha tersebut.
__ADS_1
Elmira mendekati sang suami, ia pun menuruti sang suami untuk duduk dipangkuan sang suami.
"Kau sexy..."ucap Willy lalu mengecup bibir sang istri.
"Apa kau sedikit kesulitan saat memakainya?"tanya Willy
"Tidak ..kenapa?"
"Aku merasa aku terlalu kecil memilihkan lingerie untukmu..dadamu terlihat sangat besar dan menggoda..lihatlah hampir separuhnya menyembul keluar..."
"Apa aku perlu menggantinya dengan yang baru?"tanya Elmira.
"Tidak .. setidaknya yang perlu kau lakukan sekarang adalah bagaimana memanjakan aku...kau tak perlu malu baby...malam ini jadilah kelinci kecil yang menggemaskan dan puaskan aku..."
"Bagaimana cara nya?maksudku...bagaimana agar kau puas...?"tanya Elmira. Meskipun ia bukan perempuan lugu, namun setiap orang memiliki gaya bercinta yang berbeda,sehingga menurutnya ia harus bertanya pada sang suami tentang kesukaan dan keinginannya.
"Lakukan apapun yang menurutmu bisa membuatku puas...."
Kemudian Elmira jongkok di depan sang suami dan berusaha melepas celana panjang sang suami. Dengan sedikit bantuan dari Willy, celana itu telah terlepas dan kini Willy telah polos tanpa sehelai benang sehingga nampak tongkat saktinya telah berdiri dengan sikap sempurna.
Elmira mendekat ke arah tongkat tersebut dan memperlakukannya bak lolipop sehingga membuat sang pemilik terhenyak.
Lolipop besar yang tak muat di dalam mulut Elmira sehingga membuat Elmira berusaha keras menjilat,mencium, dan mengulum benda tersebut.
Elmira kini sedikit menegakkan tubuhnya, sehingga dengan mudah ia dapat mencium dan bermain lidah di area dada sang suami serta bagian leher sang suami.
"Aku tak tahan...aku sudah ingin memakanmu..."kata Willy dengan suara serak menahan gejolak rindu.
Will mengangkat tubuh sang istri dan mengungkungnya di atas ranjang. Diciumilah bibir, pipi, kening, tengkuk dan beberapa bagian favorit Willy.
Willy membuka lebar kaki sang istri dan ia tenggelam di bagian inti sang istri hingga membuat sang pemilik menggeliat.
__ADS_1
Suara ******* dan erangan tak henti-hentinya keluar dari keduanya.
Kini Willy sudah mengangkat sang istri keatas tubuhnya.
"Bermainlah dulu baby..."
Elmira melakukan penyatuan.Kali ini ia berada di atas tubuh sang suami dan memimpin permainan.Kegiatan panas berlangsung cukup lama dan mereka lakukan di banyak spot di ruangan tersebut. Mulai dari di atas ranjang, di atas sofa, berdiri di depan televisi, di kamar mandi, hingga di walk in closed mereka coba satu persatu dengan posisi yang berbeda-beda.
Benar kata orang, setelah suami istri bertengkar, percintaan mereka akan semakin luar biasa.
Malam itu mereka melakukannya tanpa lelah.
Stok makanan yang telah disiapkan sebelumnya membuat suasana bercinta bak di hotel kemarin yang tak mengijinkan memakai sehelai benang pun saat makan.
"Lihatlah sayang..kamar kita sudah tak seperti kamar...kita membuatnya seperti kapal pecah..."ucap Elmira disela-sela makan .
"Besok biar pelayan yang membersihkan.."
"tidak..biar aku saja...aku tak mau pelayan melihat sisa-sisa pencintaan kita yang membuat ia berfantasi liar saat melihatmu..kau tau sendiri pelayan kita banyak yang perempuan.."
"kau cemburu sayang?"
"Tidak...."
"Kau menggemaskan sayang..."
"Wil...kenapa kau menyuruhku memakai lingerei jika ketika aku memakainya kau justru menyobeknya..."
"Aku akan membelikanmu lagi baby...maaf kau terlalu menggoda dan aku sudah tak tahan melihat lekuk tubuhmu...terlebih kedua bola basket milikmu ini..."ucap Willy sambil meremas bagian dada sang istri yang menyulut ******* keluar dari mulut Elmira.
"Mari baby...kita lanjutkan olah raga kita..."ajak Willy
__ADS_1