
Willy sampai di kantor, ia memasuki ruangannya.
"Danni....tolong keruanganku sebentar..!"perintah Willy pada Daniar yang sedang duduk belakang meja kerjanya.
"Siap pak.."jawab Daniar.
Daniar masuk ke ruang Willy,
"Ada yang bisa saya bantu pak?"
"Daniar, aku mau minta tolong pada mu carikan aku troly untuk Elrumi.."
"Ha..?kenapa harus aku Wil?"
"iya mending kamu kan, masak aku...aku kan gak tau troly bayi yang bagus..."kata Willy.
"Aku tau...."kata Clara yang tiba-tiba masuk ruangan Willy dan ikut menyuarakan pendapatnya.
"Sedang apa kau kemari?siapa yang menyuruhmu masuk?"tanya Willy jengah
__ADS_1
"Aku dengar dari luar kau mencari troli...mau ku temani?"tanya Clara.
"Tidak perlu, Aku dan Daniar bisa!" jawab Willy ketus
"Tapi kalian kan belum berpengalaman...sedangkan aku..aku sudah pernah membeli meskipun tak jadi digunakan karena...aaaahh aku jadi sedih sekali bila mengingat anak kita....atau kau mau memakai troli anak kita?"kata Clara
"Anak..kita?Apa maksudnya wanita ini Wil?"tanya Daniar bingung
"Abaikan saja.."jawab Willy
"Kau hutang penjelasan pada ku Will.." guman Daniar tapi masih bisa di dengar oleh Willy.
"Sayang..aku sangat merindukanmu.."
"Sayangnya aku sama sekali tak tertarik untuk memiliki rasa rindu yang sama denganmu.."
"Aku tau kau masih sangat mencintaiku..dan maaf aku pergi darimu...tapi sekarang aku kembali Wil...mari kita mulai semuanya dari awal lagi....demi anak kita..demi kita berdua.."
"Maaf...aku bukan Willy yang dulu lagi... aku tak tertarik untuk memulai apapun lagi denganmu..satu hal yang perlu kau ingat...jangan membahas anak anak anak dan anak yang kau bilang anak kita...aku bukan orang bodoh yang bisa kau tipu...oh ya...satu hal lagi..aku sudah punya kehidupanku sendiri...jadi jangan pernah muncul lagi dalam hidup ku.."
__ADS_1
"Dan kehidupanmu akan jauh lebih lengkap jika ada aku yang mendampingimu..."
"Ck...wanita tak tau malu...Willy jelas-jelas sudah menolakmu..tapi kau tetap saja datang padanya...setelah sekian tahun kau pergi, sekarang dengan tidak tau malu nya kau datang lagi .. hoeee anda sehat bu?"kata Daniar.
"Aku tak peduli ocehanmu,
lagi pula kau cuma orang lain bagi William ..!"kata Clara
"Cukup Clara..Aku sudah sangat bersabar menghadapimu..Daniar bukan orang lain bagiku, Dia sahabat,sekretaris dan orang kepercayaanku...justru kamu adalah orang lain bagiku...!"
kata Willy semakin meninggikan nada suaranya.
"Sayang...aku tau kau masih terkejut dan syok karena kedatanganku, aku janji tak akan meninggalkanmu seperti dulu...jadi kau tak perlu seperti ini...aku tau kau seperti ini karena kau takut aku meninggalkanmu lagi...aku tau kau takut terluka.." ucap Clara
"hahaha...lucu...lucu sekali anda ini...
kau memang benar, sahabatku tercinta ini memang takut..syok..dan terkejut karena melihatmu kembali setelah beberapa tahun entah kemana..tapi alasan Willy terkejut, syok yang sebenarnya bukan karena takut kau tinggalkan lagi, tapi karena merasa ia baru saja melihat kuntilanak yang tiba-tiba masuk ruang kerjanya dan seketika mengganggu atmosfir disini.."kata Daniar menyindir.
"Dan satu hal lagi yang perlu kau tahu,, Willy akan menikah...jadi jangan harap kau akan bisa bersama dengan Willy."
__ADS_1