Cinta Yang Ingin Kembali

Cinta Yang Ingin Kembali
23- Harus Kuat


__ADS_3

Fita pulang kerumah dalam keadaan mata bengkak. Tidak menyapa mama ataupun papanya, dia langsung masuk ke kamarnya.


Sampai malam hari pun tidak, dia belum juga keluar, orang tuanya binggung Fita kenapa, Fero menceritakan ke orang tuanya, sekilas dia mendengar suara tangis sesegukan dari kamar Fita dan ia yakin itu kakaknya yang menangis. Fita didalam kamarnya masih saja menangis mengingat apa yang ia alami tadi siang bersama Rendi, dia sangat kecewa pada dirinya, mengapa dirinya tidak sebaik wanita yang di jodohkan bersama Rendi.


"Mana Kakak mu, nak!" Tanya mamanya.


"Entah ma, masih dikamar de sepertinya habis pulang gak ada keluarnya" jawab Fero.


"Panggil kakak mu" perintah papanya.


Fero pun langsung beranjak dari duduknya menuju kamar Fita.


"Kak, papa suruh keluar makan, sekarang" teriak Fero didepan kamar Fita.


Fita yang mendengar jika papanya yang memanggilnya pun segera keluar untuk makan malam, karena dia takut terhadap papanya jika sudah marah.


Orang tuanya dan Fero yang melihat Fita nampak kusut dari mukanya, dan matanya bengkak pun terheran dengan anaknya, padahal paginya Fita sangat bersemangat dan bahagia.


"Kamu kenapa nak?" Tanya mamanya.


"Hmm" respon Fita yang menjawab pertanyaan mamanya pun melambat tidak seperti biasa langsung cepat menjawab, orang tuanya tau jika begini Fita mengalami hal besar.

__ADS_1


"Kenapa kamu" tanya papanya.


"Hm, gak kenapa-napa pa" jawab Fita.


"Ada masalah cerita sama mama, tadi pagi mama liat kamu bahagia pergi bersama Rendi tetapi pulangnya tidak bersama Rendi dan kondisi kamu sekarang lusuh begini?" Kata mamanya.


"Hmm, Fita putus ma, pa dari Rendi, tadinya Rendi mengajak Fita ketemu orang tuanya, ternyata disana orang tuanya meminta Fita untuk ikhlas melepas Rendi untuk bertunangan dengan anak sahabat orang tuanya, karena orang tuanya mau Rendi dapat yang terbaik dan Rendi akan di kirim keluar negeri untuk sekolahnya.


Orang tua Fita yang mendengar cerita anaknya pun, diam sementara untuk menanggapinnya.


"Lalu kakak ikhlas putus dari kak Rendi?" Tanya Fero.


"Sekarang belum" jawab Fita.


"Tapi pa, padahal Fita sudah mau menjalaninnya dengan serius, walau Fita masih muda begini, Fita tidak ingin gonta ganti pacar, Rendi tulus ke Fita" jawab Fita, dan kembali matanya memerah ingin menumpahkan air matanya, tetapi ia berhasil menahan untuk tidak menangis di depan orang tuanya.


"Tenang lah nak, jodoh tidak akan kemana, doakan Rendi yang terbaik saja" kata mama Fita.


"Kamu harus bangkit, jangan karena hal ini membuatmu semakin terpuruk dalam kesedihan, jalan kalian masih panjang dan mungkin ini yang terbaik buat kalian, dan kamu fokuslah pada kuliahmu, dan yang sabar tentunya" kata papanya lagi.


"Fita akan coba" jawab Fita, yang sedikit terbuka hatinya akan hal tersebut.

__ADS_1


Setelah selesai makan Fita pun ingin kembali ke kamarnya.


"Ma, pa, Fita mau ke kamar ya"


"Iya, istirahatlah, jangan terlalu larut dalam kesedihanmu, mikirin masa depanmu ya nak" kata mamanya.


"Ok" jawab Fita singkat dan segera masuk kamarnya.


Papa Fita, meminta istrinya untuk memantau putrinya sementara waktu, papanya takut jika anak putrinya ini tidak bisa melewati dan semakin membuatnya mengalamin kesedihan mendalam karena cinta pertamanya dan ditolak oleh keluarga cowoknya.


Dikamar Fita memikirkan ulang apa yang papa mamanya katakan, dia berusaha untuk lebih sabar, dan menerima dengan ikhlas dan menganggapnya memang bukan jodohnya, dia pun bertekad mulai saat itu dia akan Fokus ke masa depannya untuk menyelesaikan kuliahnya, untuk membanggakan orang tuanya.


Dikampus tidak terlihat Rendi datang, Fita pun sedang duduk sendirian, Siska pun yang baru datang langsung menemui Fita.


"Fit, Rendi pindah luar negeri kuliahnya dan hari ini keberangkatannya, apa itu benar?" Tanya Siska.


"Benar, orang tua Rendi sudah urus semuanya dan Rendi tidak bisa menolaknya" jawab Fita.


"Lalu hubungan kalian bagaimana, kalian Ldr donk?" Tanya Siska yang tidak mengetahui jika sahabatna sedang patah hati.


"Gue sama Rendi sudah putus, Rendi bakal tunangan sama teman masa kecilnya dan merupakan anak sahabat papanya Rendi" jawab Fita yang sudah lebih tegar.

__ADS_1


"Ups! Maaf Fit, gue gak tau elo sama Rendi sudah putus, lo yang sabar ya, anggap bukan jodoh elo, kita doa yang terbaik aja!" Kata Siska.


"Iya ini udah sabar, udah capek nangis juga" Fita berkata dengan sedikit senyumnya.


__ADS_2