Cinta Yang Ingin Kembali

Cinta Yang Ingin Kembali
56- Ketertarikan Cristian Terhadap Zelfi


__ADS_3

Setelah beberapa hari berlalu Nico telah sehat kembali dan beraktifitas seperti biasa.


Cristian dan Fita sepakat untuk merahasiakan hubungan Fita dengan Nico dari orang tua Fita.


Fita sangat bersyukur karena Cristian mengerti dan mempunyai hati yang baik, bahkan kini Cristian menganggap Fita lebih cocok menjadi sahabatnya. Tetapi karena mereka berdua tidak mau mengecewakan orang tua masing-masing, akhirnya mereka lebih memilih diam saja seperti biasanya.


Cristian juga kini berteman dengan Nico, karena beberapa kali setiap Fita kerumah sakit Fita selalu diantar oleh Cristian kalau tidak Fita tidak diizinkan pergi.


Dan disitu lah Cristian memantapkan hatinya untuk siapa.


Cristian semakin dekat dengan Zelfi, gadis yang kini baru memulai semester awal kuliahnya.


***


Beberapa hari lalu dirumah sakit tempat Nico dirawat.


Cristian dan Zelfi sedang mengobrol berdua, Cristian mencoba mengingat dimana dia pernah bertemu Zelfi, walau benar Zelfi tidak mengingat sama sekali.


"Oh iya aku ingat" tiba-tiba saja Cristian berkata.


"Kamu ingat waktu beberapa minggu lalu kamu hampir ketabrak oleh mobil bmw hitam?" Tanya Cristian.


"Iya, ada waktu itu aku mau menyebrang waktu itu tiba-tiba saja ada sebuah mobil hampir menabrak aku dan untungnya aku tidak kenapa-napa, waktu itu pun aku buru-buru tidak sempat melihat wajah orang itu!" Jawab Zelfi.


"Itu aku, maaf!" Rasa bersalah Cristian muncul lagi.


"Hah, itu kamu!" Terkejut


"Iya" jawab Cristian pelan.

__ADS_1


"Aghh, sudah enggak apa-apa, lagian aman!" Jawab Zelfi sambil tersenyum.


Cristian pun langsung tersenyum tampan.


Dari situ la Cristian dan Zelfi mulai dekat dan bertukaran nomor telepon.


Hari ini Cristian sedang menunggu Fita pulang, Cristian baru saja tiba dirumah orang tua Fita, mama Fita sangat senang karena anaknya semakin dekat.


Fita yang pulang diantar oleh babang gojek pun segera masuk kedalam rumah dan menyapa Cristian.


Mama Fita yang melihat hal tersebut sangat senang.


"Ada apa Tian?" Tanya Fita langsung saat melihat Cristian senyum-senyum malu.


"Keluar yuk, ada yang pengen aku bicarakan!" Ajak Fita.


"Ok, tunggu aku beres-beres dulu ya!" Untuk ini Fita tidak perlu meminta izin mamanya karena pasti diizinkan secara langsung.


"Mungkin mereka mau jadian" batin mama Fita.


Fita yang sudah siap pun segera pamit dengan mamanya.


"Ma, pergi dulu ya!" Kata Fita.


"Iya hati-hati" jawab mamanya.


"Pergi dulu tante!" Pamit Cristian.


Didalam mobil Cristian terlihat fokus menyetir.

__ADS_1


"Ada apa sih Tian yang mau dibicarakan" suara Fita memecah keheningan dalam mobil.


"Hm" menarik nafas lalu membuangnya kasar.


"Nanti dulu Fit, ceritanya" jawabnya malu-malu.


"Kenapa dengan ni orang!" Batin Fita.


Akhirnya Fita pun diam saja menunggu sampai Cristian yang bercerita.


Mereka telah sampai disebuah cafe,


Fita menunggu Cristan untuk berbicara sambil memandanginnya.


"Gini Fit! Aku sepertinya menyukai Zelfi!" kata Cristan malu-malu.


"Hah, serius kamu!" Penuh tanda tanya dibenak Fita.


"iya aku serius" jawab Cristian malu.


"aku kan pernah bilang sepertinya mengenal Zelfi waktu awal kenalan, nah itu terjadi pas dijalan raya, dia hampir ketabrak sambil mobil ku itu!" cerita Cristian.


"tapi apakah Zelfi menyukaimu juga?"


Cristian mengeleng-gelengkan kepalanya memberi isyarat tidak tau.


"apa yang harus ku lakukan?" Tana Cristian.


"nanti aku cari tau dulu sama Zelfi dan tindakkan selanjutnya bagaimana nanti kita lihat ok!" kata Fita, berniat membantu Cristian.

__ADS_1


Cristian merasa senang mempunyai teman, sahabat seperti Fita.


__ADS_2