
Hari-hari yang Fita lalui seperti biasanya.
Dia tidak lagi memikirkan hubungannya dengan Rendi yang telah kandas, dan juga tidak membuka hatinya untuk Nico.
Nico yang mengerti akan hal tersebut tidak memaksa Fita.
Nico kini mulai membuka hatinya untuk gadis lain. Juga hanya benar-benar menganggap Fita temannya, sahabatnya, teman mainnya.
Suatu ketika Nico di pertemukan oleh mamanya dengan anak temannya.
Gadis tersebut cantik, ramah dan baik.
Sangat dekat dengan keluarga Nico semenjak mereka bertemu lagi.
Kadang kala mereka mengadakan makan malam bersama.
Nico melihat gadis tersebut cantik dengan dress yang di pakainya, gadis tersebut bertubuh kecil tidak lah terlalu tinggi atau pun gemuk.
"Hai, ketemu lagi" sapa gadis tersebut riang, hampir sama sikapnya dengan Fita, mungkin hal tersebut yang membuat Nico merasa nyaman berada dekat dengan gadis tersebut.
"Hai juga Meilita, Om dan Tante" sapa Nico.
Nico yang memang datang terlambat di acara makan malam tersebut, orang tua nico dan orang tua Meilita sudah menunggu.
"Mama dan Papa lihat kamu semakin dekat ya sama Meilita sudah tidak canggung" goda mama Nico.
"Apaan si ma?" Jawab Nico.
__ADS_1
"Mama dan Tante hanya berharap kamu mau coba jalanin hubungan dengan Meilita, dan Meilita apa kamu bersedia?" Tanya mama Nico.
"Duuh, Tante jangan gitu donk, biar berjalan seperti air yang mengalir saja" jawab Meilita.
"Iya mama setuju sama mama Nico!" Jawab mama Meilita.
Nico hanya diam saja karena dia malas menanggapin obralan yang begini.
Mereka makan malam pun dengan nikmat dan bahagianya.
***
Kini liburan semester ke-2 bagi Fita telah datang lagi dan liburan semester ke-4 bagi Nico.
Fita liburan ini hanya lebih banyak menghabiskannya dirumah bersama keluarganya, dan Fero juga akan masuk kuliah ditempat yang sama dengan Fita, maka Fero dan Fita pun akan berangkat bersama ke kampus mereka, begitu pun pulang, jika tidak terhalang oleh jam pelajaran dikelas mereka.
Siska merayakan liburannya dengan berlibur bersama dengan Ferdi dan keluarga Ferdi, kini Siska lebih dekat dengan keluarga Ferdi
Nico pun berlibur bersama dengan keluarganya dan keluarga Meilita, di sebuah pantai yang indah dan luas dengan laut birunya.
Kini mereka tengah menyalakan api unggun, mereka memasak barbeque dengan meriahnya padahal disana hanya keluarga dari Nico yang terdiri dari Papa, Mama dan Adik Nico, sedang keluarga Meilita hanya ada Meilita berserta kedua orang tuanya.
Nico dan Meilita kini tengah duduk sejajar dengan jarak 30 cm, masing-masing memandang ke api unggunnya.
"Mei, boleh aku ngomong sesuatu?" Tanya Nico yang tiba-tiba memecah keheningan diantara mereka berdua.
"Apa?" Jawab Meilita.
__ADS_1
"Hmm, kamu mau enggak jadi pasangan aku!" Kata Nico dengan gugupnya dan malu-malu sambil mengaruk kepalanya yang tidak gatal tersebut.
"Hm" Meilita sambil menghembuskan nafasnya.
"Bagaimana ya, bukannya kamu mencintai seorang gadis yang ada dikampusmu, seperti yang dulu kamu pernah cerita ke aku" jawab Meilita.
Memang pernah Nico menceritakan soal Fita, atas kekagumannya terhadap Fita, rasa sayangnya. Tetapi Nico kini ingin membangun hubungan baru dan melupakan Fita, dia hanya ingin berteman saja, agar tidak kehilangan Fita. Memang terlihat seperti seorang yang egois, mau melupakan rasanya sayangnya, tetapi tidak ingin ditinggalkan oleh Fita.
"Iya itu dulu, kini kan aku lagi sama kamu, aku ada rasa suka sama kamu, rasa sayang karena kita sudah beberapa bulan dekat ini, timbulnya kapan pun aku tidak tau!" Jawab Nico.
"Hmm, aku sebenarnya memang suka kamu dari awal bertemu dan ngobrol, cuma aku takut kamu masih mengingat Fita dihati mu!" Jawab Meilita.
"Aku dan Fita hanya real berteman tidak lebih" kata Nico.
"Hmm, ya sudah kita coba dulu jalanin saja!" Jawab Meilita.
"Jadi kita" tanya Nico.
"Iya gitu" jawab Meilita.
Nico pun segera memegang tangan Meilita dan menciumnya setelah itu dia merangkul Meilita, Meilita pun merebahkan kepalanya dibahu Nico.
Diterangin oleh api unggun di bawah cahaya langit yang gelap, mereka kini menjalanin hubungan sebagai sepasang kekasih.
Nico mengambil hpnya dan berselfi ria dengan Meilita, kemudian dia memasangnya di status whatsappnya dengan tulisan dibawahnya "Thanks Love" begitu tulisannya.
Ketika itu, Fita sedang bermain dengan hpnya dan melihat-lihat whatsappnya, pun melihat status Nico, yang berfoto dengan Meilita dengan caption tersebut.
__ADS_1
Langsung saja Fita mengucapkan selamat atas hubungan mereka dan ikut senang melihatnya.
Tetapi entah kenapa tiba-tiba pada saat melihat Foto Nico dengan gadis tersebut ada sesuatu rasa dihati Fita, seakan jantung berhenti berdetak sebentar dan seperti rasa cemburu, Fita tetap saja Fita dari awal dia selalu menyangkal perasaan semacam itu.