Cinta Yang Ingin Kembali

Cinta Yang Ingin Kembali
33- Melamar Kerja


__ADS_3

Hari ini Fita dan Siska merayakan kelulusan mereka disebuah gedung besar dengan dihadiri oleh keluarga mereka.


Satu persatu nama mereka dibacakan, kemudian mereka akan maju kedepan untuk menerima kelulusannya.


Fita mendapatkan sebuah bunga yang disusun berupa boneka beruang kecil berwarna biru dicampur dengan beberapa tangkai bunga.


"Mama, papa, bangga sama kamu nak, sudah menyelesaikan kuliahmu, benar-benar kamu mengejar cita-citamu" mama Fita berkata kepada Fita ketika Fita telah selesai disematkan gelar sarjananya.


"Iya ma, pa" jawab Fita.


"Berjuang lagi didunia baru nanti" kata papa Fita.


"Selamat kak" kata Fero.


"Tahun depan harus susul kakakmu ya" kata mama Fita ke anak laki-lakinya.


"Siap ma" jawab Fero, papa mereka pun hanya mengusap-usap bahu Fero.


"Selamat Sis" kata Fita ketika melihat Siska yang juga sudah memisahkan diri dari keluarganya.


"Selamat juga Fita, akhirnya kita berhasil" kata Siska.


"Fit lihat ini" Siska berkata sambil menunjukan jari manisnya kini melingkar sebuah cincin.


"Ini dari Ferdi, dia melamar lo gitu?" Tanya Fita.


"Iya, gue senang sekali, benar-benar hadiah besar" jawab Siska.


"Lalu sekarang dimana Ferdi?" Tanya Fita.


"Itu, lagi sama teman lainnya" jawab Siska sambil menunjukan dimana Ferdi berada.


"Selamat ya si, bentar lagi jadi nyonya donk!" Canda Fita.

__ADS_1


"Iiihh, apaaan sih, belum Fita, ini juga bukti keseriusan Ferdi aja" jawab Siska.


"Yang penting lo bahagia" kata Fita sambil berpelukan dengan Siska.


Sekarang Fita tengah mempersiapkan sebuah surat lamaran kerja yang akan di kirimkan kesebuah perusahaan.


"Susah siap lagi untuk lamar kerja nak?" Tanya mama Fita ketika melihat berkas yang Fita siapkan di atas meja. Sebenarnya sudah beberapa kali Fita coba memasukan berkas untuk lamaran kerja ternyata belum ada panggilan, tetapi dia tidak putus asa dan mencobanya lagi.


"Sudah ma, semoga ini ada hasil lah" kata Fita.


"Mama doain semoga cepat dapat diterima ya nak" kata mama Fita.


"Amin" jawab Fita.


Fita kemudian pergi mengirimkan surat lamarannya di sebuah perusahaan besar.


Fita berharap surat lamaran kerjanya bisa diterima.


Fita berdiri disebuah perusahaan yang terlihat besar, sesaat Fita terpesona melihatnya.


"Titip saya saja nanti saya sampaikan" kata Pak Satpam.


"Ok Pak, terima kasih" jawab Fita, dia pun menyerahkan surat lamaran kerjanya.


Pak Satpamnya hanya mengangguk dan tersenyum.


Besok paginya Fita mendapatkan telepon dari sebuah nomor yang tidak dikenal ternyata diminta untuk interview siang ini di perusahaan tempat Fita kemarin menyimpan lamaran kerjanya.


Fita sangat bersyukur akan hal tersebut.


"Ma, Pa, Fita dapat panggilan interview nih nanti siang diperusahaan kemarin Fita antar, berkat doa mama!" Kata Fita.


"Papa senang mendengarnya, nanti yang sopan ya jaga tingkah laku mu" papa Fita berkata.

__ADS_1


"Ok pa"


"Mama senang sekali, semoga nanti interviewnya kamu diterima ya" kata mamanya.


"Iya ma" jawab Fita.


Mereka semua masih berada diruang tamu, papa Fita siap-siap untuk pergi kerja.


Siangnya Fita telah siap dengan pakaian rapi, memakai kemeja, memakai rok span di bawah lutut sedikit, terlihat sopan, dengan sepatu ketsnya.


Sesampainya dia dikantor tersebut Fita melihat ramainya karyawan yang berlalu sana sini dengan kesibukan masing-masing.


Fita pun bertanya kepada satpam yang berjaga dimana ruangan Hrd karena dipesannya langsung mencari Hrdnya.


Satpam menujukan ruangan yang lurus lalu belok kiri ada tulisan Hrd, Fita mengerti dan segera pergi kearah yang ditunjukan.


Tok! Tok! Tok!


Fita mengetuk sebuah pintu ruangan.


"Masuk!" Kata orang yang didalam.


"Permisi Pak, saya Fita yang menerima panggilan interview" jelas Fita.


"Ya, silakan duduk" kata orang tersebut.


Sebelum duduk Fita memperkenalkan dirinya menyalamin orang tersebut


"Saya Pak Andi, saya Hrd disini" jawab Pak Andi.


Pak Andi melihat berkas-berkas Fita.


Setelah banyak pertanyaan yang ditanyakan oleh Pak Andi dan di jawab oleh Fita, interview tersebut pun berakhir.

__ADS_1


Fita hanya tinggal menunggu panggilan ataupun telepon selanjutnya.


__ADS_2