Cinta Yang Ingin Kembali

Cinta Yang Ingin Kembali
81- Pernikahan Fita & Nico ( End)


__ADS_3

Beberapa minggu setelah lamaran kini Fita dan Nico merencanakan pernikahan.


Mereka sekarang berada disebuah bridal untuk fitting baju pernikahannya.


Fita memilih gaun yang bermodel sabrina, dia ingin tanpa seperti seorang putri dalam pernikahannya.


Warna yang dia pilih berwarna putih dan Nico memakai jas berwarna putih juga.


"Coba ini sayang" Nico menunjukkan sebuah gaun bermodel putri duyung.


Fita mengeleng, dia tidak tertarik, 1 yang pertama kali dia lihat, itu lah yang dia inginkan.


Fita mencoba gaunnya, dia berjalan perlahan ketika tirai dibuka.


Nico terdiam sejenak, memandang Fita tanpa berkedip.


"Sangat cantik" puji Nico.


Langsung membuat muka Fita memerah karena malu.


"Ini belum didandan loh" ucap sang pemilik bridal.


"Hehe" Nico terkekeh membayangkan Fita diacara nanti betapa cantiknya Fita.


Fita hanya tersenyum dia merasa malu, sangat malu.


*****


Mereka telah pulang ke kediaman orang tua Fita.


"Bagaimana fittingnya, selesai" tanya mama Fita.


"Selesai ma" ucap Nico dengan cepat, kini telah memanggil mama Fita dengan sebutan mama juga, jadi hubungan mereka kini benar-benar akrab.


"Sudah ma" ucap Fita tersenyum ceria.


"Tempat resepsi, menu, semua sudah kami bereskan ya, undangan semua sudah kami siapkan" ucap mama Fita.


"Terima kasih ma" ucap Nico dan Fita bersamaan.


Dipernikahan Nico dan Fita semua keluarganya berperan dalam membantu mereka mempersiapkan acara mereka.


*****


Hari yang ditunggu-tunggu oleh setiap pasangan untuk menyatukan hidup mereka juga termasuk dalam hari ini yang Fita dan Nico tunggu, hari H mereka, hari pernikahan mereka.


Fita sedang didandan oleh penata rias dari bridal yang dia pilih, sejak jam 3 subuh sudah didandan, membuat Fita menguap berkali-kali, tetapi waktu sebelum didandan dia juga tidak bisa tidur karena terlalu deg-degan menunggu hari esok.

__ADS_1


"Bagaimana nak, sudah selesai" ucap mama Fita melihat Fita yang sedang didandan.


"Belum tante sebentar lagi ya" jawab sang penata rias.


"Ma, ngantuk" ucap Fita merenggek manja, karena bagi dia, nanti setelah dia menikah dia tidak bisa merenggek manja lagi ke mamanya.


"Salah kamu, disuruh tidur enggak mau" ucap mamanya.


"Enggak bisa ma"


"Ya, mama tau kog rasanya mau menikah" kekeh mamanya Fita.


*****


Fita telah siap, papa dan mama Fita menjemput Fita dikamar untuk dibawah menemui sang pengantin pria, Nico dan keluarga sudah berada didepan rumah.


Fero sebagai adik laki-lakinya mempersilakan keluarga mempelai pria masuk.


Suasana riuh, terasa kebahagian mereka.


Nico dengan jas putih tampak sangat tampan.


*****


Orang tua Fita menyerahkan Fita kepada Nico dengan diringin tangis haru dari Fita dan mamanya.


"Nico, jaga lah Fita sebagaimana kami menjaga, melindunginnya, mengasihinya, jangan pernah sakiti dia" ucap papa Fita.


"Iya pa, pasti" ucap Nico tegas.


Semua yang berada disana memberikan tepuk tangan dan selamat kepada pengantin.


*****


Nico dan Fita mengadakan pernikahan disebuah gedung besar secara mewah, semua orang yang mereka kenal diundangnya.


Para sahabat Nico dan Fita juga turut menghadirinya.


Anak Rio sudah berusia 6 tahun seorang anak perempuan yang kini tengah menjahil anak dari Ferdi yang telah berusia 4 tahun lebih.


Nico dan Fita malah tertawa terus melihat kelakuan anak kecil tersebut.


*****


Nico dan Fita berada diatas pelaminan dengan rasa yang sangat luar biasa bahagia.


"Tante, anti kalo peyut tante ada de bay"i cewek ya, bial jadi pacal Gio" ucap Giovano keatas panggung langsung kepada Fita, semua yang melihat anak tersebut tertawa.

__ADS_1


Siska yang melihat keberanian anaknya, hanya bisa menutup mulutnya karena sedikit merasa malu.


"Macam mana kamu tau nanti perut tante ada dede bayi" ucap Fita lembut.


"Dali, Oma Gio" ucap Giovano polos.


Semua yang berada disana benar-benar dibuat tertawa gembira melihat Giovano.


"Tidak, kamu sama aku saja" ucap anak Rio yang bernama Rara.


"Gio endak mauk sama kamu" ucap Gio dingin.


Perang mulut antara anak kecil pun terjadi.


*****


Waktu berlalu dalam acara, kini sesi melempar bunga, semua para lajang yang belum menikah pun berkumpul termasuk Cristian, Zelfi dan Fero.


Mereka menunggu lama aba-aba dari mc untuk melempar bunganya.


"Agh aku dapat" ucap Zelfi dan Cristian bersamaan.


Mereka saling melihat, semua yang berada disana pun melihat kearah mereka.


Orang tua dari mereka semua sangat berbahagia.


"Jadi selanjutnya pernikahan Cristian dan Zelfi jangan lupa Mc nya aku lagi ya" ucap sang mc membuat semua yang berada disana tertawa.


Cristian dan Zelfi tersipu malu bersama.


Fita dan Nico mempunyai akhir yang bahagia dipelaminan.


*************


Terima kasih teman-teman sudah membaca cerita ku 🙏🙏🙏


Ya aku tau cerita ku sangatlah jauh dikatakan bagus.😁😁😁


Maaf teman-teman, sepertinya endingnya tidak seru ya. 😂😂


Tetapi sekali lagi terima kasih banyak atas like


Coment


Dan favoritenya 🤭


🙏🙏🙏

__ADS_1


__ADS_2