
1 tahun pun berlalu.
Hari ini Nico mempersiapkan diri untuk melamar Fita disebuah cafe yang sangat indah.
Tetapi Fita tidak tau akan hal itu, Fita hanya tau jika dia, di ajak makan malam seprrti malam biasanya.
"Ma, pa, Fita pergi ya!" Kata Fita kepada mama dan papanya.
"Hati-hati dijalan" jawab mamanya.
Fita menunggu dijemput Nico dengan hati yang berbunga-bunga, karena dari selama ini dia selalu dimanjakan oleh Nico, apa pun keinginannya selalu diturutin Nico, mereka pun pernah liburan bersama keluar negeri.
Sekarang mereka telah sampai dicafe yang memang sudah dipersiapkan Nico, pemain musik yang hebat dan paling membinggungkan bagi Fita mengapa tempat sebagus ini tidak ada orang yang datang.
"Kog sepi, apa tempat ini terlalu mahal hingga enggak ada yang datang" batin Fita.
Nico mengandeng tangan Fita untuk masuk bersama, Fita pun pasti mengikuti Nico.
Nico menarik kursi yang memang sudah dipersiapkan untuk dia dan Fita, dengan hiasan meja yang sangat terkesan mewah.
"Terima kasih" Fita tersenyum sangat bahagia.
__ADS_1
Nico sangat senang sekali jika melihat Fita yang selalu bahagia bersamanya, tidak seperti beberapa tahun lalu yang membuat hatinya teriris berpisah darinya.
"Sayang! Tempat ini kog sepi?" Ucap Fita yang masih heran dengan suasana sini, sedangkan alunan musik sangat la indah.
"Tempat ini, hari ini khusus buat kamu sayang" jawab Nico sambil mengenggam tangan Fita.
Fita tersipu malu, padahal itu sudah biasa baginya dan Nico, tapi entah mengapa hari ini sangat berbeda, Nico juga terlihat sangat mempesona.
"Mengapa" tanya Nico memandang lekat kemata Fita, membuat Fita semakin malu.
"Makanan sudah siap, kita makan dulu ya!" Ucap Nico.
Setelah selesai makan, ada seorang pelayam datang membawakan sebuah buket bunga sangat besar, diatasnya pun tertulis "I Love You Fita" membuat Fita yang menerimanya tersenyum sangat bahagia.
Nico pergi kepanggung, sedangkan Fita di biarkan duduk saja.
Nico mengambil sebuah mic, tanpa basa basi Nico langsung berkata " you will marry me" menatap ke Fita dengan mata yang penuh harap.
Fita yang mendengar itu sangat terkejut, jantungnya berasa berdetak sangat kencang, nafasnya terasa sesak, hal ini lah yang memang dinantikan oleh Fita, dia sangat bahagia.
"Ayo terimaaaaaaaaaaaaaaaa" suara riuh dari belakang Fita.
__ADS_1
Fita benar-benar tidak sadar jika keluarganya dan keluarga Nico berdatangan dari belakang, semua ini memang sudah direncanakan oleh Nico.
Ini hadiah spesial dari Nico, atas hubungannya selama ini dengan Fita.
Fita dibuat semakin malu karena kehadiran keluarga mereka. Termasuk Cristian juga hadir.
Nico mendekat ke Fita kemudian memberikan Fita sebuah cincin berlian bermata jambrud yang sangat cantik, sambil berlutut didepan Fita.
"You willy marry me" ucap Nico sekali lagi.
Fita hanya mengganggukkan kepalanya, dia sudah tidak dapat berkata apa-apa lagi sakin senang hati dia.
Semuanya bertepuk tangan atas jawaban Fita.
Mama Fita dan mama Nico saling berpelukkan, karena mereka bahagia anaknya bisa bersatu.
Semuanya memberikan selamat untuk Fita dan Nico.
Cristian yang berada disamping Zelfi pun mengoda Zelfi, menanyakan kapan Zelfi siap seperti Fita.
Zelfi malah melototkan matanya, menatap tajam Cristian, seperti sebuah peringatan jangan mengodanya. Orang-orang sekitar mereka pun menjadi terpusat melihat Zelfi dan Cristian pun tertawa melihat tingkah mereka.
__ADS_1