
Maaf ya lama Up✌️
Soalnya Author lagi ngerjain skripsi.hehehehe.
Doakan ya semoga semuanya di perlancar dan bisa terus melanjutkan novel ini
Pagi itu sangat dingin membuat tubuh Sita enggan untuk bangkit dari tidurnya.
"Dingin banget ya disini. Gimana cara mandi nya ini" Sita menggerutu kedinginan.
shurrrrrrr....... "Untung ada air hangat yang keluar dari kran shower yang satu ini".
Sita mandi menggunakan air hangat karena ia tak sanggup mandi dengan air dingin.
"Gimana mau dua tahun disini ya, kalau cuaca disini begini" Sita kembali menarik selimut setelah ia memakai baju kantornya.
Jam menunjukkan pukul 06.10. Sita langsung membuat roti tawar dengan taburan selai Avomaltin dan buah avokat.
"Ya ampun surga ku. Kenapa selai ini enak banget ya" Sita memakan roti itu dengan lahap.
"Semoga hari ini, hari yang menyenangkan bagiku" ucap Sita memperbaiki pakaian nya di depan cermin.
Setelah Sita sampai di kantor, ia disuguhkan dengan pemandangan gunung dan bukit yang indah yang letaknya tak jauh dari kantor mereka.
"Wahhhh. Kalau begini, bisa-bisa aku jadi anak senja nih" Sita melucu dalam benaknya.
Tiba-tiba lelaki tampan turun dari sebuah mobil Pajero sport.
Cara ia berjalan sangat tegas tetapi sedikit arogan.
"Uiiihhhhhh. Dia siapa ya? Plissss jangan sampai di GM disini, aku bisa gila menghadapi sikap arogansi nya seperti itu" Sita ngedumel dalam hatinya.
"Selamat pagi. Kita kedatangan Manager baru. Beliau adalah salah satu Manager terbaik dari perusahaan kita yang di Medan. Beliau dipindah tugaskan karena ingin membantu memajukan perusahaan kita ini. Kepada Saudari Sita, saya persilahkan untuk memperkenalkan diri" Ucap pak Taufik memulai pertemuan itu di sebuah ruangan minimalis.
"Halo. Selamat pagi semuanya. Saya Sita Patresia Manik. Saya dari Medan. Saya dipindah tugaskan ke perusahaan ini untuk memajukan anak perusahaan dari PT. Palm ******.
Saya berharap, kita semua dapat bekerja sama dan sama-sama bekerja. Bantu saya untuk memajukan perusahaan ini. Karena tanpa rekan-rekan semuanya, perusahaan ini tidak akan maju walau saya bersusah payah mendobraknya. Semoga perusahaan kita semakin maju dan menjadi perusahaan ternama di Wilayah Timur ini. Amin".
__ADS_1
Begitu lah perkenalan singkat dari Sita.
"Kita lihat saja, apa dia tahan bekerja disini" ucap lelaki berdasi merah itu dengan mata sinisnya.
Pak Taufik memberi wejangan dan arahan serta evaluasi di pagi itu untuk tetap mengingatkan seluruh karyawan yang bekerja agar tetap disiplin, hati-hati dan semangat
Hatiku sedikit bergejolak melihat sikap lelaki tadi.
"Mengapa dia bersikap seperti itu sih? Benar-benar tidak mencerminkan sikap seorang pemimpin" ucap Sita kesal.
"Hmmmm. Lama kelamaan juga terbiasa kok Bu" ucap seorang lelaki yang tiba-tiba berdiri disampingnya.
"Ehh maaf pak. Maksud saya bukan seperti itu" Sita takut setengah mati.
"Gausah takut. Memang Pak Radit orang nya begitu. Tegas, ambisius dan sedikit cuek tapi ya ia sangat pintar" balas nya kembali.
"Oh iya pak. Saya Sita" Sita menyodorkan tangannya untuk memberi salam.
"Saya Gandi. Saya Asisten Produksi disini" ucap nya yang menerima salam dari Sita.
"Beliau memang begitu. Tapi kalau Ibu nanti sudah mengenalnya, ia mungkin tak akan bersikap seperti itu. Semoga sih" ucap pak Gandi sedikit tertawa.
"Oh iya. Yasudah saya juga jangan dipanggil bapak ya. Saya juga masih muda. Panggil saya Gandi aja" ujar nya yang juga tersenyum.
"Salam kenal ya Gan. Bantu aku selama bekerja disini. Aku belum tahu semua alat atau semua yang ada di kantor ini" Sita mulai mencari teman.
"Iya. Semampu yang aku bisa pasti aku bantu. Lebih juga boleh" Gandi mulai bercanda.
"Terimakasih loh Gan. Yasudah aku masuk ke ruangan dulu ya" Sita pamit meninggalkan Gandi karena di sudut ruangan itu sosok pria arogan itu muncul dan memandangi mereka.
"Bicara apa Gan sama wanita itu" tanya Radit penasaran.
"Gak ada Pak. Dia hanya minta tolong agar membantu dia apabila ia tidak mengetahui sesuatu yang ada di kantor ini" ucap Gandi menjelaskan.
"Kenapa dia harus meminta tolong kepadamu, kalau saya ada" Radit sedikit sinis.
"Yasudahlah. Bagus kalau begitu. Aku jadi tidak repot" Radit meninggalkan Gandi.
__ADS_1
Sita mulai membereskan semua peralatan kantor yang biasa ia gunakan ketika bekerja di Medan.
"Gimana cara membuat laporan nya ya kalau komputer nya mati begini" Sita menekan tombol power CPU yang tak kunjung menyala.
Sita juga meminta bantuan beberap karyawan agar membersihkan ruangan tersebut karena berdebu dan belum dibersihkan.
Maklum saja, 1 Minggu sebelum kedatangan Sita ruangan tersebut dibersihkan. Jadi, ruangan itu kembali berdebu dan sedikit kotor.
Sita keluar sembari mengeluarkan barang-barang yang ingin ia letakkan di meja kerjanya.
Gandi yang juga melihat kesibukan Sita, bergegas menghampirinya.
"Kalau butuh bantuan bilang aja Sita" ucap Gandi yang tiba-tiba meraih totebag berisi berkas-berkas dan barang-barang lainnya.
"Astgaaa. Maaf maaf. Aku takut merepotkan mu" Sita menarik satu totebag dari tangan Gandi.
"Tak apa. Aku bisa bantu loh. Ini berat loh" Gandi menarik kembali totebag itu dari tangan Sita.
"Aduhhh kalau begini aku jadi enak nih" Sita membuat lelucon.
"Namanya juga ibu Manager. Harus dibantu dong" Gandi kembali meledeknya.
"Terimakasih loh Gan" ucap Sita.
"Santai. Aku kembali ya ke ruangan ku" Gandi meninggalkan ruangan kerja Sita.
"Apaan begitu? Sok iya banget harus dibantuin. Totebag begitu mah ringan. Lemah banget sih jadi wanita" Ucap Radit Manager Umum yang arogan itu yang sedari tadi memperhatikan Sita dan Gandi di parkiran.
Ruangan Radit berada di lantai dua dan tepat berada di bawah area parkir.
Ketika ia memandang ke luar, ia melihat Sita dan Enggar yang saling menyapa dan berbicara seperti layaknya teman yang sudah lama saling mengenal.
"Akhirnyaaaa.. Hari pertama kerja lumayan menyenangkan. Bersyukur banget dikirimin orang-orang baik di kantor" Sita tersenyum haru.
"Tapi kenapa laki-laki sombong itu tidak menyukai ku ya" Pikiran Sita masih terus bergejolak.
"Besok deh aku bereskan dengan dia. Pengen juga itu orang aku kasih pelajaran" Sita tidur dengan rasa penasaran nya kepada lelaki itu.
__ADS_1
...Jangan lupa like, koment dan vote ya teman-teman 🌷...
...Bantu aku supaya semakin semangat...