Cintaku Rapuh

Cintaku Rapuh
Lelaki Seksi itu


__ADS_3

Kael mulai berbicara dan mengelus rambutku. “aku mencintaimu, sungguh”. Aku melempar tangan nya dari rambutku dan berusaha untuk bersikap tegas. “aku salah karena aku tidak memberi kabar kepadamu, tapi karena aku benar-benar sibuk”. Aku memotong pembicaraan nya. “aku tidak apa-apa dengan hal itu, yang aku sesalkan mengapa aku menaruh hatiku sepenuhnya kepadamu sedangkan hatimu sepenuhnya untuk Keiren” (menangis). Kenapa kamu harus berbohong? Kenapa kamu mengatakan cinta kepada ku tanpa kuketahui kamu juga mengatakan itu pada orang lain? Aku memang bodoh.


Wajah Kael memerah dan mulai bingung harus menjawab perkataanku. “aku minta maaf Ta, aku benar-benar minta maaf”. Aku menyayangimu tapi aku tak tahu apa yang menjadi alasanku menyayangimu. Aku menyayangimu sebagai sahabat terbaik ku. Sontak aku marah dan merasa aku telah dibodohi oleh nya.” Memang benar aku wanita bodoh, aku mudah jatuh cinta, aku mudah percaya kepada siapa pun, aku mudah dikelabui, aku yang salah, aku yang menaruh hati kepadamu, benar aku bodoh, maafkan diriku telah mencintaimu penuh” (berbicara tertatih dan menangis terisak-isak).


Dia tetap hanya terdiam dan merasa seperti tak berdosa. Aku memantapkan hati untuk tidak mau lagi bersamanya ketika aku melihat respon Kael saat itu. Aku benar-benar terluka. Aku mencoba untuk bersikap baik-baik saja dan berbicara semampunya. “OK, Baiklah El, aku harus menjalani hidupku kedepannya. Aku tidak mau berlarut-larut dalam keterpurukan ku ini. Kamu juga sudah bahagia dan saat ini aku sedang mencari kebahagiaanku. Mungkin sampai detik ini aku masih mencintaimu dan detik ini juga aku memutuskan untuk menghilangkan rasa ini kepadamu”. (aku menangis sejadi-jadinya).


Dan dia berlalu begitu saja, meminta izin untuk kembali pulang. Dan aku berkesimpulan dia benar-benar tak mencintaiku. Terimakasih sisi gelap percintaanku.


************************####


Satu bulan setelah perpisahan ini, aku memulai kehidupan yang baru. Aku menata kehidupan ku dengan sendiri. Aku mulai menanggapi setiap lelaki yang sebelumnya aku anggurin.


Untuk memulai hari-hariku yang kacau ini, aku memutuskan untuk rajin berolahraga. Disamping menghilangkan rasa sedih, untuk meningkatkan imun tubuh juga sih.


Ok. Aku putuskan untuk membuat jadwal olahraga setiap hari Rabu. Kebetulan dekat kos ku ada taman untuk olahraga.


Aku mulai berlari mengelilingi taman itu. Aku membuat target harus bisa keliling 10 kali. "drapp......drapppp....drappp...drappp, langkah kakiku berlari".

__ADS_1


Tiba-tiba sekumpulan laki-laki memanggil ku. "Sita...Sita..Sita".


Sontak aku berbalik badan dan melotot ke arah mereka. Mereka meledek ku.


"Mau nyoba Casis atau Akpol kak? atau mau nyoba Akmil, serius amat larinya?"


"Bukan urusan kalian"


aku kembali berlari dengan wajah kesal


drapp...drappp....drapppp


"kenapa suara kaki berlari semakin banyak, pikirku".


"Hai Sita, boleh aku berlari bersamamu?"


aku berhenti, "kamu gila ya?, bagaimana kamu tahu nama aku?"

__ADS_1


" aku juga tahu kamu sedang sendiri" (dia seperti tahu kalau aku lagi patah hati).


" Dasar laki-laki seksi tak tahu diri, sok tahu kamu".


" Kalau kamu berlari, jangan melamun dan jangan terlalu diporsir banget larinya.. toh gadak anjing gila untuk mengejar mu, ujar lelaki seksi itu".


"iya, kamu anjing gilanya, ucapku".


"tak apa kau memanggilku gila, asalkan kau mau berkenalan denganku".


"tak sudi berkenalan dengan lelaki genit sepertimu".


"baiklah Sita, teruslah berlari sampai hatimu berbalik kepadaku dan meminta ku untuk berkenalan denganmu, ucapnya".


(Lelaki seksi itu berlari meninggalkanku).


Aku berhenti berlari dan duduk disebuah kursi sambil minum air putih.

__ADS_1


"Bagaimana mungkin lelaki brengsek itu tahu namaku, gumamku".


__ADS_2