
Seperti biasa Astrid sudah bangun pagi-pagi karena mau berangkat kuliah, Astrid kuliah di Universitas ternama di jakarta jurusan akuntansi keuangan. Dengan rambut panjangnya yang lebat dan digerai, tak lupa aroma khas parfum favoritnya.
"pagi papa mama muach..." sambut Astrid kepada orang tuanya yang sudah dari tadi menunggu untuk sarapan bareng dengannya.
"pagi juga putriku cantik muach..." sambut kecup hangat orangtua astrid.
"mama... nanti Astrid pulang malam ya mah, Astrid mau nonton bareng ama Yuli dan Dini di bioskop, ada film bioskop terbaru.." Astrid sambil makan roti tawar yang sudah diolesi selai coklat.
"nonton bareng teman atau pacar nich,,," sahut Bapak Bambang sembari meledek putrinya.
" Astrid belum punya pacar pah, Astrid sibuk belajar supaya dapat nilai terbaik" sembari malu-malu kucing.
"masa putri mama yang cantik ini belum punya pacar sih... " lanjut ledekan ibu Retno pada putrinya.
"uda ahh... papa sama mama ledek mulu, nanti Astrid kenalin cowok ganteng, biar ada saingan papa nanti dirumah" sahut manja Astrid untuk orangtuanya.
"papa,,, mama aku berangkat kuliah dulu ya"
Astrid buru-buru berangkat kuliah sebelum terlambar, karena dosen mata kuliah hari ini lumayan killer.
Sampai dikampus sudah menanti sahabat dekatnya yaitu Yuli dan Dini..
"jadikan kita nonton di bioskop hari ini.." tanya Astrid pada Yuli dan Dini.
__ADS_1
" jadi donk, masa ga jadi sih,,,," sahut Yuli dan Dini.
"kali ga jadi, takut kalian sibuk ama pacar masing-masing"
" Heheheee...." Yuli dan Dini saling lirik..
"Apaan sich..." tanya Astrid..
"Ada dech..." jawab Yuli
Tiba-tiba dosen masuk ruangan, dan akhirnya pembicaraan mereka terputus dan fokus mendengarkan materi kuliah.
Hari ini ada 3 mata kuliah yang harus dijalani dengan suasana menegangkan. Tak terasa kuliah hari ini selesai pukul 12:00. Rasanya seperti merdeka kalau sudah selesai mata kuliah, terlihat wajah Astrid bahagia.
"Yuli, Dini.. yuk makan dikantin, aku laper" Astrid dengan manjanya.
"aduch.. gimana mau diet ini" jawab Dini
"hahaaa,,,, sok mo diet, padahal seneng" ledek Astrid..
Astrid, Yuli, dan Dini pun beranjak pergi kekantin.
"Bu pesen bakso 3 porsi ya, sama juice mangga, juice sirsak dan buah naga ya" sahut Yuli
__ADS_1
" sip... mbak, ditunggu pesenannya ya neng.." sahut Mpok Siti.
Tidak berselang 30 menit, pesanan makananpun menghampiri dan buru-buru dimakan dan minum juice pesanan mereka.
Tiba-tiba Rangga menghampiri Astrid anak fakultas tehnik arsitek, Rangga adalah pria ganteng dari anak orang kaya yang sudah dari dulu mencintai Astrid.
Banyak wanita yang tergila-gila dengan ketampanannya tapi Rangga adalah bukan type cowok yang gampang tertarik dengan wanita.
Walaupun Astrid sudah sering menolaknya tetapi Rangga tak pernah gentar mengejarnya. Semakin Astrid menghindar semakin besar rasa penasaran Rangga untuk mengejar Astrid.
"Astrid kamu kemana hari ini, yuk jalan-jalan"
tanya Rangga, berharap Astrid mau menerima tawaran Rangga.
"sory Rangga aku uda ada janji, iyakan Yuli..." jawab astrid sambil lirik Yuli dan Dini.
"iya,,,"jawab Yuli dan Dini serentak sambil grogi.
"kamu selalu aja ada alasan ya Astrid cantik, kalau ajak kamu" jawab Rangga
"kapan-kapan ajalah ya Rangga heeeee..." jawab Astrid mulai kesal
"baiklah Astrid sampai kapanpun, aku akan menunggumu"sembari Rangga beranjak pergi dengan kecewa.
__ADS_1
"ceee ilee.., penggemar setia Astrid mulai SMA??sahut Dini," kalau gw mah, ga bakalan nolak cowok ganteng dan tajir gitu, sayangnya Rangga ga naksir gw.."jawab Dini sedih
"uda deh... jam berapa nontonnya ntar keburu ga dapet tiket masuk lagi" Astrid mulai emosi..