
Akhirnya astrid mencoba kembali menghubungi ponsel dimas karena daritadi pagi belum ada kabar dari dimas. berharap dimas mangangkat telepon darinya. akhirnya telepon astrid diangkat oleh dimas.
"halo astrid,,, sory baru respon. hpku ketinggalan dirumah, baru aku ambil dari rumah karena buru-buru semalam"dimas mulai menangis tanpa memikirkan harga dirinya sebagai laki-laki
"kamu kenapa dimas, aku khawatir denganmu waktu kita lagi telponan, ada suara teriakan kencang??. astrid mulai panik dan penasaran.
"ayahku lagi kritis dirumah sakit dan belum sadarkan diri" dimaspun menangis lagi
"kamu yang sabar ya, ayahmu dirawat dimana?? aku mau datang menjenguk ya" astrid memberi semangat kepada dimas karena dia mencintainya.
Kemudian dimaspun memberikan alamat dan ruang inap ayahnya. dan segera mengakhiri pembicaraan mereka. astridpun buru-buru ganti baju dan pakai lipstik di bibirnya.
orangtuanya bingung lihat putrinya dengan wajah sedih.
"mama aku kerumah sakit dulu ya, mau jenguk ayah dimas soalnya ayahnya lagi kritis di rumah sakit habis jatuh dari kamar mandi" astrid memberi informasi itu kepada orangtuanya.
kedua orangtuanya dan mbok ellypun pun syok mendengar kabar itu. Astrid berharap segera sampai dirumah sakit.
__ADS_1
"papa aku bawa mobil ya??astrid ambil kunci yang ada digantungan.
"kamu jangan ngebut ya, salam ama dimas dan keluarganya" sahut bapak bambang dan takut putrinya ngebut karena jarang astrid bawa mobil sendiri.
Astridpun buru-buru pergi, diperjalanan astrid membayangkan keadaan dimas terjadi kepadanya juga.mungkin dia makin histeris karena orang yang dicintainya sakit.
tak lama kemudian astridpun sampai di tempat parkir, di pintu masuk sudah ada dimas menunggunya. tanpa basa-basi langsung dimas memeluk astrid sekuat-kuatnya.
dimas meluangkan kegundahan hatinya kepada astrid. dimaspun menangis dan berharap mendapatkan kekuatan dari astrid yaitu wanita yang dicintainya.
Astrid baru merasakan betapa nyamannya berada dipelukan laki-laki yang dicintainya sepenuh hati selain ayahnya.
"hmmm....dimas yang sabar ya" dimaspun tersadar kalau dia sudah terlalu kuat memeluk erat astrid sehingga astrid sulit bernapas. wajah astrid dan dimas memerah karena malu dan melepaskan pelukannya.
Kemudian dimas membawa astrid bertemu dengan keluarganya. astrid hanya bisa melihat dari luar, melihat ayah dimas terbaring ditempat tidur dibantu oksigen. dan melihat mata sembab ibunya dimas.
" saya astrid tante, teman dimas. tante yang sabar ya" astrid berusaha menguatkan ibu dimas.
__ADS_1
" makasi ya nak uda datang menjenguk"ibunya menangis lagi tak kuat membayangkan keadaan suaminya lagi. sudah sehari di ruang icu belum ada perubahan pada suaminya.
Astrid membawa makanan, minuman dan buah untuk mereka. kemudian astrid menyodorkan makanan dan minuman kepada ibu diana.
" ibu makan dulu ya, biar ibu ada tenaga untuk merawat om hery" ibu dianapun akhirnya mau menerima bujukan astrid karena dari pagi ibu diana belum makan juga.
Dimas melihat cara astrid menghadapi ibunya dengan lembut dan perhatian. membuat dimas semakin mencintainya dan tak sabar ingin menjadi pacarnya. tapi untuk saat ini waktu belum berpihak kepadanya.
Astrid kemudian keluar sebentar dan menghubungi sahabatnya yuli dan dini. kalau orangtua dimas lagi kritis di rumah sakit. kemudian yuli dan dini bergegas bersama andi dan hendri kerumah sakit untuk menguatkan sahabatnya.
merekapun tiba di rumah sakit dan memeluk ibu, adik dan dimas untuk memberi kekuatan dan mendoakan agar bapak hery segera sadar dari komanya. kemudian dimas pergi dengan mereka kekantin untuk mengobrol dan dimas menceritakan kronologisnya.
Astrid mengelus dan memegang erat tangan dimas sebagai tanda suport darinya. andi juga menepuk pundak temannya agar kuat menjalani cobaan ini.
dimas berharap ayahnya segera sadar dari komanya, telepon gemgamnya berbunyi ternyata ibunya menelepon dimas agar segera datang karena dokter mencarinya.
dimaspun pergi sendiri dan menghampiri ibunya dan mendengarkan arahan dari dokter yang memeriksa ayahnya. karena kondisi ayahnya mulai ada perubahan walaupun ayahnya belum sadar dari koma.
__ADS_1