CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 49


__ADS_3

Rangga menyalakan laptopnya dan membuka email dan mengerjakan pekerjaannya yang tertunda selama cuti pernikahan.


Astrid selesai mandi baru tersadar kalau lupa membawa baju gantinya. kebiasaan Astrid masih terbawa waktu masih sendiri di kamarnya. Sekarang sudah ada suaminya yang harus berbagi dengannya.


Astrid membuka pintu kamar mandi dan mengintip dari pintu. Tapi tidak berani keluar karena ada Rangga sedang asyik memainkan laptopnya.


"Sayang... bisa minta tolong ga'' Astrid masih sungkan walaupun sudah sah jadi istri Rangga.


" kamu keluar aja sayang, ngapain ngintip dari kamar mandi. Akukan suda jadi suamimu, apayang perlu kamu tutupi" Rangga menghampiri istrinya dan menyandarkan tubuhnya di pintu kamar mandi.


"aku malu sayang... jangan pandangi aku begitu" Rangga memandangi istrinya hanya memakai handuk dan melihat rambut astrid habis dikeramas.


"kamu menggoda sekali istriku, ingin sekali aku menerkammu" Rangga menggoda istrinya dan tidak mengubris pertolongan istrinya.


Dengan terpaksa Astrid keluar dan mengambil beberapa baju dan kembali ke kamar mandi. Rangga tersenyum melihat wajah istrinya yang memerah karena malu.


Selesai memakai bajunya, Astrid keluar dari kamar mandi dan menyisir rambutnya yang sudah dikeringkan dengan hairdriyer. Rangga menghentikan aksi istrinya dan Rangga mengambila alih dan menyisir rambut istrinya dengan lembut.

__ADS_1


Rangga mencium rambut istrinya dan memeluk istrinya " Beruntung sekali aku bisa menikahimu sayang, dari puluhan juta pria akulah yang terpilih" Rangga menggoda istrinya.


"aku hanya terpaksa mau menikah denganmu, karena aku kasihan aja melihatmu dari dulu mengejarku. Kalau aku memilih menikah dengan pria lain, kamu akan perjaka tua seumur hidup"


"kalau kamu menikah dengan pria lain, aku akan menunggumu dan mendoakan agar kamu cepat jadi janda dan berpaling padaku"


"ihh... kamu itu ya pinter banger ngegombal" astrid memukul dada suaminya


"Tapi kalau sekarang aku tidak akan meninggalkanmu sampai rambut ini memutih dan sampai aku menutup mata, aku ga rela ada yang menggantikanku di hatimu"


"hmmm... gombal lagi, uda mandi sana. badanku jadi ikutan lengket" Rangga ke kamar mandi dengan wajah senyum


"Ga usah memandangiku sampe seperti itu, lap dulu air liurmu itu sayang" Rangga hanya tersenyum melihat tingkah istrinya dan Astrid hanya tertunduk malu


"Tenang sayang,,, ini semua milikmu seorang" Astrid menyiapkan baju untuk suaminya yang menggodanya terus.


Rangga sengaja membuka handuknya didepan Astrid dan memakai bajunya. Sontak Astrid kaget dan menutup matanya dan membelakangi tubuh suaminya.

__ADS_1


Astrid salah tingkah di depan Rangga dan membuatnya semakin takut dan membayangkan jika malam pertamanya dilakukan bersama Rangga.


"Sayang... kita honeymoon ke swiss ya, kita honeymoonnya 2 minggu dan uda aku atur semuanya. Selama di swiss yang handle kerjamu Ayu"


"Beneran sayang... Aku daridulu mau liburan kesana, tapi belum kesampaian, tempatnya bagus lho sayang" lalu mencium Rangga " Makadmsih ya sayang"


"lagi donk ciumannya, itu ga cukup"Rangga menunjukkan bibir dan pipinya dengan telunjukknya. Astrid mencium semua wajah suaminya sampai Rangga sulit bernapas


"Uda puas kamu"Astrid menggigit bibir Rangga


"wow... ternyata istriku ganas juga ya seperti singa hahaaaaa..., lihat nich air liurmu membasahi pipiku"


"biarin,,, salah sendiri"


Tiba-tiba pintu di ketuk Mbok Tuty


"Tuan dan Nyonya di tunggu makam malam dibawah" Mbok Tuty hanya tersenyum mendengar majikannya bermesraan di kamar.

__ADS_1


"iya mbok, bentar lagi kita turun" Rangga dan Astrid pun turun dang bergabung dengan orang tuanya


__ADS_2