
Jam sudah menunjukkan pukul sembilan pagi, astrid dan rangga sudah stay disana dan menunggu kedatangan orang tuanya.
Mobil merekapun sampai di depan loby, Rangga menghampiri fery dan ivonne. Astrid menyapa fery dan ivonne, ivonne daridulu menyukai astrid. apalagi disaat ivonne tau kalau anaknya cinta mati sama astrid.
Fery dan ivonne senang ada astrid, semenjak astrid sering bersama rangga. Rangga lebih ceria dan semangat bekerja. Fery dan ivonne bangga memiliki anak seperti rangga.
Semua staff dan tamu sudah berkumpul disana dan memulai acara peresmian cabang baru dan pemotongan pitapun dilakukan. Fery dan ranggapun memberikan pidato dan visi misi perusahaan.
Acaranya berjalan lancar, catering dan lengkap dengan musik. para karyawan bergantian menyanyikan lagu paforit mereka.
Fery dan ivonne berangkat kembali ke singapore dan tidak menginap di bali. "kamu urus semua ya rangga, papa sama mama mungkin sebulan di singapore"
"baik pah.. hati-hati dijalan" fery dan ivonne pergi meninggalkan mereka.
Acara peresmian kantor baru sudah selesai, Rangga dan astrid pulang ke villa dan masuk ke kamar mereka masing-masing.
__ADS_1
Dimas sudah sampai di bali dan dia menginap tidak jauh dari villa astrid. Dimas tau sudah tau kalau villa itu adalah villa keluarga rangga.
Rangga dan Astrid makan malam tidak jauh dari villa dengan berjalan kaki. Mereka menyusuri punggir pantai untuk menghabiskan malam ini. saat asyik mengobrol dengan rangga. samar-samar astrid seperti melihat dimas berjalan sempoyonga karena minum alkohol dan merokok.
Dimas melihat kemesraan astrid dan rangga, semakin hancur hatinya. Astrid kaget melihat perubahan dimas menjadi perokok dan peminum.
"astrid.. sayangku, aku kangen kamu. aku minta maaf" dimas memeluk tubuh astrid, dimas menangis dipelukan astrid
"lepaskan aku dimas" astrid mencium bau alkohol dan bau rokok.
"sayang... maafkan aku, aku menyesal meninggalkanmu. semakin aku melupakanmu semakin aku hancur" dimas memeluk erat tubuh astrid membuat astrid sulit bernapas.
" bugh... " rangga memukul keras wajah dimas, dimaspun jatuh sempoyongan dihamparan pasir.
"kurang ajar kamu dimas, beraninya kamu muncul dihadapan astrid. mulai sekarang jangan kamu ganggu astrid lagi" Rangga menarik tangan astrid dan masuk kekamar astrid.
__ADS_1
Astrid menangis histeris disudut kamarnya, astrid tidak menghiraukan rangga lagi. Rangga tidak kuat lagi langsung memeluk dan mencium kening astrid
hati rangga seperti tersayat pisau tajam melihat astrid terluka. Dihusapnya air mata astrid dengan lembut, dan dibelainya rambut astrid.
Rangga menangis didepan astrid
"astrid... kamu jangan menangis lagi, aku ga mau kau tersakiti oleh pria penghianat seperti dimas" astrid makin menangis histeris.
"please... astrid, lihat aku ada disini untukmu, aku tulus mencintaimu dari dulu" Rangga tidak bisa menahan rasa cintanya kepada astrid. Rangga mencium kening, mata,pipi dan bibir merah astrid. Rangga ******* bibir astrid dengan membara, airmata keduanya membasahi pipi mereka. Astrid membalas ciuman rangga dan ******* bibir rangga.
" i love you astrid... berikan aku ruang dihatimu" Rangga mencium lagi bibir astrid, tangan astrid melingkari pinggang rangga dan ranggga meremas rambut astrid dan ******* bibir seksi astrid.
Rangga dan astrid lupa dengan semua kejadian malam ini. mereka terbuai dan terbawa suasana, rangga ******* lagi bibir astrid. Rangga membawa tubuh astrid keranjang dan rangga pun melanjutkan ciumannya turun keleher astrid.
Rangga belum pernah mencium wanita, Astridlah ciuman pertamanya. Astrid hanya pasrah dan menunggu rangga. Benda pusaka Ranggapun mulai tegang dan bersentuhan dengan daerah sensitif astrid.
__ADS_1
Ranggapun menghentikan ciumannya dan memeluk tubuh astrid.Rangga mencium kening astrid penuh dengan cinta.
"sayang.... aku hanya akan melakukannya jika kamu sudah sah jadi istriku" rangga mencium kening astrid lagi dan memeluknya seperti tak ingin melepasnya.