CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 46


__ADS_3

Setelah 2 bulan melakukan persiapan lamaran dan mempersiapkan gedung, catering, foto prewedding, dan fitting baju pernikahan dan cincin pernikahan. Seraya terbayar sudah lelahnya dan hasilnyapun maksimal


Astrid sudah mengenakan gaun pengantinnya yang anggun membuat auranya terpancar indah. Rangga mengenakan setelan jas hitam dan dasi kupu-kupu membuat tampilannya lebih elegan dan modern.


Para tamu undangan sudah tiba di gereja. Sebelum melangsungkan pernikahan, Rangga harus menunggu pengantin wanitanya sebelum pemberkatan dimulai.


Pintupun gerejapun di buka, terlihat Bambang menggandeng tangan putrinya dengan gagah ke depan altar. Terlihat Rangga menangis bahagia dan terharu melihat astrid sudah ada didepannya dan memeluk ayahnya fery.


Semua ikut menangis karena terharu dan bahagia. Merekapun mengucapkan sumpah pernikahan dan melingkarkan cincin pernikahan di jari manis masing-masing. Airmata bahagia terpancar di wajah astrid dan rangga.


Acara resepsipun dilakukan di gedung hotel berbintang lima dan semua acara di serahkan kepada event organizer (EO). Yuli, andi, dini dan ayu ada di acara pernikahan rangga dan astrid.


Mereka memeluk sahabatnya dan mengucapkan selamat atas pernikahannya. Banyak kado pernikahan dan papanbunga dari rekan kerja dan sahabat.

__ADS_1


Rangga dan astrid menjadi raj dan ratu dalam sehari. Yuli dan andi memperkenalkan kepada mereka putri kecilnya yang cantik yaitu ririn.


"halo cantik.. gemes dech" astrid cium ririn dengan senanya. Rangga berbisik di telinga astrid " Jadi pengen cepat-cepat punya momongan sayang" rangga menggoda astrid.


"apaan sih sayang,,, malu di depan andi, dini dan ayu, nanti ayu jadi kepengen cepat nikah lagi" akhirnya mereka tertawa melihat ekspresi ayu yang kesal.


Selesai acara para tamupun pulang dan para keluarga menginap di kamar hotel yang sudah disediakan Rangga dan astrid.


Rangga memeluk astrid dan menciumnya dengan mesra" sayang terimakasih sudah menjadi istriku"


"aku ingin menerkammu malam.ini sayang"Rangga mulai bertingkah aneh dan mulai meraba badan astrid.


"mandi dulu sana sayang... biar seger, nanti aku belakangan mandinya" Astrid mendorong suaminya ke kamar mandi.

__ADS_1


Sebenarnya astrid merasa canggung dan malu karena tingkah rangga.


Selesai rangga mandi, baru giliran astrid untuk mandi kembali. Pada saat astrid membuka semua pakaian yang melekat di seluruh tubuhnya, ternyata hari itu astrid lagi menstruasi.


Astrid merasa senang karena malam ini, bukanlah malam pertama bagi mereka berdua. Setelah memakai baju tidur, astrid mengambil pembalut dari kopernya yang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari dan kembali masuk lagi kekamar mandi.


Melihat tingkah astrid membuat rangga penasaran dan memilih rebahan di telpat tidur menanti istrinya. Astrid memakai handbody dan cream malam dan naik ke tempat tidur. Ditempat tidur rangga sudah menanti astrid untuk merayunya


Rangga memeluk dan mencium bibir istrinya dan mulai melakukan aksinya. Astrid menepis tangan suaminya dengan lembut '' maaf sayang... malam ini jangan dulu ya, aku lagi menstruasi?? astrid menunjukkan wajah merasa bersalah.


"yahhh.... nunggu lagi donk sayang" ada raut wajah sedih di wajahnya.


" ywd sayang ga apa- apa, lagian kitakan sudah capek hari ini melayani tamu undangan, Tapi kalau uda selesai pasti aku tagih lho sayang rangga menggoda istrinya"

__ADS_1


Rangga memeluk istrinya dan menyandarkan kepala istrinya di dadanya. Rangga mencium kening istrinya dan mengelus rambut istrinya dengan mesra sampai akhirnya merekapun tertidur pulas.


__ADS_2