CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 51


__ADS_3

Setelah beberapa jam perjalanan di pesawat, sampai juga di hotel yang sudah dipesan sekertaris Rangga. Rangga dan Astrid memandangi pemandangan yang begitu indah.


Astrid menarik napas panjang dan melebarkan kedua tangannya.


"Sudah sekian lama ingin ke sini tapi baru sekarang kesampaian..." Asrid bahagia dan tangan meniup kedua tangannya karena kedinginan.


Rangga memeluk Astrid sekedar memberikan kehangatan ketubuh mungil Astrid.


"Kalau begini suasananya, jadi betah honeymoon disini dan tidak ingin pulang" Rangga menggigit bibirnya dan main mata kepada istrinya.


Astrid pura-pura tidak melihat ekspresi wajah suaminya. Karena suhu disana begitu dingin, terlihat jelas asap putih keluar dari mulut mereka berdua.


Astrid membuka kopernya dan mengambil sepasang baju tidur dan handuk. Astrid ingin mandi air hangat agar lelahnya hilang. Saat Astrid masuk kekamar mandi Rangga menahan daun pintu dengan tangannya.


"Sayang kita mandi bareng ya" Rangga memeluk tubuh istrinya.

__ADS_1


"Ingin sekali aku menerkammu malam ini" Rangga mencium bibir Astrid dan meremas rambut panjang istrinya.


Astrud tau tujuan istrinya dan menginjak kaki suaminya.


"Awww.... sakit" Akhirnya Rangga melepaskan pelukannya dan membiarkan istrinya masuk ke kamar mandi. Rangga hanya tersenyum melihat wajah astrid memerah.


Astrid terdiam di depan kaca dan jantungnya mulai berdetak kencang. Walaupun Astrid takut tapi Astrid harus menuruti kemauan Suaminya. Wajah memerah terlihat jelas di kaca.


Astrid menikmati air hangat dan memanjakan tubuhnya agar lelahnya hilang. Selesai Mandi Astrid keluar dari kamar mandi dan melihat Rangga sudah


Rangga memberikan kotak merah untuk istrinya. "Sayang.. ini hadiah untukmu tolong kamu pakai malam ini ya" Rangga mencium bibir istrinya dan masuk ke kamar mandi dengan senyuman.


Astrid membuka isi kotak tersebut dan ternyata isinya baju gaun tidur yang seksi warna merah. Astrid memakai baju pemberian suaminya dan terlihat jelas di kaca lekuk tubuh Astrid yang seksi.


Astrid buru-buru ke atas tempat tidur dan menutupi tubuhnya dengan selimut karena malu melihat suaminya. Rangga hanya tersenyum melihat tingkah Istrinya.

__ADS_1


Rangga hanya terlihat memakai handuk dengan rambutnya yang masih basah.


Astrid menelan ludahnya melihat tubuh kekar suaminya yang berotot. Rangga menghampiri istrinya ke tempat tidur.


"Kenapa takut sayang, akukan suamimu, aku sudah tidak sabar ingin memakanmu malam ini" dalam hitungan detik Rangga sudah menarik selimut yang menutupi tubuh istrinya. Astrid kaget dan tidak bisa menghindari Rangga.


Terlihat jelas lekuk tubuh Astrid yang begitu seksi dengan balutan gaun tidur merah. Rangga langsung memeluk dan mencium istrinya. Astrid hanya pasrah dan memberikan mahkotanya kepada suaminya tercinta yang dia jaga selama ini.


Merekapun menikmati malam pertamanya dan malam itu adalah malam yang paling indah dan malam yang panjang. Sudah berapa kali mereka melakukannya di malam itu.


Setelah menikmati malam pertamanya, keduanya terlihat terbaring kelelahan dengan wajah bahagia tanpa sehelai benangpun. Rangga memeluk istrinya dan mencium kening istrinya dengan karena telah memberikan mahkota keperawanannya kepada Rangga.


"Terimakasih sayang sudah menjaganya untukku dan tetaplah bersamaku sampai rambut ini memutih" Astrid menangis terharu dan bahagia dan membalas pelukan suaminya.


Astrid merasa bahagia karena sudah memberikan yang terbaik kepada suaminya dan telah menafkahinya lahir dan batin. Merekapun tertidur saling berpelukan, cuaca dingin di luar hotel membuat suasana semakin mendukung mereka untuk memadu kasih di dalam kamarnya.

__ADS_1


__ADS_2