CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 23


__ADS_3

Alarm pagi berbunyi, astrid sengaja buat alarm agar tidak telat kekantor karena dia harus berangkat pagi-pagi untuk meeting dikantor. Astrid segera mandi dan memakai baju kerjanya, tak lupa memakai lipstik warna pink dan parfum paforitnya.


Semenjak astrid bekerja, dia sering kurang tidur karena banyak yang harus dipelajari semua produk furniture ayahnya yang dibantu oleh sekertarisnya yaitu Ayu.


Ayu sudah bekerja bersama ayahnya selama 5 tahun dan masih single. Astrid dengan ayu seumuran dan Ayu sudah dianggap anak sendiri oleh keluarganya. ayu hidup sebatang kara dari kecil, yang membesarkan dia adalah almarhum neneknya yang sudah meninggal 2 tahun lalu.


Selama ayu bekerja, tidak pernah mengecewakan ayahnya dan selalu bekerja keras sehingga ayu dipromosikan kuliah oleh ayahnya.


Semenjak bekerja di perusahaan ayahnya, Ayu bisa kuliah dang menghidupi keluarganya di kampung. Karena mereka seumuran mempermudah mereka komunikasi dalam belajar.


Selama setahun bekerja, mereka sering bersama karena kedua sahabatnya kini sudah tidak di jakarta lagi. Yuli sudah menikah dengan andi dan mereka menetap di amerika karena andi dapat pekerjaan dan beasiswa disana.


Sedangkan Dini berpisah dengan hendri karena ketidak cocokan mereka dan Dini kembali kekampung halamannya mengembangkan perusahaan ayahnya di surabaya. Sudah setahun astrid tidak bertemu dengan sahabatnya mulai tamat kuliah.


Mereka sudah jarang komunikasi karena kesibukan masing-masing. Astrid sampai dikantor, sudah ada Ayu yang menunggunya.

__ADS_1


"Semangat banget hari ini, Kirain kamu kesiangan lagi" ayu meledek sahabat sekaligus atasannya.


' iya donk, kitakan ada meeting dengan klien" astrid tersenyum dan sudah menyiapkan bahan meeting.


ada suara pintu diketuk salah satu staffnya masuk


" ibu.. klien kita sudah menunggu di ruang meeting, kita sudah bisa mulai meetingnya" ayu dan astrid segera ke ruang meeting dan 2 jam mereka diruangan tersebut karena ada proyek baru.


selesai meeting astrid dan ayu berjabat tangan dengan 4 orang kliennya dan kliennyapun pergi meninggalkan kantor astrid. Astrid dan ayu masuk keruangannya dengan napas panjang


"kalau proyeknya selesai, kita dapat bonus donk" ayu menggoda sahabatnya.


" tenang aja,,,,smoga perusahaan kita ini makin maju dan berkembang ya" astrid dan ayu tersenyum karena proyeknya lumayan melelahkan karena kliennya lumayan ribet.


Tiba-tiba telepon gemgam astrid berbunyi ada telepon dari rangga. Sudah setahun tidak bertemu dengan rangga dan karena astrid sudah berpacaran. Rangga membatasi dirinya bertemu dengannya.

__ADS_1


Rangga bekerja diperusahaan ayahnya yang sudah diakui dimana-mana. karena perusahaannya sudah berdiri 50 tahun dari semenjak kakeknya masih muda.


"halo.. rangga apa kabar" astrid senang karena sudah lama tidak bertemu.


" baik.. kamu apa kabar astrid. aku uda kangen kamu" tersimpul senyum rangga mendengar suara lembut astrid.


" baik juga.. ada apa rangga?? astrid penasaran karena tidak biasanya rangga mencarinya.


" astrid kapan kita ketemu, aku ada proyek besar di perusahaanku. aku mau kamu yg membuat designya ya dengan memakai produkmu" rangga senang akan membuatnya lebih dekat lagi dengan astrid.


" Boleh.. besok aku datang kekantormu ya!! astrid gembira karena proyeknya bertambah lagi.


" aku tunggu ya" rangga menutup telepon gemgamnya dan merasa bahagia akhirnya mendengar suara astrid yaitu manita yang dicintainya.


Walaupun cintanya bertepuk sebelah tanggan, Rangga masih berharap suatu saat cintanya akan berlabuh dengan astrid.

__ADS_1


Astrid memeluk ayu dengan bahagianya karena ada proyek baru. Karena sudah lapar, merekapun pergi makan siang dan melanjutkan pekerjaannya sampai sore.


__ADS_2