
Sudah 2 minggu Rangga dan Astrid honeymoon di Swiss dan besok mereka harus kembali ke indonesia.
Hari ini mereka akan keliling kota swiss dan membeli oleh-oleh untuk di bawa ke jakarta. Rangga dan Astrid begitu menikmati perjalanan terakhir mereka.
Sehabis belanja oleh-oleh Rangga dan Andre kembali ke hotel. Sedang Astrid dan Lesti mereka pergi ke SPA.
Mereka berdua begitu akrab dan sering tertawa melihat kekonyolan pasangan mereka.
"mbak Astrid... kamu beruntung sekali mendapatkan suami seperti Rangga. terlihat jelas dia begitu mencintaimu dan baik kepada siapapun" Astrid hanya tersenyum.
"Andre sering menceritakan Rangga padaku sampai aku penasaran dengan kalian berdua" Astrid mulai penasaran dengan cerita lesti.
"Andre cerita apa aja padamu, aku jadi kepo nih"
"Rangga cinta mati sama mbak Astrid, pernah katanya Mas Rangga dikejar-kejar cewek karena cinta banget sama Mas Rangga, sampai bajunya robek hahahaaaa...." Lesti hanya tertawa
" kamu tau cerita itu ya..., aku juga pernah dengar dari papa mertuaku" Astrid tersenyum dan bangga mendengar Rangga begitu mencintainya .
"Andre tau betul kejadian itu karena cewek itu teman dekat Andre. kalau ga salah Irenne namanya yang sekarang lagi di amerika" Lesti menceritakan apayang dia ketahui.
__ADS_1
"Lucu juga sih,,, kalau aku singgung itu pasti Rangga kesal hahahaaaa..." Astrid dan Lesti tertawa lepas.
"iya ya mbak, tapi namanya jodoh kita ga tau, buktinya Mas Rangga dengan setianya menunggu mbak hingga di jodohkan menjadi suamimu" Lesti bahagia dengan keputusan Astrid memilih Rangga
"Aku berharap kalian berjodoh dan lancar sampai ke pernikahan" Astrid mendoakan hubungan Lesti dan Andre.
" Makasih doanya ya mbak" Selesai PA Astrid dan Lestipun kembali ke kamar hotel. Rangga terlihat sudah memakai setelan jas lengkap dengan dasi kupu-kupu membuat tampilannya semakin gagah. Rangga sudah menunggunya di kamar dan memberikan senyuman kepada istrinya.
"Sayang hari ini kamu dandan yang cantik ya, aku mau dinner ama kamu hari ini, besok kita uda kembali ke jakarta" Rangga memberikan gaun warna biru yang dibeli bersama Andre.
Astrid kagum dan memeluk suaminya dan mencium bibirnya karena perhatian tulus suaminya. "Terimakasih sayangku.."
"Kamukan sudah menjadi suamiku, justru kamu yang sekarang mau menggodaku" Astrid hanya tersenyum melihat tingkah suaminya.
"suami siapa yang tidak tergoda melihat istrinya buka baju didepannya" Astrid memakai bedak dan lipstik. Rangga menyisir lembut rambut panjang istrinya.
"Rambut kamu lebat banget ya sayang, nanti kalau kita punya anak cewek maunya rambutnya setebal rambut mamanya, pasti aku tiap hari sisir rambutnya sama seperti nyisir rambut mamanya" Rangga perlahan-lahan menyisir rambut Astrid.
Rangga dan Astridpun ke restoran yang ada di hotel tersebut. Sengaja Rangga booking satu meja untuk mereka berdua. Astrid sudah menebak seperti apa suprise yang diberikan suaminya. Rangga adalah type suami romantis.
__ADS_1
Dimeja tersebut sudah ada lilin dan merekapun menikmati makan malam yang romantis. Rangga dan Asrid menikmati wine berdua dan Rangga kemudian mengeluarka kalung berlian sebagai hadiah pernikahan untuk Astrid yang harga cukup memukau.
Rangga memakaikan kalung itu keleher Astrid. Astrid hanya bisa menangis terharu dengan perhatian suaminya.
"sayang... aku tidak butuh barang mewah darimu, mencintaiku seutuhnya itu sudah melebihi dari cukup untukku"
Rangga mencium kening istrinya.
"Sayang...kamukan istriku, aku akan memberikan apapun untukmu sekalipun nyawaku, aku berharap kita bisa tua bersama sampai maut yang memisahkan" Astrid dan Rangga kemudian minum wine dengan nikmatnya.
"muanya nanti kita punya anak berapa sayang??? aku sudah tidak sabar menjadi ayah dan kamu menjadi ibu dari anak kita nantinya" Astrid hanya tersenyum dengan pertanyaan istrinya.
"Cukup sepasang ya sayang, cowok mirip papanya, cewek mirip mamanya" Astrid mulai berkhayal
"aku maunya empat biar rame hahhaaaaa....." Astrid dan Ranggapun tertawa.
Selesai dinner merekapun kembali ke kamar hotel dan Rangga sudah tidak sabar lagi dan langsung memeluk Astrid.
"Sayang aku mau menerkammu malam ini, aku ingin punya anak darimu" Astrid tidak bisa menolak dan hanya pasrah dengan kenakalan suaminya.
__ADS_1
Sudah berapa kali Rangga dan Astrid melakukannya malam ini sampai merekapun kelelahan dan tertidur pulas.