CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 9


__ADS_3

Astrid langsung ke kamar mandi dan keramas, sambil mandi astrid mulai memikirkan dimas. "Kalau dimas suka sama astrid, kenapa dia sering ngeselin dan suka banget bikin aku marah". Tapi waktu aku lagi asyik ngobrol ama rangga sepertinya dimas cemburu dan kesal dan tiba-tiba pamit pulang.astrid masih bicara dalam hati.


"astrid ngapain mikirin dimas, jangan-jangan dia cowok playboy lagi". Akhirnya asrid segera menyelesai dirinya keramas. Selesai mandi, astrid rebahan di tempat tidur sambil mendengarkan musik. Tiba-tiba handphonenya berdering dengan nomor baru.


" siapa yang nelpon malam gini, mana nomor baru lagi" gumam astrid, teleponnya lalu diangkat.


" halo, selamat malam" jawab astrid


" selamat malam, ini astrid ya, ini dimas??.


" oh... kamu, kirain tadi polisi yang nyariin astrid" astrid bercanda walaupun hatinya mulai salah tingkah dan senyum dalam hati.


" sory ya astrid, aku tadi buru-buru pulang, ada kerjaan mendadak tadi!. dimas menjelaskan.


"ga apa-apa kali dimas, santai aja" astrid pura-pura padahal astrid sebenarnya penasaran.


"kamu belum tidur ya"dimas


" belum ngantuk, dimas belum tidur juga" astrid mulai perhatian

__ADS_1


"sama donk kita hehehee..."dimas mulai senang. astrid bicara dalam hati" ternyata dimas lembut ya, ga seperti biasanya mancing aku marah terus. dimas semakin ingin mendekatkan diri lagi karena astrid mulai membukakan diri untuknya.


" astrid.. sory nanya, rangga itu pacarmu ya?? nanti ga enak ganggu hubungan orang" dimas pura-pura tidak tau, padahal andi dan yuli sudah info ke dimas kalau yuli belum punya pacar. astrid mulai senang karena dimas ingin tau tentangnya


"saya sama rangga hanya sebatas teman, rangga saya kenal sejak jaman SMA dulu" astrid menjelaskan agar dimas percaya ucapannya.


Dimas dan astrid mulai diam dan mereka terbawa dengan pikirannya masing-masing.


"hmmm.... astrid"dimas mulai habis kata-kata


"napa dimas" suara astrid lembut membuat dimas salah tingkah.


"boleh koq, kapan dimas mau datang kerumahku" astrid mulai menantang


"nanti aku kabarin ya" dimas mulai keringat dingin bercambur bahagia.


"emank dimas ga punya pacar??astrid masih penasaran status dimas.


"saat ini masih jomblo hehheee..."mulai memerah pipi dimas karena diserang balik oleh astrid

__ADS_1


"ooohh.." seru astrid mulai ada sinyal


" hmmmm.... uda dulu ya astrid, kamu tidur yang nyenyak ya,sampai ketemu besok di kampus ya"dimas pamit berharap astrid membalas.


"iya sampai ketemu besok ya"astrid membalas lagi.


"aku tutup telponnya ya" dimas makin salah tingkah..


"iya tutup aja dimas" astrid juga mulai salah tingkah. astrid dan dimas diam membisu dan ga tau apa yang harus dilakukan.


"dimas... koq belum ditutup telponnya" astrid mulai senyum dalam hati.


"heee... oh iya lupa, dimas tutup ya, selamat malam" dimas langsung menutup telponnya.


"aduh dimas kamu koq ***** banget sih, kan jadi malu-maluin"jawab dimas dalam hatinya.


Astrid tersenyum dalam hati mengingat tingkah mereka di telpon. dan tanpa sadar astridpun tertidur pulas.


sedangkan dimas masih melamun memikirkan astrid, masih terngiang dibenaknya tentang candra. kalau astrid mungkin saja menolak cintanya karena astrid bukan type cewek gampang ditaklukkan.

__ADS_1


"ahhh... tidur , bisa gila aku kalau mikirin astrid terus belum lagi bayangin tingkahku hari ini didepan astrid" dimas langsung tarik selimut dan lalu tertidur pulas.


__ADS_2