CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 5


__ADS_3

Rangga keluar dari kamarnya untuk bersiap pergi, sambil bersiul-siul...


ayah dan ibunya masih di ruang santai minum kopi.


"Rangga berangkat dulu ya" Rangga pergi dan menyetir mobilnya kerumah Astrid. Rangga melihat ada orangtua Astrid lagi di teras baca koran dan minum kopi.


Orangtua Astrid sudah kenal betul dengan Rangga dan tidak sungkan kalau datang kerumah. Rangga dengan senyum manisnya mau menyapa orangtua Astrid.


" apakabar om dan tante, sehatkah" tanya Rangga.


"kami sehat koq Rangga, kamu sehat kan Rangga" jawab bapak Bambang


"saya sehat om, sudah lama kita ga ketemu ya om" Rangga sambil mengingat kapan terakhir bertemu.


" kita sudaha lama tidak bertemu", gimana kabar orangtuamu" tanya pak Bambang


" sehat om, mereka lagi dirumah tadi saya tinggal", om.. Astrid adakan om" Rangga penasaran karena Astrid belum nongol juga.


" ada didalam, saya panggil dulu ya" ibu Retno masuk kekamar Astrid, lalu mengetuk kamar putrinya.


" Astrid.. Rangga sudah nungguin dibawah"

__ADS_1


"ya bu, Astrid mandi dulu ya, suruh nunggu dulu "Ibu Retno kembali lagi berkumpul dengan suaminya dan Rangga


Astrid lalu mandi sekalian keramas, dan memakai baju yang akan dipakai nanti. Rambut panjangnya digerai dan tak lupa memakai lipstik pink di bibirnya dan memakai parfum paforitnya.


Diapun menghampiri ayah dan ibunya yang dari tadi menemani Rangga.


"sory Rangga lama nungguin, kirain ga jadi datang"


" kamu uda sembuh" tanya Rangga khawatir


" sudah koq, yuk kita pergi" Astrid dan Rangga pamit kepada orangtuanya dan pergi meninggalkan rumahnya


"Yuli dan Dini lagi sibuk pacaran, ga boleh diganggu hahahhaaa.." Rangga tertawa


" biarin aja kita gangguin mereka, masa kita dicuekin hahahaaz..." balas Astrid


" makanya terima cintaku jangan ditolak terus, biar kita pacaran seperti mereka.


"Rangga... kita itu teman dekat ga lebih ya" Rangga dan Astridpun terdiam dengan pikiran mereka masing-masing.


"kita nonton y... habis nonton baru kita makan" Rangga sudah sering pergi dengan Astrid, Yuli dan Dini dari jaman mereka SMA dulu.

__ADS_1


Tak terasa 4 jam nonton film terbaru dan merekapun pergi makan ke sebuah restoran favorit anak muda. Para tamu restoran melirik Astrid dan Rangga sambil berbisik dan ada yang memuji mereka bahwa mereka pasangan yang serasi.


Astrid mulai merasa canggung dan risih tapi sebaliknya Rangga malah senang dengan tatapan mereka.


"mbak... menunya donk" dan pegawai restoran pun memberi menu dan merekapun memesan makanan dan minuman.


Tidak menunggu lama pegawai restoranpun mengantar pesanan mereka. Merekamakan sambil membicarakan teman mereka dan kegiatan kampus.


Terkadang tertawa layaknya seperti sahabat, tidak terasa waktupun cepat berlalu. Dimas dan teman-temanya masuk kerestoran yang sama.


Merekapun memesan makanan dan minuman . Dimaspun terkejut melihat ada Astrid dan Rangga direstoran yang sama juga.


Sepertinya Dimas mulai kesal dan berbicara dalam hatinya " koq Astrid bareng ama Rangga ya, apakah mereka pacaran?? setauku Astrid ga punya pacar" tapi dihati Dimas merasakan cemburu dengan Rangga.


Dimas semakin penasaran, akhirnya Dimas pun menghammpiri Astrid. Seperti biasa menarik rambut Astrid dari belakang.


"awww... sakit" rintih Astrid menahan sakit


"wow ada Astrid ya, pasti kamu ngikutin aku ya" kata Dimas


"hei.. siapa juga ngikutin kamu"Astrid menjawab dengan kesal dan marah.

__ADS_1


__ADS_2