CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 28


__ADS_3

Bangun pagi mata astrid sembab karena menangis. retno melihat anaknya murung, ga seperti biasanya. wajah ceria anaknya berubah tak secerah biasanya.


Astrid tidak banyak biacara dan tidak sarapan bersama orangtuanya. astrid pamit pergi kerja dengan wajah murung.


"kenapa astrid pah.. ga biasanya puti kita pagi-pagi uda murung gitu" retno masih penasaran.


"mama seperti ga pernah muda saja, kita dulu waktu pacaran sering berantam sering cemburuan juga" bambang dan retno tertawa dan mereka mengenang masa muda mereka.


Dimas masih kesal dengan astrid dan mencoba mengabaikan astrid " biarin ajalah, ntar juga aku di telepon??


dimas sudah rapi dan pamit ke winda dan berangkat kerja dengan mobil barunya.


Sampai dikantornya dia meminta staffnya untuk booking tiket pesawat untuk 2 orang ke bali selama seminggu untuk proyek baru mereka. Dimas akan berangkat dengan wulan ke bali untuk urusan kerja karena ada proyek baru disana.


Wulan merasa inilah kesempatan mereka berdua untuk kenal lebih dekat lagi. ayah wulan sangat menyetujui jika dimas akan menjadi menantunya.

__ADS_1


Dimas bukan sekali saja pergi dengan wulan, sudah berkali-kali dan ternyata diam-diam dimas dan wulan sudah sering pergi berdua dengan wulan. tapi dimas masih bisa menutupinya.


Astrid masih saja melamun didepan laptopnya, ayu mengagetkan astrid dari lamunannya.


"hayo... pagi-pagi ngelamun, pamalik lho ntar kesambet ama setan" astrid menatap tajam temannya dan mulai menarik napas panjang


"mata kamu kenapa??kalian habis berantem ya ama dimas" ayu pura-pura menebak.


Astrid hanya mengangguk saja kepada ayu dan menceritakan kalau astrid sama dimas lagi berantem. ayu mencoba menenangkan astrid untuk berpikir positif. staff mengetok pintu untuk mengantar rangga ke ruangan astrid


" oh ya ini rangga, rangga ini yang akan memberikan proyek baru kepada kita" ayu dan rangga salaman dan memberikan senyum.


"kenapa muka bete begitu, habis berantem ama dimas??rangga langsung tu the point.


" ga kok, kamu aja yang curiga mulu dan pikiran negatif" oh ya kamu uda lihat design yang aku kasih kemarenkan?? astrid mengalihkan pembicaraannya

__ADS_1


" uda koq,, kapan kita ke showroom, aku mau lihat furniture design terbarunya??


akhirnya astrid, ayu dan rangga pergi le showroom, astrid dan ayu menunjukkan produk mereka dan produk custom sesuai design.


"oh iya,, ada mall dekat sini, kita ke mall ya sekalian makan siang ya" rangga merayu astrid


"aku juga uda lapar tau , capek tau ngomong dari tadi, bisa kurus kering nanti badanku" ayu membujuk astrid agar mau menerima tawaran rangga


" emank uda kurus kering hahahaha...." ayu menggulum bibirnya karena astrid menggodanya lagi.


Habis makan siang rangga mengajak astrid dan ayu untuk menemaninya beli baju. Rangga memilih baju untuknya dan sekali rangga minta tolong agar astrid memilihkan baju yang cocok untuknya.


"kalian ga mau beli baju, sono kalian pilih ntar aku yang traktir" rangga mengerutkan keningnya kepada astrid untuk tidak menolak.


Disaat astrid dan ayu sibuk memilih baju untuk mereka, samar-samar astrid mendengar suara dimas. saking penasarannya, astrid menghampiri suara itu, benar betul ada dimas sedang pelukan mesra dengan wulan, untuk memilih baju untuk wulan.

__ADS_1


__ADS_2