CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 55


__ADS_3

Rangga dan Astrid sudah di lobby dengan membawa kopernya. Merekapun berpamitan dengan Andre dan Lesti.


"terimakasih ya sobat, uda nemenin kita selama 2 minggu disini, Kabari kalau mau ke jakarta, kami tunggu undangannya ya" Rangga berpelukan dengan Andre.


" Makasi ya lesti uda nemenin kita disini, kalau mau curhat, telepon aku ya?Astrid dan lesti berpelukan, terlihat astrid dan Lesti menangis terharu.


"dasar cewek... dikit-dikit nangis " Andre dan Rangga saling berpandangan.


"Kalau cewek masih mending daripada kalian berdua yang menangis?? Lesti membalas ledekan Andre.


Rangga dan Astrid masuk ke mobil.dan melambaikan tangan mereka kepada Andre dan Lesti.


2 jam perjalanan ke bandara dan merekapun boarding pass dan masuk ke pesawat. Penumpang dan pramugari begitu terpana melihat kecantikan dan ketampanan mereka.


Para wanita terlihat berbisik melihat kemesraan mereka, apalagi Rangga memegang tangan istrinya. Rangga pura-pura tidak melihat dan hanya fokus kepada istrinya.


Dengan perjalanan yang panjang dan cukup melelahkan akhirnya merekapun sampai di bandara soekarno hatta. Terlihat pak Yanto sudah datang menjemput mereka.

__ADS_1


"Bagaimana liburan bapak sama Ibu, menyenangkan pastinya?? Pak yanto tersenyum melihat majikannya sudah kembali.


"Menyenangkan pak Yanto apalagi bersama istriku tercinta" Rangga memeluk Astrid dengan manja.


"Pak Rangga.. seperti orang yang lagi di mabuk cinta ya bu, dulu waktu saya pengantin baru, pasti pengen cepat pulang ke rumah hahahahaa..." Rangga dan Astrid tertawa dengan mendengar cerita supirnya.


Sampai di rumah Ferry dan Ivonne sudah menunggu kedatangan mereka dengan senyum bahagia.


" kami sudah kangen dengan kalian berdua" Ivone memeluk putra dan menantunya.


"Kalau aku sih masih betah disana mama tapi karena mama uda rindu berat makanya kami cepat balik.ke jakarta" Rangga mencium pipi Ivonne dan memeluk Ferry.


"gimana kantor pah selama aku tinggalin, aku senang banget selama di swiss ga diganggu dengan pekerjaan kantor" merekapun duduk di sofa dan kopipun sudah di suguhkan di meja.


"kantor lancar aja, kami sengaja tidak mengganggu honeymoon kalian, gimana honeymoonnya? Ferry penasaran dengan perjalanan Rangga dan Astrid.


"Menyenangkan pah, kami ditemani sama Andre dan Pacarnya Lesti selama disana" Astrid kemudian membuka koper dan membagikan hadiah kepada mertuanya dan asisten di rumah.

__ADS_1


Terlihat senyum bahagia terpancar di wajah mereka mengucapkan terima kasih, mereka tidak heran karena mereka sudah biasa di belikan oleh-oleh dari majikannya.


Selesai bercerita tentang honeymoon dan menikmati kopi hangat.


"kalian istrirahat aja dulu di kamar,kalian sudah capek selama diperjalanan" Ivonne melihat wajah lelah Rangga dan Astrid. merekapun beranjak ke kamar mereka masing-masing untuk tidur.


Rangga dan Astrid mandi bersama di kamar mandi, mereka bergantian memijat kepala dan menggosok badan mereka dengan sabun. Rasa lelahpun hilang dengan mandi air hangat.


Selesai mandi Astrid memakai baju tidur seksi yang di berikan Rangga kepadanya untuk di pakai tidur tiap malam.


Astrid sudah mulai terbiasa di depan suaminya dan sudah tidak malu lagi.


"Sayang... kamu pasti mau menggodaku lagikan" Rangga mulai memeluk Astrid dan mendorong tubuh Astrid.ke.tempat tidur.


" kebanyakan modus,,,, ga usah pura-pura. Rambutku masih basah sayang, nanti spreynya basah sayang" dengan wajah sedih Rangga duduk dan Astrid mengeringkan rambutnya.


Seperti biasa Rangga menyisir lembut rambut istrinya dan mencium rambutnya.

__ADS_1


"Cantik sekali istriku ini, aku sudah tidak sabar menerkammu malam ini sayang" Kenakalan Rangga membuat Astrid terbuai dan merekapun melakukannya lagi dengan penuh cinta.


__ADS_2