CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 33


__ADS_3

Sebulan berlalu astrid dan dimas menjalani hubungan mereka seperti dulu. astrid mencoba mengerti dan menerima kondisi pekerjaan dimas.


Sebenarnya astrid cemburu dengan dimas setiap bersama wulan. tapi karena dimas sudah meyakinkan astrid tentang cintanya hanya kepada astrid.


Astrid masih menjadi rekan kerja Rangga, selama sebulan hampir 50% proyeknya mulai rampung. Melihat astrid kembali bahagia, membuat rangga ikut bahagia.


"gimana hubunganmu dengan dimas, baik-baik ajakan"rangga meyakinkan kembali.


"hubunganku makin baik sekarang, rencananya kita mau tunangan dulu" astrid bahagia menceritakan rencananya kedepan


"kamu sudah yakin dengan pilihanmu astrid" rangga mencoba meyakinkan astrid.


"aku yakin dimas akan menjadi pilihanku, orangtua kami sudah setuju tinggal menetukan tanggal lamarannya!! Astrid yakin dengan keputusannya


"baiklah astrid.. jika itu pilihanmu. aku akan setia menunggumu menjadi janda" rangga sebenarnya ingin astrid sadar tapi rangga tidak tega melihat astrid terluka lagi.

__ADS_1


Rangga sebenarnya tau kalau dimas belum berubah tapi karena astrid lebih mencintai dimas. astrid menjadi buta karena cinta, dimas selalu meyakinkan astrid agar selalu mempercayainya.


Rangga terdiam duduk di kursi yang ada di balkon, dia ingat betul beberapa minggu yang lalu dia melihat dimas dan wulan berlibur dibali layaknya sepasang kekasih.


Tapi astrid mencoba percaya dengan dimas kalau hubunganya dengan wulan hanya sebatas atasan dan bawahan. "Astrid kalau kamu tau siapa dimas sebenarnya, pasti hatimu lebih hancur lagi"rangga bergumam dalam hatinya.


"dimas... sampai kapan kamu menyembunyikan kedokmu, kamu lupa siapa yang selama ini setia disaat kamu susah. Kamu terlena dengan harta wulan dan menghianati astrid selama ini" rangga kesal setiap membayangkan dimas bersama astrid.


Dimas semakin pintar berbohong kepada astrid, agar astrid percaya pada dimas. dimas sering memberinya hadiah dan berlibur bersama dengan keluarganya.


"ngapain kamu kesini rangga, kamu uda taukan astrid pacarku tapi masih saja kamu mendekatinya"astrid kaget dengan kalimat dimas


"kamu napa sih sayang, baru datang lansung marah-marah, rangga sama aku hanya rekan kerja" astrid mencoba meyakinkan


"sory bro... walaupun aku suka dengan astrid daridulu tapi setidaknya aku bukan pria tak tau diri kaya kamu" wajah rangga memerah karena kesal

__ADS_1


"aku ga percaya, jangan-jangan kalian selingkuh dibelakangku selama ini, buktinya kenapa harus rangga yang datang kesini, ada asitenmu bisa menyelesaikannya" rangga ingin sekali memukul wajah dimas tapi rangga menahan amarahnya dengan mengepal tanggannya.


"kamu jangan asal menuduh dimas, kami tidak ada hubungan apa-apa selain rekan kerja, atau itu hanya alibi kamu saja kalau sebenarnya kamu suka selingkuh dibelakang astrid???


Amarah dimas memunjak dan tangan dimas dikepal dan ingin memukul wajah rangga.


"stop.... dimas kamu keterlaluan" astrid mencoba melerai.


"lebih baik kamu keluar dari kantorku" astrid mengusir dimas keluar


"kamu suruh aku keluar astrid, aku itu pacarmu. kenapa kamu lebih memilih rangga" dengan kecewa dimaspun pergi meninggalkan astrid.


"sory ya rangga ucapan dimas tadi, kita lanjut lagi meetingnya" sebenarnya astrid tidak ingin dimas disuruh pergi tetapi sebagai atasan. Dia harus menunjukkan konsistensinya didepan bawahannya.


"dimas itu cemburu padahal diruangan inikan ada ayu juga, bukan cuma kita berdua aja disini" rangga mencoba berpikir realistis.

__ADS_1


__ADS_2