
Rangga sudah terbangun dari tidurnya dan memeluk tubuh istrinya dan mencium keningnya dengan lembut.
Rangga tersenyum melihat wajah polos istrinya saat tertidur.
"Bangun sayang..... uda siang,,,," Rangga mencubit hidung mungil Astrid. Astrid membuka kelopak matanya dan membalas senyuman Rangga.
"Pagi sayang..." Astrid melebarkan kedua tangannya.
"Kita hari ini keliling ketempat wisata melihat salju dan nanti kita dipandu ama temanku Andre, mungkin bentar lagi dia datang"
Astrid dan Rangga bersiap-siap untuk pergi dan hanya sarapan roti dan kopi cappucino. Merekapun ke lobby dan sudah ada Andre dan Lesti yang sudah menunggu mereka.
"pagi Rangga dan Astrid... gimana perjalanan kalian?? apakah menyenangkan??" merekapun bersalaman dan berkenalan.
" Menyenangkan sekali donk Andre.." Rangga dengan semangat menjawab pertanyaan Andre.
" Ini temanku Lesti.. nanti kita berdua yang bawa kalian keliling kota swiss, pokoknya kalian akan senang" Lesti memberikan senyuman kepada Rangga dan Astrid.
" Teman apa pacar..? Rangga menggoda Andre. Andre dan Lesti hanya tersipu malu dengan pertanyaan Rangga.
__ADS_1
Merekapun pergi dengan mobil menuju perkampungan. Astrid dan Rangga hanya terpana melihat kecantikan perkampungan tersebut.
Seperti berada di negeri dongeng dengan hamparan salju dan perbukitan. Disana terlihat ada peternakan sapi dan diperbukitan tersebut terlihat hamparan salju.
Merekapun keliling pertokoan dan diperkampungan itu terlihat ada sungai yang begitu jernih. Terlihat Astrid menggosok kedua telapak tangannya.
Mereka mengambil foto selama perjalanan honeymoon sebagai kenangan. Astrid dan Rangga begitu antusias dan semangat menikmati perjalanan tour mereka.
"Sayang.. dingin banget disini? padahal uda pake sweater tebal dan sarung tangan, tapi dinginnya nembus sampai ke tulang" terlihat keluar asap dari mulut Astrid.
Rangga memeluk tubuh Astrid agar hangat dan menggemgam tangan istrinya. Andre melirik Rangga dan hanya tersenyum.
"Ternyata kalian pacaran??? tadi katanya teman??Rangga mulai penasaran dengan Andre.
"Teman mesra hahahaaa...." merekapun tertawa dan melanjutkan perjalanan.
"kita cari makan, Mbak Astrid pasti uda lapar apalagi cuaca dingin begini" Mereka mampir di restoran yang cukup terkenal di situ.
Menikmati makanan dan minuman yang begitu nikmat ditambah lokasi begitu romantis membuat suasana semakin hangat.
__ADS_1
Astrid hanya terpukau dan bahagia dengan perjalanan hari ini. Banyak turis mancanegara yang datang ke lokasi tersebut karena kecantikan kota swiss.
Akibat Cuaca kabut membuat kota tersebut semakin terlihat gelap. Terpaksa mereka harus kembali kehotel dan melanjutkan perjalanannya besok.
Rangga dan Astrid kembali ke kamar mereka. Astrid begitu kedinginan sampai bibirnya terlihat menghitam.
Astrid langsung menarik selimut agar semakin hangat.
Rangga menggosok kedua telapak tangan Astrid dan kemudian memeluk Astrid. Tubuh Astrid sudah mulai hangat dan Rangga mulai melakukan aksinya karena mulai tergoda dengan kecantikan istrinya.
Merekapun terbuai dan melakukan tugas mereka sebagai suami istri. Diwajah Rangga dan Astrid terlihat wajah kebahagiaan.
Astridpun tertidur lelap karena kelelahan. Mata Rangga belum juga terpejam. Kemudian Rangga membuka laptopnya dan memasukkan foto mereka di folder.
Rangga memandangi foto mereka berdua dengan senyuman dan memandangi wajah polos Astrid yang sedang tertidur. Rangga seperti anak muda yang lagi kasmaran.
Rangga masih menganggap dirinya lagi bermimpi, karena Astrid sudah menjadi istrinya. Kadang terlintas dibenaknya seperti apa nanti wajah anak mereka kelak.
Sambil melamun Ranggapun mulai ngantuk dan kembali ke tempat tidur. Rangga memeluk punggung Astrid dan memberikan kehangatan kepada istrinya.
__ADS_1