
Dimas dan astridpun keluar ruangan bioskop dan astrid izin ke kamar mandi dulu. Astrid berkaca melihat ekspresi wajahnya, mukanya memerah karena ledekan dimas tadi.
Dia tidak habis pikir kalau dimas akan meledeknya, membuat astrid jadi salah tingkah. Astrid makin penasaran apa yang akan mereka lakukan setelah menonton.
Astrid penasaran campur bahagia kalau hari ini adalah milik mereka berdua.
Diluar sudah ada dimas menunggunya,
" kita makan dulu ya, aku uda lapar.kamu mau makan apa" dimas minta pendapat astrid
" makan pizza aja, mau ga dimas" astrid beri ide untuk dimas
"boleh,,, uda lama ga makan pizza" dimas dan astrid pergi dan memesan pizza dan minuman.
sampai disana pegawai sudah menunggu dan menunjukkan meja makan di lantai 2, cocok untuk sepasang kekasih. Pengunjung disanamelihat mereka berdua karena mengagumi keserasian mereka.
__ADS_1
Dimas dan astrid duduk dan melihat sekitarnya, dia melihat ada pria yang memandangi astrid dari tadi karena kagum melihat kecantikan astrid.
Dimas merasa risih dan memandangi pria itu, pria itu tersadar kalau dimas sudah memergoki dia memandangi astrid.
"Dimana-mana pria kagum dengan kecantikanmu astrid"dimas cemburu dengan pria yang tak dikenal itu dan menunjuk pria tersebut.
Astrid tersenyum kepada pria itu dan pria itu membalasnya. Makin merah wajah dimas menahan cemburu dengan pria itu.
" koq kamu tebar pesona sih astrid, aku ga suka" kata dimas kepada astrid
Kemudian pesanan merekapun tiba, sambil makan merekapun bercerita mereka ulang film yang mereka tonton tadi. apalagi adegan lucunya, mereka tertawa bahagia.
Pada saat menikmati makanannya, pria yang tadipun menghampirinya. pria tersebut penasaran dengan astrid dan menebak kalau dimas dan astrid hanya sebatas teman.
"boleh kenalan.. namaku jefry" jefry memberikan tangannya kepada astrid
__ADS_1
" saya astrid" astrid memberikan senyuman
" Saya dimas pacarnya astrid" wajah dimas menunjukkan rasa cemburu, disaat bersalaman dengan jefry, dimas meremas tangan jefry dengan kuat pertanda dia tidak suka dengan kedatangan jefry. jefry merintih kesakitan dan melihat ekspresi dimas tak suka. membuat jefry gentar dan meminta maaf karena telah mengganngu.
Wajah jefry kesal karena rencananya gagal menggoda astrid, Jefrypun pergi keluar dengan ekspresi kesal. para tamu yang makan tertawa melihat kejadian tersebut dan melanjutkan menikmati makanan yang dipesan.
"astrid..pria yag seperti itu adalah pria playboy, masa uda ada saya disini masih berani menggodamu" dimas kesal
"uda ga usah marah, orangnya uda pergi koq. ga salah koq kalau mau kenalan ama astrid" astrid makin senang melihat api cemburu di wajah dimas
"coba kalau aku ga ngaku jadi pacarmu pasti dia masih disini, emank aku bodyguardmu dan menemanimu berkenalan dengan pria lain" dimas masih saja kesal dan cemburu.
"kitakan ga pacaran dimas, bukankah kita hanya sebatas teman???mungkin dia berpikir kita hanya teman makanya dia minta kenalan"
memerah wajah dimas mendengar kata astrid, serasa ditampar.
__ADS_1
Dimas dan astrid terdiam dengan pikiran mereka masing-masing. dimas merasa terpukul mendengar kata astrid, membuat ingin segera mengutarakan isi hatinya kepada astrid. semakin hari semakin mendalam rasa cintanya kepada astrid dan rasa cemburu itupun makin mendalam setiap ada pria yang mendekatinya.