CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 12


__ADS_3

Ibu retno melihat putrinya bahagia melihat dimas.


"Astrid kamu pacaran ama dimas ya" ibunya penasaran,


"bukan pacar bu, tapi masih pendekatan gitu!. napa mama??menurut mama gimana dimas??


" mama suka dengan dimas, sepertinya dia baik anaknya!ibu retno mulai memuji dimas didepan astrid.


"mama astrid mandi dulu ya, uda gerah!!.


Astrid langsung pergi kekamarnya untuk mandi.


dikamar mandi astrid, bernyanyi dengan suaranya yang merdu karena bahagia.


astrid memakai baju tidurnya dan menyalakan tv untuk film drakor favoritnya.


Teleponpun berdering dan ada dimas yang menelepon.


"astrid uda tidur ya,,,,,,??dimas sebenarnya kangen ama astrid tapi masih gengsi.


"belum tidur, astrid lagi nonton drakor"astrid senang sekali siperhatikan oleh dimas.


"aku jadi cemburu, karena kamu lagi nonton cowok ganteng yang ada didrakor itu"dimas cemburu

__ADS_1


"gantengan kamu koq" astrid mulai merayu dimas


" coba kalau aku disitu, aku ga bakalan kasih kamu nonton film drakor. cukup aku saja yang ganteng ini yang kamu lihatin!! dimas mulai berani menggoda astrid.


"hahahahaaa......."astrid tertawa dengan candaan dimas kepadanya.


"masa aku harus saingan ama mereka hahahaaa...!! dimas merasa hari-harinya semakin berbunga setelah keberadaan astrid.


"astrid.... ternyata kamu enak diajak ngobrol ya, aku pikir kamu itu nenek lampir..." dimas mulai konyol dengan astrid


"aku juga awalnya benci lihat kamu, karena ngeselin. mirip monster hahaaaa..."astrid mulai membalas


"monster ganteng donk" kata dimas


Tiba-tiba dimas mendengar suara teriakan ibunya yang sangat kencang. sontak dimas kaget dan panik karena tak pernah mendengar ibunya berteriak sekencang itu.


" astrid uda dulu ya, aku mau lihat ibu dulu.


sampai ketemu besok ya! dimas langsung mematikan ponselnya dan buru-buru menghampiri ibunya yang daritadi menjerit.


Astrid masih terpelongo melihat ponselnya langsung ditutup oleh dimas.


"ibu dimas kenapa ya, koq aku jadi panik begini" astrid mulai panik dengan dimas.

__ADS_1


kemudian astrid melanjutkan nonton film drakornya kembali.


walaupun matanya tertuju ke film drakor tapi astrid malah memikirkan dimas. "dimas kapan kamu mengutarakan isi hatimu kepadaku, aku ga sabaran lagi menjadi pacarmu" astrid dalam hati "apakah dimas hanya mempermainkan perasaanku saja, jangan-jangan hanya aku saja yang mencintai dimas apa adanya??aduh... astrid kenapa kamu seperti ini semenjak kenal dengan dimas" astrid masih saja dalam lamunannya. sesekali dia melihat lagi ponselnya, belum ada kabar dari dimas.


Tiba ponsel astrid berdering, astrid semangat kalau itu pasti dimas dan ternyata bukan dimas melainkan rangga. Astrid jadi sedih karena bukan pria yang diharapkan yang meneleponnya.


"haloo.. iya rangga ada apa"astrid kesal karena bukan dimas


"halo gadis cantik... koq daritadi aku telepon kamu koq sibuk banget teleponnya ya" rangga sudah dari tadi mencoba menghubungi astrid tapi sibuk terus.


"tadi lagi telponan ama temanku"astrid berbohong untuk menghindari konflik


"astrid besok aku kerumahmu ya, kita nonton bareng ke bioskop" rangga masih berusaha meyakinkan astrid walaupun dia tau kalau astrid tak pernah mencintainya selain sebatas teman dekat.


"astrid besok pergi rangga, uda ada janji"astrid masih berbohong kepada rangga


"kamu sudah ada pacar ya"rangga langsung to the point bicaranya walaupun perih rasanya.


"maaf rangga, kita itu hanya teman, ga lebih dar teman dekat."astrid mulai merasa bersalah dengan sikapnya.


"astrid... aku mungkin bukan pria yang kamu cintai. tapi aku akan selalu berdoa dan berharap suatu saat kamu akan mencintaiku. aku akan selalu setia menunggumu karena cintaku takkan berubah" dimas langsung menutup ponselnya terlebih dahulu karena dia kecewa untuk kesekian kalinya.


Astrid hanya terdiam membisu, malam itu serasa cukup panjang dan melelahkan dan astridpun langsung tertidur pulas

__ADS_1


__ADS_2