
Tidak seperti biasanya Dimas tidak ada kabar sedikitpun hari ini. Astrid mencoba menghubungi kekasihnya tetapi tidak ada respon. sudah lebih 20 kali astrid menelepon dan mengirim sms tapi tidak ada balasan.
"tumben dimas ga angkat teleponku?? mungkin dia sibuk" Astrid melanjutkan pekerjaannya lagi. Astrid melihat jam sudah pukul 3 sore.
"Ayu aku pulang duluan ya, besok aku ga kekantor mau ketemu klien. kamu yang handle besok ya, kalau ada perlu, kamu telepon aja" astrid memasukkan laptopnya dan keluar ruangannya menuju ruang parkir.
" sip.. nona cantik, salam ama ayah ama ibu ya!! ayu sudah mengangap keluarga besarnya adalah keluarga astrid. Selama bekerja bersama ayah astrid, Ayu sudah bisa hidup mandiri, punya mobil dan rumah.
Kalau akhir pekan, pasti kerumah astrid. Hanya saja ayu belum punya kekasih karena terlalu sibuk dengan karirnya.
Mobil astrid memasuki area rumahnya, sudah ada pak yanto lagi mencuci mobil Bambang. Sampai di dalam rumah astrid langsung ke dapur karena mencium aroma goreng pisang. Ada mbok elly dan ibu retno disana.
__ADS_1
Walaupun mbok elly ada disana, Ibu retno pasti bantuin mbok elly memasak di dapur karena ibu retno memang lebih suka memasak dan menjamu suaminya.
Astrid memeluk retno dan mbok elly,
" aku jadi lapar nih... asyik ada goreng pisang, cocok nih dengan kopi hitam" semenjak bekerja, astrid sudah menyukai minum kopi.
" papa mana, koq ga keliatan?? astrid mencari papanya karena belum keliatan semenjak pulang kantor
" papa... ada kabar bahagia" astrid memeluk ayahnya
" kabar apa putriku yang cantik" bambang meletakkan kaca matanya dimeja.
__ADS_1
" ayah hasil meeting hari ini lancar dan proyeknya bulan ini sudah mulai berjalan dan tadi rangga telepon astrid katanya dia mau ngajuin proyek karena mereka buka perusahaan lagi dan dia ingin perusahaan kita yang menyediak design dan furniture disana.
" bagus donk, ternyata putri papa bisa diandalin juga padahal baru setahun kamu bekerja. semoga dengan kegigihan kamu perusahaan papah lebih diakui mutu dan kualitasnya, harapan papa ada sama kamu, papa dan mamamu sudah 20 tahun mendirikannya mulai dari nol" bambang merasa putrinya mengikuti jejaknya sebagai pekerjq keras.
mbok elly masuk keruang kantor " kopi dan gorengannya uda non" mbok elly keluar menuju dapur dan menyiapkan menu makan malam untuk mereka.
Astrid dan bambang duduk di teras sambil menikmati bunga dan koleksi burung bambang dan ditemani ibu retno. Astrid melihat kembali telepon gemgamnya belum ada kabar juga dari dimas. sambil menikmati gorengan dan menyerup kopi hitam membuat rasa lelah hilang seketika.
Selesai menikmati goreng pisang dan kopi hitam astrid pergi kekamarnya ubtu mandi. Dikamar mandi astrid melakukan ritualnya, sambil keramas astrid memijat kepalanya sambil melamun memikirkan kekasihnya tak ada kabar.
Keluar dari kamar mandi dan mengeringkan rambutnya yang panjang dengan hairdryer. Astrid memakai handbody dan cream malamnya. astrid tidak ikut makan malam karena masih kenyang dan memilih tetap dikamar bersama laptop kesayanganya. sudah malam belum ada kabar juga dari Dimas. Teleponnya juga beluma ada respon, Karena hari ini cukup melelahkan, astrid akhirnya tertidur dengan pulas dan Dimaspun sama sekali tidak ada kabar dan bukan kebiasaanya mulai mereka berpacaran.
__ADS_1