
Astrid merasa nyaman berada disamping Dimas, begitu juga dimas sebaliknya. Astrid pasrah saja mau dibawa dimas, dia hanya tinggal duduk manis diatas motor dimas.
"Astrid kita nyari makan dulu ya, baru aku anter pulang ke rumah" dimas merasakan perutnya sudah keroncongan.
"aku juga uda lapar" sahut astrid. akhirnya tiba juga ke sebuah cafe tempat biasa dimas nongkrong ama teman-temannya. Dicafe itu ramai dikunjungi anak muda.
Dimas dan astrid ambil meja paling pojok, dan dimas segera memanggil pegawai cafe tersebut. Dimas dan astrid memesan makanan dan minuman.
Sebelum pesenan tiba, mereka tiba-tiba terdiam seperti salah tingkah. muka astrid memerah karena dimas ga sadar memandangi astrid dari tadi.
"hmmm...." astrid mulai grogi
Akhirnya dimas tersadar kalau dia sudah terlalu lama memandangi astrid dengan penuh perasaan.
Dalam hati dimas berkata" aduh malunya" wajah dimas memerah karena malu.
Astrid bergumam dalam hati" apa ada yang salah di wajahku ya" seru astrid dalam hati.
__ADS_1
Tidak lama kemudian makanannya pun tiba dan merekapun makan dengan lahapnya.
"Astrid tadi koq ada rangga, menjemput kamu?? dimas mulai cemburu
" iya dimas, kamu jangan salah paham ya" astrid mulai salah tingkah.
" ga koq, cuma aq heran aja kalau setiap ketemu sama rangga pasti dia ga suka kalau aku terlalu dekat denganmu" dimas mulai menceritakan kegalauan hatinya. tapi astrid hanya diam saja tak bergeming.
"Astrid besok malam minggu kamu ga kemanakan?? yuk nonton bioskop, ada film terbaru". dimas berharap tidak ditolak karena mereka belum pernah pergi berduaan.
"Boleh, aq ga pergi kemana-mana dimas!!.
" kuliahku lancar, doain ya tahun depan aku uda skripsi, kamu gimana apakah melamar kerja" astrid cerita planningnya ke dimas.
" wah... moga lancar ya, aku uda mulai melamar kerja, minggu depan aku ada interview. doain ya aku diterima kerja!!. dimas senang karena saling mendoakan.
" aku doain ya supaya diterima kerja, dan jangan lupa ya gaji pertamanya dibagi amaku ya,hahahaaa..." astrid mulai bercanda
__ADS_1
" Tenang aja astrid, nanti spesial untukmu " dimas dan astrid mulai bercerita dan sekali- kali dimas buat candaan dan menggoda astrid. Astrid dan dimas terlena hingga lupa waktu kalau sudah sore.
Para tamu yang makan selalu melirik mereka berdua karena serunya berbicara. ada yang memuji dan tersenyum melihat mereka berdua karena mereka adalah pasangan serasi.
Kemudian dimas mengajak astrid segera pulang karena uda mulai sore.
Jarak kampus dengan rumas astrid ga jauh, hanya sekitar 30 menit dari kampus ke rumahnya.
Sampai dirumah, dimas melihat ibu retno lagi duduk diteras. dimas tersenyum dan menyapa ibu retno.
" sore tante, apakabarnya sehat??. dimas me dekatkan dirinya kepada ibu retno, karena ini baru pertama kalinya mereka bertemu.
" sore juga nak, namamu siapa?? ibu retno penasaran melihat cowok yang mengantar putrinya.
"nama saya Dimas tante, saya tadi habis jemput astrid dari kampus" dimas berusaha kepada ibu retno.
Ibu retno dan dimas mulai berbincang-bincang dan sekali-kali tertawa. sepertinya ibu retno kasi sinyal kepada astrid kalau ibu retno suka dengan dimas. walaupun astrid hanya tersenyum melihat ibunya dan dimas cerita panjang lebar. Astrid merasa lega kalau orangtuanya suka dengan pembawaan dimas yang sangat dewasa dan sopan kepada yang lebih tua.
__ADS_1
Kemudian dimas pamit pulang dan kemudian pergi kerumahnya lagi.