CINTAKU YANG RUMIT

CINTAKU YANG RUMIT
Bab 47


__ADS_3

Dimas semakin terpuruk mendengar kabar pernikahan astrid dan rangga dari temannya yuli dan andi. Sebelum yuli dan Andi kembali ke amerika, Dimas membuat janji dengan sahabatnya yuli dan andi di sebuah restoran.


Dari jauh terlihat datang dengan wajah senyum melihat kedua sahabatnya dan memeluk mereka berdua. Yuli dan andi melihat Dimas jauh berubah tidak seperti Dimas yang dia kenal.


Dimas seperti tidak terurus dan lebih kurus. "kamu kurusan sekarang dimas" yuli penasaran


"gimana pernikahan rangga dan astrid?? pasti astrid cantik ya, coba kalau aku memilih astrid mungkin aku yang berdiri di posis rangga" wajah dimas menunduk dan mencoba menahan air matanya.


Andi menepuk dada sahabatnya" mungkin kalian tidak jodoh, cobalah untuk ikhlas"


"menyesal ga ada gunanya dimas, sekarang astrid sudah bahagia dengan pernikahannya, kami melihat astrid begitu bahagia hidup dengan rangga, rangga begitu mencintai astrid dengan tulus" dimas hanya mendengar


"gimana rencana pernikahanmu dengan wulan, bukannya sudah ditentukan?? yuli penasaran

__ADS_1


"aku ga jadi nikah dengan wulan, ternyata dia selingkuh di belakangku. selama ini dia menerima bertunangan denganku karena paksaan ayahnya. Wulan hamil dengan selingkuhannya dan terpaksa memilih lelaki itu untuk menjadi suaminya. Akhirnya aku keluar dari perusahaan itu dan bekerja diperusahaan asing" Dimas menunjukkan wajah penyesalan


Yuli dan andi menarik napas panjang mendengar cerita sahabatnya


"aku mungkin kena karma yuli..., disaat astrid bisa melupakanku disitulah aku sadar bahwa aku tidak bisa hidup tanpa astrid, hidupku hancur karena keserakahanku sendiri" yuli dan andi tak bergeming


"kalu punya foto pernikahan astrid?? aku ingin melihatnya sebentar!! yuli memberikan beberapa foto pernikahan astrid.


Satu persatu dimas membuka foto astrid dari handphone yuli, dimas menangis memandangi foto astrid dan rangga


"senyum astrid begitu bahagia sekali disamping rangga, dulu waktu pacaran denganku astrid tidak pernah sebahagia itu didepanku" dimas mengingat kenangan lama tentang astrid.


"wajarlah tidak bahagia karena kamu hanya memikirkan dirimu sendiri, astrid selalu mengalah dan menuruti keinginanmu tanpa pernah bertanya tentang perasaan astrid selama ini" andi menendang kaki yuli agar tidak melanjutkan kata-katanya.

__ADS_1


"aku menyesalinya yul" dimas makin hancur mengingatnya


"penyesalan selalu datang terlambat dimas, tapi aku bahagia melihat astrid menikah dengan rangga. akhirnya Tuhan menjawab doanya dan memberikan suami yang begitu tulus mencintainya"


Andi menendang kaki yuli untuk mengingatkan yuli atas ucapannya tapi yuli tidak peduli atas teguran suaminya.


"ga ada obrolan yang lain ga sich, suasana jadi ga enak begini" andi mengalihkan topik pembicaraan.


Dimas hanya diam saja, tidak tau harus bicara apa lagi kepada sahabatnya.


"kalau ga ada lagi yang mau dibicarakan, kita pulang aja sayang. aku kecewa berat sama dimas karena menyakiti perasaan sahabat dekatku. aku mempercayakannya kepada astrid malah dipermainkan" yuli menarik paksa suaminya andi agar meninggalkan dimas.


"dimas.. maaf ya, kita buru-buru pulang" andi terpaksa mengikuti keinginan istrinya karena kesal. Dimas masih terdiam dan memanggil pegawai untuk memberinya anggur.

__ADS_1


Dimas masih mengingat satu persatu kenangan bersama astrid. semakin dia berusaha melupakannya semakin tersiksa batinnya apalagi mengingat foto astrid tersenyum bahagia dengan rangga.


__ADS_2