Cowok Cupu Vs Cewek Bar Bar

Cowok Cupu Vs Cewek Bar Bar
Pergi Ke Club


__ADS_3

"Iya Kak. Ayo Bu, Bastian antar Ibu pulang dulu habis itu Bastian mau lanjut nyari Bella."


"Biar Ibu kamu kami yang antar Bas. Ibu minta tolong, temuin anak Ibu ya.


"Iya Bu. Bastian janji akan bawa Bella pulang. Kalo gitu Bastian langsung pergi cari Bella dulu" pamit Bastian.


"Hati-hati Bas."


Setelah Bastian pergi, Sari, Lilis dan Daniel pun masuk ke dalam mobil.


*****


"Gimana? Masih berani lo lawan gue lagi hah?" ucap Bella di depan King yang kini sudah tak berdaya di hadapannya. Pasalnya mereka baru saja beradu kekuatan di ring bela diri. Alhasil, Bella yang berhasil mengalahkan King.


"Hari ini gue ngaku kalah. Tapi lain kali, lo yang bakal kalah" ucap King yang berdiri.


"Terserah lo. Mau di balapan, bela diri. Lo bakal kalah mulu" ejek Bella.


"Tapi lain kali gue pasti bakal menang. Oh ya selamat buat lo Qween, seperti biasa hadiahnya udah gue transfer.


"Bagus. Sebenarnya lo itu siapa sih? Buka dong topeng lo" ucap Bella.


"Lo dulu. Setelah lo buka topeng lo, baru gue juga bakal buka topeng gue" ucap King.


"Wlaupun gue penasaran banget sama lo, gue nggak akan buka topeng gue" ucap Bella.


"Kayanya gue harus pake cara lain nih. Biar gue tau siapa Quen sebenarnya" batin King. Tiba-tiba sebuah ide muncul di otaknya.


"Eh Queen. Lo mau nggak gue ajak club? Kita senang-senang di sana buat ngerayain kemenangan lo" tawar King.


"Nggak bisa. Lo nggak boleh ngajak dia. Dan lo Queen, lo nggak boleh ikut sama dia" ucap Ana.


"Apa salahnya gue ikut? Gue juga butuh kesenangan, gue butuh hiburan. Lagian udah lama juga gue nggak ke tempat itu" ucap Bella.


"Lo gila ya? Kalo dia punya niat jahat sama lo gimana? Kalo lo pergi, gue juga ikut" ucap Ana.


"Udah Ana, lo pulang aja. Kasian nyokap lo, pasti dia lagi nungguin lo di rumah.


"Tapi gue nggak mau biarin lo pergi sama King."


"Nggak usah khawatirin gue. Lo tau kan gue siapa? Gue sahabat lo, gue bisa jaga diri gue sendiri."


"Lo yakin?"


"Yakin. Udah sana lo pulang."


"Yasudah gue pulang. Dan lo King, awas ya lo apa-apain teman gue. Gue hajar lo" ancam Ana.


"Siapa juga yang berani sama dia? Lo nggak


liat muka gue boyok kaya gini."


"Iya juga sih. Gue pulang ya Queen, jaga diri lo."


"Iya ah bawel" ucap Bella. Lalu Ana segera pergi menggunakan taxi online.


"Ayo kita pergi Queen.


"Ayo" ucap Bella menaiki motornya.

__ADS_1


"Dasar bodoh lo Queen. Gue yakin, di balik topeng lo ada wajah yang cantik. Setelah gue berhasil bikin lo mabuk di club, gue bakal balas dendam sama lo" ucap King tersenyum jahat menatap motor Bella yang sudah malaju di depannya.


Bau alkohol yang menyengat hidung, lampu kerlap kerlip serta alunan musik terdengar keras di telinga memenuhi tempat ini. Ada banya anak muda sedang mabuk-mabukkan dan bergoyang mengikuti alunan musik.


Setelah memasuki Club, Belladan King duduk di meja yang sudah di sediakan.


"Mau minum nggak Queen?" tanya King.


"Gue ke sini mau hibur diri, bukan mau minum-minum. Lagian gue nggak suka sama alkohol" ucap Bella.


"Ayolah Queen, coba dikit aja. Gue yakin, setelah lo minum, beban lo bakal hilang."


"Lo budek ya? Gue bilang nggak ya nggak. Jangan maksa dong" bentak Bella.


"Gawat. Kalo gue bikin dia marah, dia pasti bakal pergi dari sini dan gue nggak dapat apa yang gue mau" batin King.


"Yaudah kalo lo nggak mau. Tapi jus mau kan?"


"Iya"


"Oke, tunggu sini ya, gue ambilin jus buat lo.


King menjauh dari Bella dan menuju tempat minuman.


"Mau minum Mas?"


"Nggak! Gue mau jus aja.


"Oke, ini Mas."


"Mmm"


King kembali ke tempat dimana Bella duduk sambil menikmati kacang kulit di tangannya.


"Punya lo mana?"


"Gue nggak haus, lo aja yang minum."


Rara mengangguk. Lalu dia meminum jus tersebut.


"Bodoh lo Queen. Habisin jus itu, setelah itu baru gue akan tau siapa lo dan akan nikmatin lo" batin King tersenyum menatap Bella.


"Ngapain lo senyum gitu?" tanya Bella.


"Emang nggak boleh?"


"Terserah lo" setelah mengatakan itu, mereka kembali diam menimati suasana di tempat itu.


"Auhh!"


"Lo kenapa?" tanya King saat Bella memegang pelipisnya.


"Nggak, gue nggak papa. Cuman pusing dikit."


"Bagus. Itu artinya, obatnya mulai bekerja" batin King tersenyum bahagia, karena jus yang diminum Bella sudah di campur obat olehnya.


"Eh lo mau kemana?"


"Gue mau pulang, kayanya gue nggak enak badan" ucap Bella yang berdiri dari duduknya.

__ADS_1


"Gue antar ya?"


"Nggak usah gue---"


Brukkk!


Rara yang mulai terpengaruh obat itu ambruk di pelukkan King.


"Hahaha, gue mau pulang" ucap Bella yang mulai ngaur.


"Iya, iya ayo kita pulang.


"Mmm makasih King yang ganteng" racaunya.


"Ini saatnya rencana di mulai" ucap King. Dia lalu memapah Bella keluar dari Club menuju motornya yang ada di parkiran.


"Gue boleh nggak buka topeng lo?" tanya King saat mereka sudah berada di luar.


"Jangann!" jerit Bella saat tangan King akan membuka topengnya.


"Kenapa?"


"Nanti lo bakal jatuh cinta sama gue, hahaha."


"Oke. Tapi lo mau ikut gue ya."


"Gue mau pulang, kasian nyokap gue di rumah" ucap Bella.


"Tapi gue nggak peduli sama dia. Gue benci nyokap gue"racaunya lagi.


"Yaudah, lo ikut gue aja. Gue bakal kasih kebahagiaan buat lo."


"Nggak mau. Gue mau pulang" dengan tanpa sadar, Bella mendorong King menjauh darinya. Dia mulai berjalan sempoyongan menuju motornya.


"Kurang ajar. Kalo gini caranya, gue nggak bisa bawa dia pergi" ucap King. Dia pun langsung menarik pakas tangan Bella untuk ikut dengannya.


"Ayo, ikut gue" ucap King.


"Nggak mau. Lepasin gue. Hiks....hiks Bunda King nakal haha."


"Jangan banyak tingkah lo. Ayo ikut gue" ucap King sambil menyeret Bella.


"Woy! Lepasin dia!!" teriak seseorang di belakangnya membuat King berbalik. Bella yang berhasil lepas dari cengkraman tangan King segera bersembunyi di balik tubuh orang itu. Sedangkan King, dia terpaku menatap orang yang ada di depannya ini.


"Bastian? Ngapain dia disini? Bikin rusak rencana gue aja" batin King.


"Kamu mau apain cewek ini hah?" tanya Bastian.


"Bukan urusan lo. Serahin dia sama gue atau..."


"Atau apa hah? Kamu mau pukul saya? Silahkan, saya nggak takut" ucap Bastian.


"Nggak-nggak. Gue nggak bisa mukul lo Bastian. Mendingan gue pergi aja dari pada harus lawan lo" batinnya. Setelah itu, dia menaiki motornya meninggalkan Bastian dan Bella.


"Kamu nggak papa kan?" tanya Bastian lembut.


"Bastian hiks... Dia mau jahat sama aku" ucap Bella membuat Bastian memgerutkan keningnya.


"Bastian? Kok dia bisa tau nama aku?" ucapnya bingung. Tangannya perlahan terangkat untuk membuka topeng milik Bella.

__ADS_1


"Bella? Jadi ini kamu?


"" Ucap Bella manja sambil memeluk Bastian dengan erat.


__ADS_2