Cowok Cupu Vs Cewek Bar Bar

Cowok Cupu Vs Cewek Bar Bar
Tertangkap Nya Findi


__ADS_3

"Nggak tau Kak. Tiba-tiba aja mobilnya mati. Kayaknya nggak pernah di service ya?"


"Iya sih, gue jarang service mobil-mobil gue. Lo tau sendiri kan gue super sibuk."


"Terus gimana dong?"


"Ya kita cari kendaraan lain aja." Bella pun hanya pasrah lalu keluar duluan dari mobil.


"Ini kesempatan yang aku tunggu. Selamat tinggal Bella." batin Feli sambil menyalakan mobil lalu melesat meninggalkan Bella.


"Eh Feli tungguin gue woyyy! FELII!" teriak Bella sambil mengejar mobilnya.


"Kok dia ninggalin gue sih? Awas aja ya lo Fel, gue hajar lo entar." gerutunya sambil mengatur nafas yang mulai tidak beraturan.


"Kenapa?" Bella yang terkejut langsung menoleh ke samping. "Bastian?."


"Kamu ngapain disini Bel? Lagi nungguin taksi ya?" tanya Bastian.


"Enggak. Tadi gue sama Feli naik mobil, eh nggak taunya Si Feli malah ninggalin gue gitu aja. Sekarang gue nggak tau harus naik apa ke sekolah."


"Kalo kamu mau--"


"Gue mau." jawab Bella dengan cepat kemudian dia langsung menaiki sepeda Bastian.


"Pegangan Bel, nanti kamu jatuh." Bella hanya mengangguk lalu Bastian mulai mengayuh sepedanya.


"Ini pasti ulahnya Feli. Dia sengaja ninggalin gue biar gue bisa di bonceng sama Bastian. Awas aja, gue hantam dia nanti." batin Bella.

__ADS_1


Selama perjalanan tak ada yang membuka suara. Keduanya hanya fokus pada dunia masing-masing. Hingga tak terasa akhirnya mereka sampai di gerbang sekolah. Namun mereka terkejut saat melihat mobil polisi yang terparkir di sana.


"Kok ada polisi di sekolah kita?" tanya Bastian


"Gue juga bingung ada apa ini." ucap Bella.


"Ternyata Si Feli orangnya kejam ya? Sampai-sampai dia tega bunuh orang." ucap salah satu siswa yang sedang mengobrol. Bella yang mendengarnya di buat terkejut.


"Iya, aku juga nggak nyangka loh. Ternyata di balik penampilan dia yang cupu tersimpan rahasia yang selama ini kita nggak tau." sahut yang lain.


"Heh! Kalian lagi ngomongin apa hah?" Bella yang tak tahan mendekati mereka


"En-enggak Queen." para Siswa itu terlihat ketakutan saat melihat tatapan tajam Rara


"LO MAU JAWAB ATAU---" ucapan Bella terhenti saat beberapa polisi datang dengan membawa Feli.


"Eh Bella, mending lo minggir. Cewek ini nggak pantas lo bela tau nggak!" ucap Findi.


"Eh, diam ya lo. Gue nggak lagi ngomong sama lo. Ngerti!"


"Kak tolong aku." ucap Feli. Bella hanya nengangguk kemudian kembali meminta jawaban polisi.


"Anak ini, dia sudah melakukan pembunuhan terhadap teman sekelasnya Wulan beberapa bulan yang lalu." ucap polisi.


"Itu bohong Pak, dia nggak lakuin semua itu." ucap Bella.


"Percuma lo belain dia mati-matian. Karna semua bukti udah nunjukkin kalo dia memang pelakunya." ucap Findi.

__ADS_1


"Bukannya lo ya pelakunya." ucapan Bella berhasil membuat Findi tak berkutik lagi.


"Angkat tangan!" beberapa polisi yang ingin membawa Feli langsung mengangkat tangannya saat beberapa polisi yang baru datang bersama Jack langsung menodongkan senjata mereka. Ternyata polisi yang pertama adalah palsu, lalu mereka semua langsung di amankan oleh pihak polisi yang asli. Sementara di sisi lain, Findi terlihat pucat karna rencananya gagal.


"Hampir aja lo telat Jack." ucap Bella. Jack. hanya tersenyum sambil mengangkat jempolnya.


"Eh-eh, lepasin saya." ucap Findi saat polisi juga menangkapnya.


"Kamu kami tahan atas kasus pembunuhan saudari Wulan."


"Enggak itu, bohong. Saya nggak lakuin itu Pak." Findi membela diri.


"Sayang tolong aku. Aku nggak bersalah sayang." ucapnya pada Jack. Namun Jack hanya mengacuhkannya saja.


"Dengar ya Fin, Jack udah tau siapa lo yang sebenarnya. Dan dia juga yang udah kasih bukti pembunuhan itu sama polisi. Dan asal lo tau, Jack cuman pura-pura jadi pacar lo. Udah Pak, bawa aja dia." ucap Bella. Polisi pun langsung membawa Findi pergi.


"Kak!" Feli langsung memeluk Bella. "Makasih udah mau nolong aku."


"Sama-sama. Kemarin kan udah gue bilang bakal bantuin lo. Selain itu, ini juga berkat Jack."


"Nggak juga. Kalo bukan Bastian yang kasih tau gue tentang rencana Findi, semuanya nggak akan berhasil." ucap Jack merangkul Bastian.


-Flashback_On


Saat itu setelah pulang sekolah, Bastian mengendarai sepedanya menuju warung baksonya. Namun saat di perjalanan, dia melihat Findi dan kedua temannya sedang mengobrol bersama beberapa pria.


"Mau ngapain ya mereka? Jangan-jangan mereka mau rencanain sesuatu."

__ADS_1


Mereka lalu menguping pembicaraan mereka tanpa mereka ketahui.


__ADS_2