
"Emang lo tau siapa yang udah nyekap lo di hutan itu?" tanya Bella.
"Iya, aku tau siapa orangnya. Sebenarnya mereka bukan mau nyekap aku, tapi orang lain" Bella mengenyitkan keningnya bingung.
"Maksud lo, mereka salah nyekap orang? Terus siapa yang mau mereka sekap di gubuk itu?"
"Kamu!"
"Hah...gue? Maksudnya gimana? Gue nggak ngerti."
"Jadi...." Feli menceritakan yang sebenarnya pada Rara
--Falshback_On
"Feli!" Feli yang sedang berjalan menuju bis yang akan mengantarkan mereka pulang tiba-tiba berhenti saat ada yang memanggilnya. Orang itu segera menariknya menjauh dari keramaian para siswa.
"Jack? Kenapa kamu bawa aku ke sini?" tanya Feli. Ya, Feli yang baru saja menariknya.
"Nanti aku ceritain, sekarang kamu ikut aku.
"Kemana?"
"Nanti kamu juga bakalan tau. Ayo!" Lagi-lagi Jack menarik tangan Feli untuk masuk kembali ke tempat dimana mereka mendirikan tenda. Lalu mereka pun berhenti di depan sebuah tenda yang dimana, tenda itu tak jauh dari tenda Bella dan teman-temannya juga Feli tidur.
"Ada apa sih Jack?"
"Dengarin aku, Findi dan teman-temannya bakal nyekap Bella di hutan ini dan bakal ninggalin dia disini.
"Apa!!? Mereka benar-benar keterlaluan, aku nggak akan biarin itu terjadi sama Bella Emang kamu tau ini dari mana?"
"Tadi pas aku lewat tenda mereka, aku nggak sengaja dengar rencana mereka.
"Kapan mereka mau lakuin itu?"
"Sekarang......nah, itu mereka. Sara sama Aril mereka udah jalan ke tenda kalian dan masih ada di sana" ucap Jack menunjuk ke arah Aril dan Sara yang berjalan ke arah tenda.
"Gawat!! Terus sekarang kita harus gimana?" tanya Feli yang mulai panik.
"Aku ada ide. Aku bakal ngalihin perhatian mereka, dan kamu cepat keluarin Bella dan sana."
"Ide bagus" setelah itu, mereka berdua melakukan tugas masing-masing.
"Kak!" Feli menghampiri Bella yang baru saja membereskan barang-barangnya.
"Hmm!" dehemnya tanpa menatap Feli.
"Aku mau minta maaf soal kata-kata aku yang kemarin. Aku sama sekali nggak bermaksud buat---"
"Udah diam! Gue juga nggak peduli lo ngomong apa kemarin, karena gue benci sama lo. "
__ADS_1
"Huffh.....aku cuman mau bilang itu aja kok Kak, ohya aku hampir lupa, kamu di panggil sama Bunda.
"Buat apa?"
"Aku juga nggak tau Kak, coba kamu kesana aja.
Tanpa basa-basi Bella pun keluar dari tenda meninggalkan Feli.
Sementara di luar tenda, Jack sudah melakukan tugasnya untuk mengalihkan perhatian Aril dan Sara. Setelah mereka berdua akan berjalan menuju tenda, Jack bernafas lega saat melihat Bella sudah keluar sebelum Aril dan Sara masuk.
"Akhirnya Bella udah selamat dari mereka. Tapi Feli mana ya? Kok lama banget" ucapnya.
Tak selang beberapa lama, Aril dan Sara keluar dari tenda itu sambil menarik seseorang yang sudah mereka masukkan kedalam karung beras.
"Loh! Perasaan Bella
tadi udah keluar, terus siapa yang mereka bawa. Astaga,... Feli!" dengan berjalan perlahan, Jack mengikut Aril dan Sara sampai kesebuah gubuk tua di tengah hutan.
"Sialan, mereka benar-benar udah keterlaluan" batinnya dengan amarah yang membara.
Setelah Dua orang itu pergi, Jack masuk ke dalam gubuk itu.
"Feli!"
"Jack, tolongin aku" ucap Feli.
"Aku gantiin posisi Kak Bella biar mereka pikir mereka udah berhasil nyekap dia disini.
"Kamu selalu aja berkorban buat dia, tapi dia sama sekali nggak tau itu" ucap Jack.
"Udah lepasin ikatannya, tangan aku sakit.
"Iya, iya" Jack akan melepaskan ikatan Feli, namun sebelum itu ponselnya tiba-tiba berdering.
"Findi nelfon aku. Bentar ya" ucapnya lalu mengangkat panggilan dari Findi.
"Halo!"
[Halo sayang, kamu dimana sih? Aku nungguin kamu loh dari tadi]
"Iya sayang, maaf ya. Aku lagi ada di tenda nih, bentar lagi aku kesana.
[Cepetan ya, bisnya udah mau jalan bentar lagi nih]
"I-iya sayang, bentar lagi aku kesana kok."
Tutt
"Kenapa?" tanya Feli saat melihat Jack panik.
__ADS_1
"Findi nyariin aku sekarang."
"Yaudah kamu pergi aja sebelum mereka curiga" suruh Feli.
"Nggak! Aku bakal lepasin ikatan kamu dulu, baru kita keluar dari hutan ini sama-sama."
"Udah nggak papa. Kamu cepat temuin Findi sebelum dia curiga tentang hubungan kita yang sebenarnya."
"Aku nggak peduli, aku akan tetap lepasin kamu dulu."
"Jangan keras kepala Jack, kita udah sejauh ini dan aku nggak mau semuanya jadi sia-sia.
"Oke, aku akan pergi. Tapi aku bakal kasih tau Bella kamu disini biar dia yang nyelamatin kamu" ucap Jack lalu pergi meninggalkan Feli.
--Falshback_Off
"Jadi mereka mau nyulik gue, dan lo yang gantiin posisi gue?" tanya Bella.
"Iya gitulah. Dan mereka nggak sadar kalau mereka udah salah bawa orang. Untung kita kembar, jadi aku bisa manfaatin itu buat nipu mereka" ucap Feli.
"Maafin gue ya Feli. Gara-gara gue, lo jadi kena masalah. Padahal selama ini gue selalu benci sama lo" ucap Bella sambil menunduk.
"Nggak papa Kak, aku bisa ngerti kok. Kalau aku ada di posisi kamu, aku juga bakal lakuin hal yang sama."
"Hal yang sama maksud lo? Lo bakal benci sama gue kalau lo ada di posisi gue gitu?" tanya Bella sambil melotot.
"Ihh bukan gitu juga kalik
"Udah-udah! Sekarang lo jawab pertanyaan gue, ada hubungan apa lo sama Jack? Bukannya kalian udah putus atau kalian balikkan lagi?" tanya Bella.
"Sebenarnya kami nggak pernah putus Kak."
"What? Jadi selama ini lo berdua pura-pura putus gitu?"
"Iya! Itu kami lakuin buat bongkar kebusukkan Findi" Bella lagi-lagi di buat bingung dengan apa yang di ucapkan Feli.
"Findi? Emang dia ada salah apa sama Jack? Lagian dia pacaran sama Jack juga kan?" tanya Bella.
"Iya tapi Jack juga pura-pura pacarin Findi. Kamu ingat kan sama Wulan?"
"Iya ingat, dia teman sekelas kamu yang mati bunuh diri itu kan?"
"Benar banget. Kamu tau Kak, Wulan itu adalah pacarnya Jack. Sebenarnya dia nggak bunuh diri tapi dia di bunuh, dan pelakunya itu Si Findi."
"Hah? Emang lo tau dari mana?"
"Dari Jack, dia yang kasih tau aku.
"Terus kalau. kalian udah tau, kenapa kalian nggak laporin aja dia ke polisi? Beres.
__ADS_1