Cowok Cupu Vs Cewek Bar Bar

Cowok Cupu Vs Cewek Bar Bar
Hilang Nya Feli


__ADS_3

"Apa-apan sih lo Kak?" tanya Bella menatap tajam Sara.


"Lo yang apa-apaan. Lo itu udah buat Bunda nangis gara-gara ngira lo sama Feli kenapa-napa karena kalian belum juga pulang. Dan sekarang, lo cuman pulang sendiri? Dimana adik Gue? Lo kemanain dia?" bentak Sara.


Bella tak menjawab, dia malah berjalan ke arah Sari lalu duduk di sampingnya.


"Bunda, Bunda kenapa nangis? Liat, aku nggak papa kok" ucap Bella lembut.


"Di mana Feli Bel? Kalian nggak pulang bareng?" tanya Sari dengan sedikit menangis.


"Aku nggak tau Bunda. Aku pikir dia naik Bis tadi."


"Nggak Bel. Bunda udah cek semua Bis, tapi adik kembar kamu nggak ada. Bahkan Meli juga nggak tau dia dimana" ucap Sari.


"Pasti ada sesuatu yang udah terjadi sama dia. Cepat lo cari dia sampe ketemu" suruh Sara.


"Dan kalau terjadi sesuatu sama adik gue, gue nggak akan pernah maafin lo, nggak akan pernah. Ingat itu" ucap Sara pergi meninggalkan Bella dan Sari.


"Bunda tolong maafin aku. Aku nggak bisa nepatin janji aku ke Bunda" ucap Bella menyesal.


"Semuanya udah terjadi. Sekarang kita harus cari di mana dia, Bunda takut terjadi sesuatu sama adik kamu.


"Bunda jangan khawatir ya. Aku akan cari Feli sampe ketemu" ucap Bella.


"Bunda juga ikut, Bunda nggak mau terjadi sesuatu sama kamu."


"Jangan Bund. Bunda di rumah aja, biar aku yang cari Feli."


"Hati-hati sayang.

__ADS_1


"Iya Bunda"


Bella keluar dari rumah setelah mengganti pakaiannya.


"Si Feli pake acara ngilang lagi. Kan jadi gue yang repot. Gue harus cari dia kemana coba. Awas aja kalo ketemu, gue bejek-bejek tu orang.


Di tengah kebingangannya itu, tiba-tiba Bastian datang. Dia langsung turun dari ojek.


"Mau cari Feli kan?" tebaknya membuat Bella menoleh ke arahnya.


"Lho! Kok lo kesini? Ngapain? Trus lo tau dari mana gue mau cari Feli?" tanyanya heran.


"Itu nggak penting. Yang penting sekarang, kita harus jemput Feli."


"Jemput Feli? Berarti lo tau dimana Feli?"


"Yaudah kalo gitu ayo kita pergi sekarang.


"Eh tunggu dulu" Bastian mencegah Bella.


"Apa?"


"Bayarin ojek aku dulu dong. Seoalnya aku lupa bawa uang" ucap Bastian kikuk.


"Iya, iya"


Bella pun membayar ojek yang sudah di naiki Bastian. Lalu mereka pun masuk ke dalam mobil Bella.


"Kok kita naik mobil? Nggak naik motor?" tanya Bastian.

__ADS_1


"Ya kali kita naik motor. Terus Si Feli mau lo dudukkin di mana kalo kita naik motor? Di ban motor?"


"Hehe! Iya, ya" Bastian menggaruk tengkuknya yang tak gatal.


"Ohya, lo tau tempat Feli sekarang dari mana?" tanya Bella memecahkan keheningan mereka.


"Liat ini" Bastian memperlihatkan isi pesan yang dia terima tadi pada Bella.


"Feli di sekap di gubuk di tengah hutan tempat kita camping."


"Siapa yang kasih tau lo?"


"Nggak tau, nomornya nggak di kenal."


Setelah itu, suasana kembali hening. Bella fokus menyetir, sedang Bastian fokus pada ponselnya.


*****


Setelah sampai di tempat tujuan, Bastian dan Bella bergegas masuk ke dalam hutan tempat dimana Feli berada. Suasana yang sepi dan gelap membuat keduanya terlihat ketakutan.


"Bas, gue takut" lirih Bella.


"Tenang ya, jangan takut ada aku. Pegang tangan aku, jangan di lepas" Bella menurut dan langsung memegang tangan Bastian erat.


"Arahin senternya ke depan Bel" suruh Bastian.


"Iya"


Sudah cukup jauh mereka menelusuri hutan itu, namun belum ada tanda-tanda mereka menemukan gubuk yang di maksud.

__ADS_1


__ADS_2