Cowok Cupu Vs Cewek Bar Bar

Cowok Cupu Vs Cewek Bar Bar
Clbk


__ADS_3

"Ada apa ini? Kenapa kalian teriak-teriak?" tanya Pak Guntur saat sampai di tenda di mana suara teriakkan itu berasal. Namun yang di tanya hanya diam dengan wajah yang terlihat ketakutan.


"Findi, Aril, Sara. Jawab pertanyaan Bapak, kenapa kali teriak-teriak?


" a-ada ular Pak" jawab Findi.


"Ular? Dimana?"


"Di dalam tenda kita Pak" jawab Aril.


"Kalian cepat keluarkan ular itu" suruh Pak Guntur pada dua Siswa. Lalu para siswa itu pun mengeluarkan ular tersebut dari dalam tenda lalu membuangnya.


"Bagaimana mungkin ular itu bisa masuk ke tenda kalian bertiga? Padahal kawasan ini sudah di bersihkan dan di pastikan tidak ada satupun ular disini. Lalu kenapa ular itu ada dan masuk ke tenda kalian?" tanya Pak Guntur.


"Nggak tau Pak" ucap Aril.


"Iya Pak nggak tau. Padahal semalam ular itu udah kami taruh di tendanya si Feli sama teman-temannya. Eh tiba-tiba aja udah ada di tenda kami" ucap Sara membuat Findi dan Aril menepuk jidat sendiri karna ulahnya yang sudah membongkar kejahatan mereka sendiri.


"Oh jadi kalian mau jailin Feli pake ular itu? Wah-wah nggak bisa di biarin nih Pak. Semalam kan saya di hukum, jadi mereka juga harus dapat hukuman dong Pak, biar adil" ucap Bella.


"Iya Pak."


" betul tuh Pak. Hukum mereka" ucap para siswa yang mendukung ucapan Bella.


"Kalian bertiga akan Bapak hukum. Kalian harus masak makan siang untuk kita semua nanti" ucap Pak Guntur.


"Jangan dong Pak, saya nggak bisa masak" mohon Findi.


"Saya juga Pak. Tolong di ganti ya Pak hukumannya" ucap Aril.


"Tidak ada tawar- menawar. Pokoknya kalian harus masak buat makan siang nanti. Awas aja kalo nggak enak, kalian akan Bapak suruh tidur di tengah hutan sana" ucap Pak Guntur.


"Mampus kalian. Itu akibatnya kalo berani ganggu orang yang gue sayang" batin seseorang yang berada di belakang gerombolan para siswa.


"Ayo semuanya, kita kembali ke lapangan.


"Huuu!"


Seluruh siswa meneriaki Findi cs.

__ADS_1


*****


"Baik anak-anak, kita akan lanjutkan kegiatan kita di hutan ini. Kegiatan kita yaitu mencari jejak. Kelompok yang paling banyak mendapat bendera dan sampai duluan ke sini, itu akan menjadi pemenangnya" ucap Pak Guntur. Kemudian nama-nama kelompok pun di bacakan.


"Dan kelompok terakhir yaitu, Laura, Ana, Bastian, Feli, Meli dan Jack.


"Ayo semuanya, kelompok pertama silahkan jalan duluan" satu persatu, kelompok kini sudah berjalan menyusuri hutan.


"Terus kami ngapain di sini Pak?" tanya Findi. Ya, hanya Findi dan kedua temannya yang tersisa.


"Kalian di sini saja, malah bikin celaka teman yang lain lagi kalau kalian ikut. Mending kalian persiapan masak saja, awas kalo nggak enak" ucap Pak Guntur lalu meninggalkan mereka.


"Ihhh ini semua gara-gara Feli" ucap Aril kesal.


"Gue heran, kenapa ular itu bisa ada di tenda kita ya? Siapa coba yang mindahin" tanya Findi.


""Apa mungkin Bella yang mindahin? Kan dia selalu nolong Feli, ucap Aril.


"Gue rasa bukan Bella deh. Dia kan semalaman di depan api unggun sampe pagi. Jadi nggak mungkin dia tau kalo kita naruh ular itu di tenda Feli ucap Findi.


"Terus gimana dong ini? Masa iya kita harus masak sih? Kan nggak lucu seorang Sarah masak" ucap.


"Emang gue salah apa sih?"


"Au ah, pikir aja sendiri"


"Dasar bodoh lo" Findi dan Aril melenggang meninggalkan Sara.


"Lo gue salah apa? Kan gue cuman jawab jujur pertanyaan Pak Guntur tadi" gumamnya lalu menyusul kedua temannya.


*****


"Kemana lagi nih kita?" tanya Ana.


"Mana gue tau, gue juga nggak paham sama peta ini" ucap Bella.


"Boleh gue yang pegang petanya?" ucap Jack tiba-tiba.


"Nggak-nggak, yang ada lo malah nyasarin kita lagi. Lo pasti mau balas dendam kan karena semalam?" tebak Bella.

__ADS_1


"Nggak bakalan deh gue nyasarin kalian, gue kan juga ikut kalian, berarti kalo kalian nyasar, gue juga ikutan nyasar dong. Lagian buat masalah semalam, gue minta maaf deh" ucap Jack.


"Lo habis makan apa pagi ini? Kok tiba-tiba jadi berubah sih lo? Gue rasa pasti ada yang lagi lo rencanain sama teman-teman lo kan?" ucap Bella.


"Yaelah lo nggak percayaan amat sih ama gue. Nggak lah, gue udah tobat gara-gara kena hajar semalam" ucap Jack.


"Betul Bel, Jack udah berubah kok. Tadi dia udah minta maaf sama aku soal semalam" ucap Bastian.


"Tuh kan, si Bastian aja percaya ama gue, masa lo enggak. Yaudah sini petanya, biar gue yang baca, soal baca membaca peta, gue jagonya. Kalo nggak percaya, tanya sama mereka bertiga kalo gue pintar di kelas dalam hal perpetaan" ucap Jack melirik Bastian, Feli dan Meli.


"Tapi gue nggak percaya kalo lo udah berubah. Yaudah nih petanya, awas aja kalo nyasar gue hajar lagi lo" ucap Bella lalu menyerahkan peta yang dia pegang pada Jack.


"Nah, kita sekarang ke kiri" mereka semua pun mengikuti arahan Jack.


"Eh itu ada bendera pertama kita" seru Ana menunjuk bendera yang tersembunyi di balik semak.


"Ambil Feli, itu di dekat lo" suruh Ana pada Feli, karna Feli berdiri di samping semak itu. Tanpa protes dia pun mengambil bendera pertama mereka.


"Awhhs" ringis Feli saat tak tangannya tak sengaja tertusuk duri saat berusaha mengambil bendera itu.


"Kenapa-kenapa?" tanya Jack langsung mendekati Feli.


"Tangan kamu berdarah, sini" Feli yang terlihat cemas langsung menarik tangan Feli yang berdarah lalu mengihisapnya. Feli yang di perlakukan begitu terpaku di tempat. Sementara yang lain hanay tercengang melihat perhatian yang di tunjukkan Jack untuk Feli.


"Cantik" gumam Jack yang menatap Feli.


"Apa?" ucap yang lain kompak, mereka terkejut mendengar Jack yang memuji Feli.


"Eh, bukan apa-apa. Nih udah selesai" ucap Jack melepas tangan Feli.


"Makasih"


"Udah CLBK nya? Kalau udah, ayo kita lanjut lagi" ucap Bella lalu berjalan duluan meninggalkan mereka.


Kini mereka sudah mendapat banyak bendera dan berniat untuk kembali ke tempat perkemahan. Namun di tengah jalan, Meli menghentikan langkah mereka.


"Ada apa sih Mel? Kok lo nyuruh kita berhenti?" tanya Jack.


"Guys ada sungai tuh. Kita ke sana dulu yuk" ajak Meli.

__ADS_1


"Kalau kalian mau kesana silahkan, gue mau balik duluan" ucap Bella.


__ADS_2