D Ganti

D Ganti
Teman SMA


__ADS_3

Siang ya Bianca di antar ke ruangan yang lebih besar ruang VVIP yang telah di atur Andra untuk Bianca. Seharian penuh Andra menemani Bianca di rumah sakit. Setelah makan siang Andra pergi menemui dokter dan mengatakan ingin mengecek keadaan Bianca secara rinci mulai dari mental ataupun fisik.


Dokter itu kemudian. Dengan alasan kepalanya yang luka dia membawa Bianca keruanganya dan mengecek keadaan fisik dan mental ya. Dari fisik tampak semua baik baik saja. Namun pada mental Bianca mengalami trauma dan kesedihan yang berlebihan. Seperti rasa bersalah yang berlebihan dan trauma yang berlebihan. Dokter mengatakan seluruh keadaan bianca pada Andra. Awalnya Andra tidak percaya namun dokter memberikan hasil dari pemeriksaannya pada Andra.


Setelah 4hari di rawat Bianca sudah boleh pulang.Andra mengantarnya hingga masuk kekamar dan membaringkan Bianca ke kasur ya. Bianca mencari cari kemana adik kembar ya itu. Ternyata ada dikamar rey. Setelah Andra pergi Bianca langsung bermain dengan kedua adiknya pasalnya dia sudah kangen berat. Setelah 2hari berdiam di rumah dia mengajak Fenina untuk belanja. Taklama Andra datang dan kaget melihat semua berpakaian rapi.


"mau kemana?" tanya Andra pada rey


"kata nona Bianca mau belanja" jawab asmara pada Andra


"sayang mau belanja ko gk bilang aku" teriak Andra membuka pintu kamar


"lupa" jawab bianca


"oohh. Aku temenin ya"


"ter.."


"eiitts tidak boleh, orang bodoh tidak bisa ikut" potong Fenina


"suka sekali kau memanggil bodoh aku lebih pintar dari kau" balas Andra


"terserah kau" jawab bianca


Mendengar jawaban Bianca Andra langsung duduk dikeat Bianca yang sedang mengenakan pakaian pada keyn. Sementara Fenina hanya mendesak kesal. Fenina belum tau bahwa Bianca sudah berpacaran dengan Andra yang dia tau pacar Bianca adalah adwin. Setelah slesai mereka berangkat dengan 3 mobil.


Bianca dan adiknya ikut dengan mobil Andra sedangkan yang lain ikut mobil fenina dan mobil lainnya adalah pengawal Andra sekaligus Fenina.


Setelah sampai di mall Bianca masuk salah satu toko yang terkenal. Dia membeli beberapa aksesori dan botol air untuk adik tercinta ya. Setelah selesai berbelanja Bianca menyuruh yang lain untuk makan dulu sementara dia dan Fenina akan ke kamar mandi. Tetapi mereka tidak kekamar mandi tapi men cari perhiasan untuk seseorang.mereka masuk ke toko perhiasan yang terbesar di mall itu dan lumayan terkenal.


"mbak bisa kasih lihat perhiasan yang terbaik di sini?" tanya fenina


"bisa mbak sebentar ya" ucap pelayan toko


"apa perhiasan model terbaru yang di buat xx sudah diantar" teriak seorang pria yang tidak asing bagi Fenina dan Bianca.


"hey hey hey siapa ini? Ini bukankah Bianca? Wanita tercantum se SMA" ucap pria itu sambil mencolek ragu bianca. Bianca tidak merespon hanya diam dia malas berurusan dengan pria yang mengejar ya sedari SMA.

__ADS_1


"masih sombong saja kau bian" ucap pria itu


"diam lah kau, Kami ingin beli perhiasan" teriak Fenina kesal dengan kehadiran adithya


"Hay Feni apa kabar lama tak jumpa" sapa Aditya pada fenina sambil mengelus tangan fenina. Sontak fenina menamparnya. Tampak wajah emosi Aditya karena di tampar Fenina


"berani sekali kau menamparku. Dengar aku sekarang aku sudah sukses Bian jadilah kekasih ku sudah lama aku menyukai mu" ucap adithya


"aku sudah punya pacar" jawab Bianca singkat sambil melihat lihat perhiasan di sana. Sementara fenina hanya menatap Aditya yang terus menatap Bianca.


"putuskan saja kau akan bahagia dengan ku aku akan memberikan perhiasan apapun yang kau pilih. Temani aku malam ini jadi lah pacar ku" tawar adithya


"aku tidak tertarik" jawab bianca


"ayo lah sayang akan kuturuti mau mi" godanya pada bianca


"dasar brengsek" teriak Fenina ambil menampar Adithya


"suka sekali kau menampar ku" triak Aditya sambil menampar balik fenina


*********


Setelah 10 mencari keberadaan Bianca dan Fenina dia berhasil menemukan keberadaan fenina dan Bianca yang sedang ribut di toko perhiasan dan di tonton oleh orang yang lalu lalang. Jo langsung menghubungi Andra tampak Andra marah dan membawa seluruh pengawal yang ikut dengannya tadi menuju toko perhiasan tersebut


**********


"berhentilah menyakiti Fenina" triak Bianca


"baiklah aku akan Berhenti, tapi kau harus melayani dulu"


"jangan harap. Aku tidak pernah melayani pria brengsek seperti ku" jawab Bianca santai sambil memilih perhiasan.


"dasar perempuan tidak tau diri" marah ya pada Bianca sambil ke jambak bianca


"asal kau tau kau akan hancur bila menyentuh ku" bisik Bianca pada adithya


"kau pikir aku takut dengan ancaman murahanmu itu"

__ADS_1


"tunggu saja" bisik Bianca yang membuat Aditya menguatkan jambakannya. Kemudian dia memeluk perut Bianca dengan satu tangan.


"ada apa ini" teriakan Andra yang membuat semua orang gentar


"bubarkan yang menonton di luar tutup toko ini sebentar" perintah Andra pada pengawalnya. Seketika Adthya langsung melontarkan jambakannya.


"halo tuan Andra bagaimana hari mu? Tuan, apa tuan butuh wanita? Akupunya wanita" ditawarnya Bianca pada Andra.


"aaahahahahah" tawa Fenina mambuat Adthya bingung


"kau akan hancur" bisik Bianca pada Adthya


"apa kau yakin dia wanita mu?" tanya Andra sinis


"tentu aja tuan. Dia teman ku sewaktu SMA. Dia primadona sekolah kami sudah pasti yang terbaik." jawab Adthya yang di sambut oleh tawa Fenina lagi


"berhentilah tertawa dasar tidak berguna" ucap Andra pada Fenina


"dasar bodoh, setidaknya bantu Bianca dulu baru mengejek ku" ucap Fenina membuat Adthya melongo


"bersiap lah adhyt" bisik Bianca membuat Adthya merinding


"tuan kenal dengan mereka?" tanya Adthya ragu


"tentu saja aku kenal, kau tau wanita yang kau jambak itu siapa?" tanya Andra sinus pada Adthya. Adthya langsung melepas Bianca dari genggamannya


"dia teman SMA saya tuan" jawab Adthya


"iya dia teman ku sewaktu SMA, apa kau tau bahwa dia pacar ku?" tanya Andra membuat seisi ruangan kaget


"tidak tuan, maaf kan saya saya tidak tau" pintanya pada Andra sambil berlutut


"hei bodoh sejak kapan kalian pacaran ditak beri tahu aku?" tanya Fenina


"sudah lama" jawab Andra singkat


"kau tahu resiko menyentuh wanita ku?" tanya Andra

__ADS_1


__ADS_2