
"kak kakak dari mana saja, kakak tidak tau aku sangat merindukan mu" ucap Liana memegang tangan fenita
"maaf kan kakak kaka tidak bisa cerita pada mu tapi tenang lah kakak sangat bahagia, kakak ada urusan yang harus kakak kerjakan. Tenang lah setelah urusan kakak selesai kakak janji kakak akan menjemput mu" jelas fenita
"kak jangan seperti ini kakak tidak tau kak Andra hampir gila karena kehilangan mu. Kakak tidak tau kak Andra bahkan jarang makan dia selalu mencari mu. Kembali lah kasian kak Andra apa kaka tidak mancintai kak Andra?" tanya liana
Dikan yang mendengar omongan Liana kaget dengan kata kata Liana. Namun Dikan masih berfikir positif. Dikan sekarang mengerti bahwa Liana adalah adik kembar dari fenita.
" dik kakak sangat mencintai mas Andra tapi kakak tidak bisa bersama dengannya. Kau tidak tau sudah berapa kali kakak melihat mas Andra bermesraan dengan fenina. Untuk kali ini kakak tidak bisa mempercayai mi dik,maaf kan kakak" ucap fenita tanpa sadar
Dikan yang mendengar bahwa fenita mencintai pria lain pun kecewa. Tampak wajahnya sedikit sendu.
"kak itu cuma salah paham kak kak ayo pulang" ucap Liana memohon
"kaka tidak bisa dik"ucap fenita menunduk
" mengapa kak? Kakak tega meninggalkan aku? "
"kakak tidak sayang lagi pada ku?" sambung lian
"kakak sayang pada mu tapi kakak tidak bisa kembali sekarang"
"kenapa kak? Apa kakak tidak merindukan kak Andra?"
"dik jangan Seperti ini kakak menyayangi mu kakak mencintai suami kaka tapi kakak ada urusan yang lebih penting" jelas fenita
__ADS_1
"apa kakak sudah dengan. Pria lain?" tanya Liana pelan
"heyyy, lian kakak hanya mencintai mas Andra seorang"
"dari mana kakak mendapatkan uang sebanyak ini untuk belanja"
"kakak tidak bisa cerita pada mu dik"
"kenapa kak? Aku ini adik kandung mu, aku sudah menemani mu dari sejak kita di perut meski kita sempat terpisah tapi kita sudah bertemu"
"dik dengar kakak kau harus mengganti namamu, namamu adalah fenika amelia. Nama asli kita adalah fenita dan fenika, dan jangan. Panggil kakak dengan sebutan Bianca lagi" ucap fenita tegas
"dari mana kaka tau semua ini kak Andra saja belum bisa menemukan apa apa"
"kau tidak perlu tau yang jelas itu adalah nama kita" ucap fenita menghapus air mata lian
"maaf kan kakak kakak hanya ingin melindungi kalian"
"sayaaangg" teriak seorang pria dari jauh membuat fenita dan Liana menoleh. Terlihat seorang pria yang terlihat berantakan, dengan rambut acak acakan,mendekati fenita
"sayang dari mana saja kau aku merindukanmu" ucap Andra memeluk fenita dengan erat
Fenita yang melihat kondisi suami yang sudah seperti orang gila pun tak kuasa menahan tangis. Fenita pun membalas pelukan sang suami dengan air mata yang mengalir
"dari mana saja kau?sudah dua bulan kau menghilang" tanya Andra menatap fenita
__ADS_1
"maaf kan aku sayang aku tidak bisa memberitahu mu" ucap fenita
Andra yang baru pertama kali mendengar fenita memanggilnya sayang dengan inisiatif sendiri pun senang.
"ayo pulang" ajak andra
"aku tidak bisa, maaf kan aku"
"mengapa?" tanya Andra sedih dan bingung
"urusan ku belum selesai, dan aku tidak akan pulang jika fenina masih tinggal di rumah mu" jawab fenita
"sayang dia itu sahabat mu dari dulu dan kau tau dia telah banyak membantu diri mu"
"kau tenang saja aku sudah membayar semua utang ku padanya"
"ada apa dengan mu mengapa kau berubah begini?" tanya Andra pasrah
"aku tidak berubah, kau pikir aku tidak tau dia suka memeluk mu dan kau membiarkan ya. Kau akan pernah jalan dengannya di mall ini saat aku diculik dan dia memeluk lenganmu " jelas fenita menangis
"sayang, saat itu aku hanya menemani nya jalan jalan waktu itu dia sangat merasa bersalah atas kehilanganmu "
"dia menipu mu" jawab fenita pelan
"bi ada apa dengan mu?" tanya andra
__ADS_1
"jangan panggil aku Bianca lagi nama ku adalah fenita amelia" teriak fenita membuat seosi restoran menengok
"baik lah nama mu fenita aku akan memanggilmu fenita, sudah ya jangan menangis lagi aku tidak kuat melihat mu menangis" ucap Andra menghapus airmata fenita