D Ganti

D Ganti
Senjata Bianca


__ADS_3

"tolong" pinta pria itu pada para tamu yang menonton


"wih gila tu cewe" bisik para tamu tamu di sana


"mbak sabar dulu mbak kita bicarain baik baik" ucap seorang wanita di sana


"dia mau melecehkan saya, mau sabar bagaimana?" ucap Bianca datar


"bohong dia bohong jelas dia yang membunuh ku, kalian lihat dia membawa senjata jelas dia sudah merencanakan ya"


**********


"jo pergilah susul Bianca kekamar mandi saja lama sekali" ujar Andra resah


"baik tuan"


"cepat laaah" grutu andra


"bersabar lah tuan"segera jo pergi menyusul Bianca. Setibanya di pintu aula dia melihat banyak orang sedang menyaksikan sesuatu. Dia pun mendengar suara Bianca yang sedang membela diri


" nona sedang apa disitu? "tanya jo pada diri sendiri. Diapun maju untuk mencari nona mudanya. Betapa kaget ya melihat nona ya sedang mencoba membunuh orang.


" nona tenang nona lepaskan dulu"ujar jo


"huuufh, kalau bukan karena jo habis kau" ucap bianca


"sekretaris jo kau kenal dia?" tanya pria itu


"mengapa dia ingin membunuh tuan faris?" tanya jo pada faris yang merupakan klien Andra


"ntah lah tiba tiba dia datang ingin membunuh" jawab faris berbohong


"nona ada apa ini?" tanya jo pada Bianca


"dia ingin melecehkan ku" ucap Bianca datar sambil duduk di sofa dekat mereka berdebat


"dia berbohong jika tidak di rencanakan mengapa dia membawa senjata di pesta ini" ucap ardi


"maaf tuan sepertinya nona ini tidak mungkin menyerang tanpa alasan" jawab jo


"jelas jelas semua orang melihat dia ingin membunuh" jawab faris ngotot


"maaf tuan apa tuan mengenal nona ini?" tanya jo


"kenal"

__ADS_1


"siapa namanya?"


"mawar" jawab faris pede


"sepertinya tuan berbohong pada saya"


"perkenalkan nama ku Bianca Aurelia" ucap Bianca lantang


"kau-" faris


"tuan apa anda tau mengapa nona ini membawa senjata?" tanya jo


"tentu saja membunuhku" jawab faris membuat jo senyum


"tuan faris kuperkenalkan nona Bianca adalah calon istri dari tuan muda pratama" ucap jo membuat faris spontan kaget


"dia selalu membawa senjata dimanapun dia berada untuk menjaga dirinya dan orang terdekatnya. Dan dia tidak mungkin menyerang bila tidak ada yang mengganggu ya. Bila tuan tidak jujur saya akan periksa sendiri melalui cctv itu" ucap jo menunjuk cctv dekat situ.


"baik lah aku memang ingin melecehkan ya, itu karena aku tidak tau dia calon istri tuan muda pratama jika aku tau aku tidak akan menggoda ya" ucap faris


"plakk, bila kulihat kau melecehkan atau menggoda perempuan yang bukan keluargaku akan ku hancurkan hidupmu kau pikir wanita itu mainan mu" ucap Bianca menampar faris


"iya, iya saja tidak akan seperti itu lagi, saya pamit" ucap faris langsung lari ketakutan


"nona silahkan masuk tuan sudah menunggu" ucap jo


Setelah melakukan sumpah serapah pada faris dia melihat sosok Bianca yang terlihat cuek dengan paniknya dia melihat lihat tubuh Bianca.


"mana yang dia sentuh?" tanya Andra


"cuma tangan" mendengar jawaban Bianca Andra langsung mengambil tisu basah dan membersihkan tangan Bianca yang telah di pegang oleh faris. Waktu berjalan cepat acara sudah selesai. Mereka pergi menuju rumah yang telah di beli oleh Andra untuk Bianca. Sesampainya disana semua kaget dengan ke indahan rumah yang tidak terlalu besar tapi mewah. Bianca memperkenalkan setiap ruangan dengan detail pada Amara dan Fenina. Setelah selesai mereka membali kekamar masing masing. Kamar Bianca memiliki 3 ruangan kamar-mandi, ruang tamu/bermain, kamar. Setelah membersihkan diri Bianca tidur sambil memeluk keynzo dengan lembutnya.


Karena kelelahan akhirnya mereka bangun agak siang. Sementara rey dan Amara sudah membuat beberapa sarapan. Setelah sarapan mereka kembali kekamar asing masing. Sementara Bianca sibuk bermain dengan si kembar dan Fenina.


**********


"bagaimana keadaannya sekarang?" ucap pria itu


"dia baik baik saja, tetapi semalam saat resepsi pernikahan rey anak buahnya dia mengalami beberapa masalah" ucap sekretarisnya


"lanjutkan"


"semalam ada seorang pria yang mencoba melecehkannya dan untung nya nona Bianca selalu siap siaga dengan pisau yang dia bawa kemana mana, dan dia sempat di tampar oleh kakak dari mempelai wanita!" jelas sekretaris itu


"hancurkan mereka"

__ADS_1


"baik tuan"


"bagaimana kamar adiknya?"


"kami sudah menemukannya, dia diasuh oleh keluarga pratama namun tidak ada yang tau darimana dia berasal. Dia tinggal di Amerika dan dijaga dengan ketat oleh pengawal tuan muda pratama. Dia bernama Liana Regan pratama, wajahnya juga mirip sekali dengan nona Bianca. Nona Liana tidak seperti nona Bianca yang menderita nona Liana hidup dengan mewah dan penuh kasih sayang dari tuan muda pratama"jelas sekretaris itu


"baiklah awasi dia"


"baik tuan"


"bagaimana kabar orang tuaku?"


"kami belum menemukan apa apa"


"pergilah"


"kalian bersabarlah fendy pasti melindungi kalian.bianca,liana aku akan melindungi kalian." ucap fendy


*********


Tak terasa seminggu berlalu. Mereka sedang sarapan bersama Andra, jo dan max. Setelah sarapan tiba tiba Bianca pamit kekamar. Taklama Bianca turun dengan pakaian rapi



" mau kemana sayang? "tanya Andra mesra


" jalan jalan"


"sama siapa?"


"Amara"


"hah aku?" tanya amara bingung


"kau mau belajar beladiri kan? Ayo kalu gitu aku ajari ganti baju mu"


"oh iya iya" jawab Amara semangat


Taklama Amara turun dengan semangat



"sudah?" tanya Bianca


"sudah"

__ADS_1


Kemudian mereka pergi dengan mobil Bianca.


__ADS_2