
Andra pun berdiri dari duduk nya membuat refleks Bianca juga berdiri. Andra mendekati ya dan mencium bibirnya sebentar. Membuat Bianca kaget dan mendorong dadanya.sementara Andra hanya tersenyum sedikit dan pergi meninggalkan bianca
~sisi lain
"selamat pagi tuan"ucap seorang sekretaris
"hem, bagaimana hasil penyelidikan mu?"
"sudah ditemukan tuan"
"katakan"
"dia bernama Bianca Aurelia dia tinggal dengan keluarga d jati tuan, namun hasil penyelidikan kami beberapa minggu lalu dia kabur dari rumah"
"akhirnya aku menemukanmu tunggu aku aku akan membahagiakan mu"ucap pria itu dalam hati
" lanjut "
" baik tuan, dia kamar menemui sahabatnya. Sahabatnya adalah putri kedua dari presdir zhan company tuan. Hubungan nona Bianca dengan. Nona Fenina sangat baik. Keluarga nona Fenina sangat menjaganya. Saat nina Bianca kabur dari rumah djati dia me. Bawa uang cukup besar. Namun setelah seminggu ia kabur ia bertemu dengan seorang wanita bernama winda ia membawa nona Bianca ke kota ini dan menjualnya di club malam.
Namun nona beruntung ia berhasil kabur dan di tampung oleh seorang ibu, bernama bu risa dia janda dan memiliki seorang putri. Putrinya tidak menganggapnya ibu tapi setiap bulan akan datang meminta uang pada ibunya. Bu risa seorang ART di keluarga pratama menjadi kepala pelayan bu risa sudah 20 thn bekerja pada keluarga pratama. Beberapa harj lalu bu risa meninggal keren menyelamatkan nona Bianca saat hendak di tembak oleh tuan muda pratama. Saat itu tuan Muda pratama di tipu oleh buronan nya.
Hingga dia ingin membunuh nona Bianca namun tiba tiba bu risa datang dan menyelamatkan nona Bianca. Sebelum beliau meninggal dia meminta tuan muda pratama untuk me jaga dan melindungi nona Bianca sebagai tebusan kesalahan tuan muda pratama.
__ADS_1
Nona Bianca sanget sedih atas kematian bu risa, pasalnya dia baru membali rumah untuk bu risa dan mengajak ya tinggal bersama. Setelah itu tuan uda pratama sering mampir kerumah nona Bianca. Lusa lalu nona Bianca mengadopsi anak kembar dari panti asuhan mutiara. Menurut mata mata yang saya kirim nona Bianca dulu tidakn sebahagia sekarang. Nona Bianca dulu sering di siksa oleh ibunya.
Bahkan nona Bianca tidak di sekolahan. Nona Bianca sekolah dengan beasiswa yang dia dapatkan dan beberapa bantuan dari keluarga nona fenina. Nona Bianca saat ingin sekolah dia meminta ijin aja. Bekerja pada ibunya tentu aja dia tetap bekerja namun bekerja di rumah nona fenina. Ibu nona Bianca selalu memarahinya bahkan kadang memukulnya. Dua hari setelah lulus Sma dia langsung kabur menemui nona fenina. Yang SMA dia kota x.
nona Bianca memiliki 2 mantan kekasih saat dia berusia 12 thn dia memiliki kekasih yang berusia 16 thn tinggal jauh dari kota nona Bianca bersabda setelah 2 bulan me jalin hubungan pria itu meminta putus setelah 2 bulan putus nona Bianca memiliki pasangan baru berusia 14 thn tinggal di kota yang sama dan sering menghabiskan waktu bersama namun setelah 2 bulan bersama hubungan itu kandas lagi pasalnya pria tersebut hanya menguras uang nona Bianca. Saat itu nona Bianca dan nona Fenina memiliki satu sahabat namun tiba tiba menghilang tanpa kabar tidak ada yang tau kemana dia pergi. Kami tidak dapat menemukan apa apa. Itu saja yang kami dapat tuan"jelas sekretaris itu
" bagaimana adiknya? "
" kami masih belum bisa mendapatkan informasi apapun tentang adik itu"
"bawakan wanita yang menjual Bianca padaku aku ingin menghancurkan ya"
"baik tuan"
"apa yang dia lalukan dia mengambil first kiss ku" gumam Bianca dalam hati sbil mencuci bibirnya berkali kali. Setelah kejadian itu Andra semakin sering bertingkat semuanya. Tiga hari berlalu ayah Fenina mengirim sejumlah uang yang tidak sedikit karena penasaran aku dan fenina menelefon
"ayah kenapa mengirim uang padaku?" tanya fenina bingung
"perusahaan ayah sedang kritis uang itu untuk simpanan kmu sementara sampai ayah menyelesaikan urusan perusahaan itu uang untuk kamu dan Bianca kalian berdua saling jaga ya ayah akan menyelesaikan ini semampu ayah" mendengar ucapan ayah tubuh Bianca terasa lemas jantung ya berdecak kencang
"ayah tenang aja Bianca pasti bantu ayah ayah tunggu 3 hari ya ayah bertahan lah bian bakal bantu ayah tenang aja, bian matikan dulu yaa. Dahhh ayah kami sayang ayah" jawab Bianca beranikan diri
Setelah mematikan telfon fenina mulai bersedih dia menangis di pelukan Bianca. Bianca tidak tega melihatnya bersedih. Dia langsung memutuskan untuk memutuskan hubungannya dengan kekasihnya sekarang dan menerima lamaran Andra. Langsung dilepas ya pelukan Fenina dan mengambil hpnya
__ADS_1
"bentar ya fen aku mau telfon orang bentar" pamit bianca
Bianca segera keluar duduk di ruang tamu mencari kontak sang kekasih dan menghubungi nya
"halo sayang tumben telfon" sapa adwin
"iya, aku mau ngomong" jawab Bianca to the point
"ok"
"aku mau putus"
"why? You not happy with me?" tanya adwin panik
(kenapa? Kmu tidak bahagia bersamaku)
"yes, kmu terlalu cuek ke aku aku gk suka. Kita putus aja aku cape. Selamat malam" jawab Bianca menahan tangis. Setelah mengatakan kata kata menyakitkan itu Bianca mematikan sambung. Telfon ya dan memblokir nomor sang mantan. Sia kembali kekamar melihat sang sahabat sudah tidur lelap.
Esok harinya seperti biasa pagi disambut dengan kadatangan Andra yang tidak pernah bolos. Setelah fenina masuk ke kamar Bianca bingung ingin bicara dari mana.
"bagaimana sudah mau terima tawaranku?" tanya Andra membuat Bianca kaget
"baiklah akh terima tapi aku masih ingin mengenal aku belum ingin menikah" jawab Bianca me beranikan diri
__ADS_1