
"selamat datang tuan Andra" ucap Fendy
"tuan Fendy? Sedang apa kau disini?" tanya Andra penasaran dengan keberadaan rekan kerjanya itu
"ini rumah ku tentu saja aku disini"
"ini rumah anda? Lalu istri ku? Apa..."
"ya benar istri mu adalah adik kandung ku" ucap Fendy memotong Andra
"bagaimana bisa?" tanya Andra pelan pada dirinya sendiri
"duduk lah tuan Andra"
"kau pasti bingung, aku tau ini mendadak tapi memang kenyataannya istrimu dan kembarannya adalah adik kandung ku yang terpisah dengan keluarga ku saat dia lahir" jelas Fendy
"bagaimana kau bisa mengenalinya?" tanya Andra semakin penasaran
"aku hanya meminta orang suruhanku mencarinya"jawab fendy santai dengan wajah serius
" ku harap kedua adik ku bisa tinggal disini, untuk sementara juga Fenita akan tinggal disini sampai masalah kami selesai"sambung Fendy membuat andra keget
"tapi dia istriku"
"kau masih bisa mengunjungi ya kapan pun kau mau"jawab fendy
"aku merasa ada yang tidak beres dengan orang dirumah mu jadi ku mohon untuk merahasiakan keberadaan Fenita"sambung Fendy
"bagaimana kau begitu yakin? "tanya Andra
"kau tenang saja selama itu menyangkut keluargaku, aku sudah pasti menyelidiki ya dengan teliti. Kau tunggu saja pasti akan ku buktikan bahwa ada yang tidak beres dengan orang mu"
"jika bian,maksud ku nita tinggal disini aku masih bisa mengunjungi ya kapan pun aku mau? "
"tentu saja kau suaminya, kau berhak menemuinya tapi jika dia tidak mau maka kau tidak bisa memaksa!"
"lalu bagaimana mereka ada disini? "tanya Andra menunjuk Rey dan Alan
"mereka adalah saudara ku, Alan adalah anak dari orang kepercayaan ayah ku yang merawat ku selama ini. Rey adalah orang yang kupercaya sama seperti Alan dia anak yatim yang dirawat oleh ayah Alan. Aku mengirim mereka untuk menjaga dan mengawasi adik ku." jawab Fendy tegas
"ternyata anda sudah mempersiapkan semua"
"tentu aja mereka adalah adik kandungku"
"ingat untuk merahasiakan ini dari siapapun, siapapun dia jangan beri tahukan keberadaan adik ku. Pada Fenina pun tidak bisa wanita itu ada yang salah aku tak percaya padanya. Fenita juga merasa begitu jadi aku melarang nita untuk dekat dengan Fenina sementara waktu"sambung fendy
"terserah padamu saja asal aku bisa bersama istriku akan kuturuti"
"kenapa kau menyayangi adik ku? Setauku kau menikahinya karna merasa bersalah pada bu Risa"
"ntah lah, adik mu bagaikan candu untuk ku.aku seperti tak bisa jauh darinya"
"kau telah jatuh cinta pada adik ku, tapi ada sebuah rahasia yang harus kau ketahui tentang nita"
"nita sama seperti ibu ku, dia memiliki indra yang berbeda dari manusia normal. Dia dapat cium bau yang orang biasa tidak bisa cium, dia dapat melihat dari jarak yang sangat jauh, dia dapat dengarkan suara yang berasal dari kejauhan. Kau tau kejadian direstorant saat kalian hampir di racuni dari situ indra miliknya muncul dengan sangat cepat. Seharusnya dia merasakan itu saat dia berusia 20 tahun tapi karena racun yang mereka gunakan memiliki aroma yang kuat membuat indra ya dengan cepat menajam"sambung fendy
"jadi jaga adik ku"
"aku pasti menjaganya, hanya dia yang inginkan. Aku akan kembali dulu memberitahukan kabar bahagia ini pada lian. Aku akan kembali besok untuk mengantar adik mu" ucap Andra pamit
"kau tidak menunggu adik ku turun? "
"kakak, Andra... "panggil fenita berlari turun tangga
"pelan pelan nanti jatuh"ucap fendy senyum lebar kamudian menatap andra kembali, bgitu juga Andra
"aaaaahhh"triak Fenita
"nitaaaa"triak Andra dan fendy kompak
"hahahah"tawa Nita mengejai kakak dan suaminya yang sedang mengobrol
"lain kali jangan begitu, bikin kakak jantungan saja"
"hehe, maaf kakak"
__ADS_1
"yaudah, ayo makan malam"ajak Fendy pada adik tercintanya
"no"jawab Fenita cepat dan singkat
"ada apa kenapa tidak mau makan? "tanya Fendy
"aku mau makan sama Nika{Liana/Fenika} "
"sayang aku akan suruh max untuk jemput Nika sekarang kamu tunggu di meja makan ya"bujuk Andra
"gak, aku maunya sama dia kalau gak ada di aku gak mau makan, titik"
"max jamput Liana sekarang bawa dia kemari dan jangan katakan pada Fenina kalau kau akan membawa Liana kemari, rahasiakan dari siapapun termasuk lian"
"baik tuan"
"sudah kan sayang ayo makan"bujuk Andra
"no"
"yaudah kita tunggu Nika datang aja yaa"ucap Fendy duduk kembali dan membuat Fenita tersenyum lebar
"aku mau besok Nika sudah ikut aku kuliah di kampus ku"
"baik"jawab Fendy segera
"benarkah? "
"tentu saja, dia bisa kuliah kapanpun yang dia mau, maka sudah mendaftarkan ya sejak lama tinggal menunggu dirinya saja"
"sayang,, peluk"ucap Fenita manja pada Andra
"baik tuan putri"jawab Andra tersenyum membuat Fendy tersenyum
"sayang bagaimana rambut ku? Cantik tidak?"tanya Fenita memamerkan rambut biru miliknya
(sekedar contoh warna rambut nya)
"cantik sayang, sangat cantik"jawab Andra cepat
"dek,,, dek, kamu tu cantik sekali, gak usah di tanya"jawab Fendy membuat hati Fenita serasa terbang
"Tuan, Nona Nika sudah tiba"ucap Jo menatap Andra
"yess, dia datang"ucap Fenita girang
"lian"panggil Andra
"kak ini rumah siapa, kenapa besar sekali? "
"ini rumah ku"jawab Fendy cepat
"kau siapa? "tanya Nika pada Fendy
"aku adalah kakak kandung mu dan Fenita"
"hah? Kak Bian,, "
"jangan Panggil aku dengan nama itu, nama ku Fenita. Dan dia Fendy kakak kandung kita"ucap Fenita memperkenalkan Fendy pada Liana/Fenika
"apa kau yakin kakak? "tanya Fenika ragu
"tenang saja kakak sudah melakukan tes DNA dengan kak Fendy dan hasilnya sama dengan saat aku melakukan tes DNA dengan mu."jelas Fenita
Setelah berbincang bincang dan perkenalan dengan kakak kandung nya mereka menuju meja makan seperti janji Fenita tadi bahwa dia hanya makan dengan Fenika.
Fenina yang juga lapar langsung ikut melahap makanan di meja. Taklupa mereka menceritakan bagaimana hidup mereka selama belasan tahun lalu sebelum bertemu dengan Fendy.
Liana yang sangat cerewet memulai ceritanya dengan gaya Feminim dan manja ya. Menceritakan bagaimana dia sangat dimanjakan oleh keluarga Andra, hingga. Bagaimana dia sering diajak Andra untuk ikut menyiksa musuh musuh nya.
Bagitu juga dengan Fendy menceritakan bagaikan betapa susahnya hidupnya dengan mempelajari berbagai bela diri sejak dini dan sudah memulai masuk dalan dunia perbisnisan sejak usia 12 tahun.tujuan dia dilatih dan berusaha keras hanya dengan satu tujuan yaitu membahagiakan keluarganya dan mencari keluarganya.
Sementara Fenita dia tidak mau menceritakan bagaimana hidupnya sangat sangat menderita di atas bayangan Helina(ibu angkat ya) yang selalu diperlakukan tidak adil oleh Helina.
__ADS_1
Diamnya Fenita membuat tanda tanya besar dalam pikiran Andra namun dia tidak mau mengungkit karena dia tau bahwa pasti ada masa lalu yang menyakitkan untuk Fenita dia tidak mau sang istri sedih mengingat masa suram di masa kalau Fenita
"sudah lah dek, janganmengingat wanita gila itu lagi. Kita pasti akan menghancurkan ya. Percayalah"ucap Fendy menghibur Fenita
"iya sayang, lupakan masa masa itu, lihat sekarang kau sudah berkumpul dengan adik dan kakak mu. Bahkan sebentar lagi kau akan menjadi seorang ibu"
Ucapan Andra membuat Fenita yang tertunduk seketika menegakkan kepalanya mengeluh perutnya sma berkata
"tak akan kubirkan anak ku mengalami hal yang smaa dengan ku, aku bersumpah akan menghancurkan orang yang memisahkan aku dengan keluarga ku"ucap Fenita dengan lantang dan tengas, bahkan Fenita menunjukkan tatapan iblis yang slalu bisa membuat orang takut
"oia, Nika ini KTP mu. Kakak sudah mengurusnya, dan besok kau akan nyali kuliah di kampus yang sama dengan Fenita dna ingat jangan pernah dekat lagi dengan Fenina. "
"baik kak, apa kak Andra akan tinggal disini juga? "tanya Fenika pada Andra
"tidak, kakak akan tinggal dirumah kita. Kakak tidak mau Fenina curiga dengan rencana kakak dan kakak kandung mu. "
"apa kak nita ikut dengan kak Andra? "
"tidak, kak Nita akan tinggal disini sampai semua ini berakhir"ucap Fenita tegas
"tenang saja kakak akan sering berkunjung kemari" ucap Andra yang tau maksud Fenika
"ooohh, gitu"
"iyaaaa"jawab mereka bersamaan
"hahahaa"tawa mereka
"Kalau begitu aku pulang dulu yaa, besok aku kemari lagi"ucao Andra pamit pulang
"baik lah, sampai jumpa besok"ucap Fendy
"daahh sayang"ucap Fenita mencium bibir Andra sekilas
"dahh"jawab Andra mencium kening Fenita
"so sweeet"ucap Fenika yang sedari tadi memperhatikan Andra dan Fenita
"Nika kamar mu ada di sebelah kamar Nita. Semua sudah tersedia disana. Bahkan baju juga sudah kakak siap kan kau tinggal tidur sama"ucap Fendy meminum kopinya
"baik kak, kakak kau sangat tampan"ucap Fenika duduk di samping Fendy dan memeluk lengan Fendy dengan manja
"kau juga cantik"ucap Fendy mengacak ngacak rambut Fenika
"Nika, awas dia kakak ku"ucap Fenita cemberut
"ehh, adek kakak satu ini. Sini sini sini jangan Ngambek, kamu juga adek kakak. Kalian berdua.... Adek kakak"ucap Fendy tersenyum memeluk kedua adiknya
"yaudah kamu antar Nika kamarnya sekalian kamu istirahat dah malam gak baik ibu hamil begadang, jangan lupa minum susunya"ucap Fendy mengelus kepala Fenita
"iyah"jawab Fenita berdiri
"ayoo"ajak Fenita mengajak Nika
"iyaa"
Mereka berdua dengan bergandengan menaiki tangga yang sangat mewah. Berjalan melewati beberapa ruangan dan sampaikan mereka didepan kamar Fenika.
Fenita membukakan pintu kamar Fenika dna betapa terkejut ya Fenika mendapati betapa mewah dan megahnya kamar miliknya. Kamar yah di sediakan oleh Fendy jauh lebih megah dari kamar miliknya di rumah Andra, meski mewah juga namun tak semewa dan seluas kamar yang diberikan Fendy padanya. Berbeda dengan Fenita yang memilih kamar yang sedikit lebih kecil.
(kamar Fenika ya guuuysss)
(kamar Fenita ya guuyss)
__ADS_1
(kamar Fendy ya guuyss,)
Anggap aja bonus dari author😂😂, Maaf ya guys author belum bisa membuat cerita yang menarik😔, sekiranya ada kesalahan tolong di kritik😊🙏.jika ada saran silahkan katakan😊✅👍. Trima kasih dukungannya😍😍😍