
Setelah menceritakan semua Fenina terus menangis. key dan keyn yang melihat Fenina menangis pun ikut datang menghampiri Fenina dengan merangkak.
Bianca hanya tersenyum dengan tingkah adik nya. Kedua adik nya baru bisa merangkak. Kedua adiknya mendekati Fenina dan naik ke tubuh Fenina. Sementara keyn yang menarik baju fenina untuk menghapus air matanya. Bianca dan fenina tertawa melihat kepinyaran adik adik tercinta mereka. Taklama mereka tertidur. Andra menemani mereka yang tertidur. Andra kerjain dengan keyn yang tidak lelah. Keyn memang lebih aktif daripada key. Keyn memiliki setengah sifat Bianca yang terbilang tegas dan kuat sementara key yang dekat dengan Fenina memiliki sifat sama seperti fenina bawel dan manja.
Tiba tiba Bianca terbangun dengan keringan dengar di dahinya. Dia menangis mengingat mimpinya barusan. Andra pun membangunkan Fenina sebab Bianca hanya menyebut nama reina. Fenina bertanya tanya
"napa bi?" tanya Fenina setengah sadar
"fen, fen reina marah pada ku dia manyalahkan ku tidak menjaga mu " ucap Bianca dengan tersedu sedu
"tidak bi kau hanya mimpi reina tidak akan menyalahkan mu" jawab Fenina menenangkan bianca
"aku ingin membunuh pacar ku itu dengan tangan jus sndiri"
"kau gila?" tanya fenina
"Andra aku ingin ke bunuh ya bawalah dia ke markas mu. Aku tidak mau tau"
Andra hanya melotot mendengar kata kata Bianca pasalnya Bianca tidak pernah manja seperti ini. Namun Andra senang smdengan sikap manja Bianca. Dia pun langsung menghubungi jo. Setelah semua sudah siap di markas Andra memberitahu Bianca. Fenina pun ikut dengan Bianca. Sementara sikembar dijaga oleh rey dan amara.
Mereka tiba di markas milik Andra. fenina tampak takut dengan tempat asing dengan. Beberapa orang berjalan kesana kemari dengan Senjata ditangan
"dimana kita?" tanya Fenina penasaran
"markas ku"
"pengusaha punya markas ya?" tanya fenina lagi
"aku juga seorang mafia bodoh"
__ADS_1
"what jadi selama ini aku mengatasi boss mafia sebagai orang bodoh. Wahaha " tawa Fenina membuat Andra kesal namun senang bisa mendengar Fenina mengajak ya perang lagi
"ayo masuk" ajak Bianca tak sabar
Beberapa anak buah Andra menyapa dan kaget melihat boss mereka membawa 2 gadis cantik dan seksi seksi. Mereka sudah menyiapkan sofa panjang untuk bos mereka. Didepan sofa sudah ada seorang pria yang tidak asing bagi mereka.
"dasar sok suci" teriak adnan pada Fenina. Kata kata itu membuat semangat nya yang tadi sudah kembali membuat nya ke jadi sedih kembali.Andra juga mulai kesal mendengar kata kata itu.
"ikat dia seperti petra" perintah Andra(eps 5). Anak buah Andra langsung mengerjakan perintah boss nya. Disana Fenina yang memandang mantan kekasihnya itu dengan kedua tangan terikat kesamping dan kaki di rantai melebar.
"heeeh bisa apa kalian kalian tidak akan berani membunuh" ucap adnan sombong.
"Cih sombong sekali kau" balas Bianca padanya
"tapi benar kan?" tantang adnan
"kita lihat saja" jawab Bianca. Bianca membisikkan sesuatu sesuatu pada anak buah Andra. Setelah 20 menit anak buah itu datang membawa satu kantong bubuk dan 1 botol cairan dan sebuah suntik. Bianca mengambil botol tersebut dan memasukkan ya ke dalam suntik yang sudah di siapkan.setelah selesai dia mendekati adnan.
"panggilankan satu wanita malam" teriak bianca
"apa yang ingin kau lakukan" teriak ya ketekutan
"menyiksamu perlahan" jawab Bianca dengan senyum lebar
"sudahlah bi aku juga tidak apa apa" ucap Fenina dari sofa yang sudah di siapkan tadi.
"maaf fen kali ini kau tidak bisa melarangku" jawab Bianca tegas
"sudah lah kau tidak akan di respon olehnya dia sudah marah biar kan saja aku juga suka melihat seseorang tersiksa " bujuk Andra pada Fenina
__ADS_1
"dasar gila" balas Fenina pada Andra. Taklama seorang wanita seksi datang menghampiri Bianca. Bianca membisikkan sesuatu di telinganya. Wanita itu hanya ngangguk ngangguk.
Bianca menyuntikkan cairan tersebut di paha dan lengan adnan. Adnan hanya tertawa karena tidak ada reaksi apapun dalam tubuh nya namun taklama tubuhnya mulai bereaksi.
"jangan salahkan aku aku hanya menambahkan nafsumu dengan obat perangsang aku hanya mengabulkan keinginan" ucap bianca
"dasar murahan, sok suci" teriak adnan
"mulai lah" perintah Bianca pada wanita malam tadi. Sementara Andra terkejut dengan tingkah Bianca. Dia menutup mata Bianca dengan tangannya agar tidak melihat tubuh adnan.
"iiih, apaan sih?" grutu Bianca sambil melepas tangan Andra
"apa maksudku kau ingin melihat tubuh pria itu kau bahkan tidak pernah melihat tubuh ku" jawab Andra kesal.
"kau pikir aku nafsu dengan tubuh kotor nya? Aku hanya balas dendam walau pun aku nafsu aku tidak akan pernah melampiaskannya pada siapapun. Dasar sinting" marah bianca
"huuuh jahat sekali" grutu Andra
"wahaha ah" tawa Fenina yang membuat Bianca dan Andra tersenyum
"sudahlah biar dia bersenang senang dulu" ucap Bianca serius
"apa rencanamu sebenarnya? Kejam sekali kau seperti jo" ucap Andra
"hey boss apa maksudmu bawa bawa aku" gumam jo dalam hatinya
"kau akan tau nanti" jawab bianca
Bianca menyuruh wanita itu berhenti. Kemudian dia jongkok memandang batang Masa depan adnan. Perlahan dia mengambil pisau cuter yang selama ini dia bawa kemana mana namun tersembunyi. Dikeluarkannya dari celana ya bagian betis, kemudian di kikisnya perlahan masa depan adnan.
__ADS_1
Membuat pria pria disana merasakan nyeri juga. Andra yang menyaksikan ya hanya tercenang dengan aksi kekasihnya itu. Sementara adnan hanya berteriak minta tolong. Setelah selesai mengikis masa depan adnan dia memadukan masa depan adnan dengan air garam yang membuat adnan ingin mati rasanya,terlebih para pria yang menyaksikan aksi Bianca itu.