D Ganti

D Ganti
Adik baru


__ADS_3

Fenina kaget dan tak nyangka bahwa bu risa meninggalkan Bianca begitu cepat mereka mengobrol hingga larut dan akhirnya tertidur bersama.


Esok harinya Bianca hanya memikirkan suatu hal yang membuatnya mengubah sikapnya 180 derajat. Bianca mengungat pada hari itu adalah hari kematian seseorang yang amat berharga baginya. Bianca mengganti pakaiannya dan memanggil rey untuk mengantar ya ke salah satu panti asuhan di kota itu.


"reeey!" panggil bianca


"iya nona?" jawab rey


"antar saya ke panti asuhan" pinta bianca


"baik"


Setelah sampai di panti asuhan Bianca menyodorkan uang sejumlah 100 jt untuk di donasikan pada ank ank yatim puatu di sana.


"trimakasih ya atas donasi ya, atas nama siapa mbak?" tanya salah sarang panjaga panti untuk mengisi data donasi


"Reina Alfiani" jawab Bianca singkat


"baik trimakasih sekali lagi untuk mbak Reina"


"sama sama, boleh saya lihat lihat?" tanya Bianca yang penasaran akan isi panti


"boleh mbak mari saja anter"


Bianca mengikuti Langkah penjaga panti yang mengantar ya melihat lihat. Taklama iya mendengar tangis seorang anak do sebuah ruangan. Bianca penasaran dengan anak itu. Bianca masuk ke ruangan itu dan melihat seorang anak sedang menangis dan beberapa penjaga panti sedang bingung bagaimana mendiam kan anak tersebut.


Bianca menggendong anak itu dan menepuk nepuk pundak ya. Taklama anak itu tertidur di pelukan Bianca. Anak itu kira kira berusia 1 tahun.


"masyaallah, dia diam dipelukan mbak" salah seorang penjaga yang sedari tadi berusaha mendiam kan anak itu


"kenapa dia nangis?" tanya bianca


"kami tidak tau mbak, anak ini kami temukan 2 hari yang lalu di depan pintu panti. Anak ini kami temukan dengan baju yang kotor, anak ini juga kami temukan bersama kembaran ya" jelas penjaga panti


"apa saya bisa adopsi mereka menjadi adik saya?" tanya Bianca yang sudah terlanjur suka pada anak itu


"bisa mbak"


"rey atur semua surat surat Pengadopsian" perintah bianca


"baik"

__ADS_1


"siapa nama mereka?" tanya bianca


"kami belum tau mbak" jawab penjaga anak itu


"boleh saya yang kasih nama?" tanya Bianca


"boleh mbak"


"yang perempuan saya kasih nama Keyla Aurelia, sedang kakak laki laki ya saya beri nama Keynzo Aurelia


Taklama surat surat telah slesai di urus rey, namun hanya Pengadopsian dia tas kertas tidak melalui hukum. Setelah semua selesai di urus Bianca pulang membawa 2 anak yang imut.


"kita beli perlengkapan anak dulu" ucap Bianca yang tertuju pada rey


"baik"


Taklama sampai ah mereka di salah satu toko perlengkapan anak. Bianca membali bayk baju untuk key dan keyn. Sesampainya di rumah Bianca menudurkan mereka di kasurnya.taklama Bianca pun tertidur disebelah mereka.


Hari berlalu Bianca terbangun pagi sekali. Dia memasak bubur untuk adik adik baru nya. Kemudian membawanya ke kamar dan meletakkan ya di atas meja. Bianca senang memiliki anak anak di rumahnya, pasalnya dia selalu kesepian. Dia memandang wajah adik adiknya yang sedang tertidur. Tak lama keyn bangun dan tersenyum saat melihat wajah Bianca.


Bianca senangnya bukan main, melihat adik nya tertawa saat melihatnya. Dia bermain dengan adiknya itu dan tersenyum. Taklama Bianca menyuapi bubur pada adik nya itu. Taklama menyuapi keyn, key terbangun dan menangis. Sontak Bianca panik dan menggendong key dan menghibur ya. Bianca mulai tenang saat key juga mulai tenang. Bianca punenyuapi kedua adiknya sebaca bergantian.Tiba tiba pintu kamar Bianca Terbuka.


"adik ku" jawab Bianca singkat keren dia tau siapa yang masuk. Karena pintu kamarnya hanya bisa dimasuki oleh orang yang sirik jari nya terdaftar di gagang pintu


"sejak kapan punya adik kok aku gak tau" tanya anda kesal


"kamarin" jawab Bianca singkat


"dari mana?"


"adopsi"


"kau gila? Segitu kesepian ya kau sampai mengadopsi anak orang" ucap anda kesal. Bianca tak me jawab ucapan anda sama sekali. Itu membuat anda semakin kesal


"hei aku sedang bicara dengan mu" teriak anda yang membuat key menangis


"aku terlanjur sayang dengan mereka kemarin, berhentilah berteriak mereka sudah menangis" jawab Bianca datar


"terserah kau saja aku malas berdebat dengan mu"


Bianca melanjutkan aktifitas ya bersama adik kembar ya itu. Bianca terlihat senang saat bermain dengan adik adik nya. Anda yang melihat senyum Bianca pertama kali cukup senang.

__ADS_1


"saat tersenyum kau semakin mirip dengan lian" gumam anda dalam hatinya


Hari sudah malam anda kembali ke rumahnya. Bianca melanjutkan aktifitas ya,menidurkan adik adikny, berkemas, bersih bersih. Setelah selesai melakukan aktifitas ya Taklama fenina menelepon Bianca.


"Hay beb apa kabar" sapa fenina pada bianca


"baik" jawab Bianca singkat


"lagi apa?" fenina


"menidurkan anak" jawab Bianca datar


"what?? Anak?? Kau hamil? Anak siapa? Adwin ya? Tau majikan bu risa?" tanya fenina heboh


"adopsi jedi adek di panti" bianca


"ooohh kirain anak mu" fenina


"hem"


"biii, aku mau kesana besok" ucap fenina manja


"ok" jawab bianca


"kok gk kaget sih aturannya kaget dong"


"waaahhh kmu mah kesini aku kaget sekali" jawab Bianca pura pura kaget


"wahahahah, gk lucu" tawa fenina lalu kesal


"sudah lah besok kabari aku berlaku jemput"


"tidak usah ayah sudah mengatur semua" fenina


"ok, ucapkan salamku pada ayah"


"ok boss, good night muaaach" ucap fenina


"bye"


Setelah elesai berbincang dengan fenina Bianca naik ke atas ranjangnya. Bianca tidur puas bersama kedua adik nya.

__ADS_1


__ADS_2