D Ganti

D Ganti
Cinta seorang kakak


__ADS_3

"kak apa kau selama ini mancari ku?" tanya Bianca


"tentu saja. Kau tak tau betapa marah nya kaka mendengar mu tak di urus oleh wanita gila itu"


"apa kau menyayangi ku?"


"tentu saja, kau adik ku tidak mungkin aku tidak menyayangi mu!"


Akhirnya mereka ber pelukan melepas rasa rindu. Fendy mengantar Bianca menuju rumah Andra namun saat du depan rumah Andra Bianca melihat Fenina yang berlari menuju Andra dan memeluknya sementara Andra membalas pelukan tersebut.


" kenapa gk jadi turun? "tanya Fendy melihat apa yang dilihat Bianca


" apa kau mau tinggal sama kakak saja? "tanya Fendy menatap adik nya


" aku ikut kakak saja"


"Yasudah"


Akhirnya Fendy membawa Bianca menuju rumahnya. Bianca merasa kesal pada Andra dan Fenina. Bianca tidak keberatan tetapi Fenina tidak sekali dua kali merebut pria yang di sukai Bianca.


"dek"


"iya kak?"


"kamu gapapa? Udh jangan di pikirin kalau kamu gak mau ketemu mereka lagi kamu tinggal sama kakak aja, kaka yang tanggung jawab, ya?"


"iya" jawab bianca menangis dalam pelukan kakak nya.


Sesampainya dirumah Fendy, Fendy mengenakan Bianca pada para pelayan dan penjaga agar menjaga Bianca.


"kak? Aku ingin mengganti nama ku aku tidak ingin menggunakan nama dari wanita itu, kak bisa kah kau membawa adik yang ku adopsi itu kemari? Aku merindukan mereka" ucap Bianca pias


"nanti akan kakak bawa sekarang kamu ikut kakak"


Fendy membawa Bianca menuju ruang kerja nya di mana Fendy menunjuk kan akte lahir dirinya dan lian. Akhirnya Bianca memutuskan menggunakan nama aslinya dia tidak mau menggunakan mana yang diberikan oleh owang yang menghancurkan keluarganya.


"aku mau pakai nama dari orang tua kita"


"baik lah kakak akan menyuruh orang mengususnya"


"emm"


"dari mana kaka dapat ini?"

__ADS_1


"ayah angkat kakak adalah orang kepercayaan papa saat itu dia membawa kakak dan melindungi kakak. Setelah beberapa tahun rumah papa menjadi rongsokan dan ayah kakak masuk kerumah mengambil berkas berkas yang ada di ruang rahasia dirumah papa"


"ooh gitu"


Setelah menceritakan masa lalu masing masing Bianca lelah dan tertidur dipangkuan Fendy. Fendy hanya tersenyum melihat sikap adiknya yang sudah bisa menerimanya sebagai kakak.


Besoknya Bianca dikejutkan oleh suara yang amat dirindukannya. Yaitu suara si kembar.


"kak dari mana mereka?" tanya Bianca senyum semangat


"tentu saja aku bawa dari runah pria brengsek itu"


"tuan sarapan ya sudah" ucap alan


"Alan? Sedang apa kau disini?" tanya Bianca yang dijawab dengan senyuman


"kak kakak kenal dia?"


"tentu saja dia adalah asisten kepercayaan kakak yang selama ini kakak kirim untuk menjaga dan melindungi mu, semalam. Kak menyuruh ya pulang membawa si kembar"


"trimakasih kak" peluk Bianca


"bersiaplah kita akan buat ktp mu sebentar lagi, kaka juga sudah mendaftarkan mu dialah satu kampus perkantoran. Kita akan belanja hari ini. Hari ini kaka akan jadi asisten mu"


"ok tunggu aku mandi dulu setelah itu aku akan turun" ucap Bianca semangat


Didalam perjalanan Bianca hanya bertanya tentang Fendy.


"kak bagaimana kau tau aku ada di rumah itu?"


"aku meminta orang terbaik untuk melacak mu."


"oh, bagaimana adwin?"


"siapa adwin?"


"dia pria yang menculik ku kemarin, dia mantan kekasihku yang kupuskan karena Andra."


"sudah ku bunuh"


"ohh"


"kau tidak takut atau marah?"

__ADS_1


"tidak kakak hanya membunuh nya tidak menyiksa ya"


Taklama mereka sampai di mall. Fenita(Bianca) membeli beberapa peralatan sekolah. Dari jauh dia mendengar suara yang tidak asing baginya. Dia melihat Fenina yang berjalan bersama Andra. Fenita yang melihat itu Sontak panik dan memanggil kakak nya. Andra yang mendengar suara istri tercinta pun menoleh.


Namun tidak melihat apapun.


"kaka itu ad mas Andra sama Fenina" tunjuk Fenita


"ini pakai maskernya kakak udh siapin" ucap Fendy memakaikan masker pada fenita


Fenita merubah penampilannya dengan membeli beberapa pakaian yang tidak terlalu menunjukkan karakternya dan mengubah warna rambutnya menjadi biru.


Waktu sudah menunjukkan puluk 6 sore, Fenita pulang bersama Fendy diperjalanan Fenita hanya membayangkan Andra dan Fenina yang sedang berjalan tadi.


"dek sudah lah jangan di pikir kan lagi kasian kamu" ucap Fendy menenangkan.


"kak apa kau akan meninggalkan ku seperti yang lain?" tanya Fenita


"kakak tidak akan meninggalkan mu cukup sekali saja kakak kehilangan mu, kakak juga ingin memberitahu mu sesuatu"


"apa?"


"soal sahabatku reina. Kakak sudah mencari tau nya. Dia belum meninggal dia bersama orang tua kita dia tangkap oleh wanita gila itu agar kau merasa bersalah pada kematiannya"


"tapi kak waktu itu aku melihat sendiri wajah nya"


"itu hanya operasi plastik dek"


"kak aku ingin menyelamatkan mereka"


"iya kakak akan berusaha ya"


"aku akan membantu mu"


"terserah kau saja" jawab Fendy pasrah


"apa mas Andra tidak mencari ku?" tanya fenita


"dia mencari mu dek"


"tapi kenapa dia masih bisa menemani fenina jalan jalan?"


"kalau itu kaka tidak tau"

__ADS_1


"baik lah"


Taklama Fenita tertidur di bahu Fendy.


__ADS_2