D Ganti

D Ganti
Kembar?


__ADS_3

Setelah masuk kerumah Bianca Andra tidak menemukan sosok yang dicari. Diapun membuka pintu kamar dan melihat seorang wanita yang sangat dicintainya.


"sayang aku ingin mengenal kan mu pada adik ku" ucap andra


"kau masih punya adik? Kenapa tidak bilang" ucap Bianca tanpa menoleh sedikitpun


"dia baru kembali dari Amerika" ucap andra


"ooh dimana?" tanya Bianca menoleh sedikit dan kaget


"aaaaah, siapa kau? Kenapa mirip sekali dengan ku?" teriak Bianca kaget


"ahh, tenang lah aku Liana adik pria ini" ucap Liana pada bianca


"wajah mu?" tanya Bianca masih syok


"aku juga kaget, tapi tidak sekaget dirimu" ucap Liana senyum


"aku tidak tau mengapa wajah kita sama tapi itu tidak penting bagi ku" ucap Liana mendekat dan memegang tangan Bianca yang sangat dingin


"sudahlah jangan difikirkan" ucap Andra


"hem" jawab bianca


"ini anak mu?" tanya Liana pada Bianca sambil menunjuk sikembar


"tidak mereka adik ku yang ku adopsi beberapa saat yang lalu"


"imut sekali kembar ya?"


"iya"


"wah mirip kita ya" ucap lian


"siapa namanya?" sambungnya


"yang ini keynzo Aurelia yang perempuan Keyla Aurelia."


"nama yang bagus klau nama kakak ipar?"

__ADS_1


"bianca Aurelia"


"kakak ipar tinggal sendiri?"


"tidak aku tinggal dengan adik ku Fenina"


"kakak ipar banyak sekali adik nya"


"dia bukan adik kandung ku, dia sahabat ku yang ku anggap adik. Dia juga menganggap kakak nya"


"aku ingin bertemu dia" ucap Liana


"dia sedang belanja tunggu saja sebentarlagi dia akan pulang"


"baik"


Akhirnya mereka bermain dengan sikembar. Mereka merasa aneh pada diri sendiri, karena merasa dekat satu sama lain. Mereka berbincang bin ang hingga taklama Fenina pulang.


"bi tau gk tadi aku ketemu cowo namanya fendy, ganteng lho" ucap Fenina tanpa melihat Bianca dan masuk ke kamar dan sempai mengolah pada Andra yang duduk di sofa


"hah bodoh masih disini saja kau, tidak pulang?" tanya Fenina sambil masuk ke kamar


"cih kau memang bodoh"


"aku disini mengenakan adik ku pada Bian" ucap andra


"oh ya? Mana?" tanya Fenina sambil bangkit dari kasur


"pergilah temui dia" ucap Bianca pada liana


"Hay" sapa lian


"bi sejak kapan kau menyapa ku begitu?" tanya Fenina


"nama ku Liana" ucap Liana menyulurkan tangan


"bi berhentilah bertingkat begitu aku mancari adik di bodoh itu" ucap fenina


"dan sejak kapan kau mengenakan baju feminim bagini" ucap Fenina bingung

__ADS_1


"dasar tidak berguna yang didepan mu itu adik ku" ucap andra


"hei bodoh aku tidak buta jelas jelas dia Bianca" ucap Fenina.sedang Andra dan Bianca menahan tawa mereka.


"aku disini fen" ucap Bianca membalikkan badannya


"aaaaaaaaa, hantuuuujuu" teriak fenina


"hahahahhaha" tawa Bianca dan Andra melihat tingkat Fenina


"bukan hantu fen dia memang adik Andra. Mirip sekali dengan ku. Aku juga kaget tadi tapi tidak sekaget dirimu" ledek bianca


"mirip sekali kalian kukira hantu" ucap Fenina


"tidak"


Akhirnya mereka mulai akrab dan tidak takut lagi. Taklama Fenina mulai curiga dengan kemiripan mereka yang kompak.


"jangan jangan kalian saudara lagi" ucap Fenina


"tidak mungkin" ucap lian dan Bian kompak


"tuh kompak" ucap fenina mulai curiga


"kebetulan" ucap mereka bersamaan lagi


"tuh lagi"


"jangan berfikir macem macem" ucap Bianca.


Fenina yang penasaran pun bartanya pada Andra tentang asal usul Liana. Andra mengatakan bahwa Liana adalah adik kandungnya. Dan berfikir positif. Tetapi fenina yang merasa aneh pada dia orang tersebut pun mmsemakin curiga dengan keberadaan lian yang sma persis dengan Bianca.


Fenina pun mengusulkan untuk melakukan tes DNA pada mereka ber 3. Fenina tidak mau kalau ternyata Bianca adalah saudara Andra dan menukah dengan saudaranya sendiri. Andra pun menyetujui ya begitu juga lian dan Bian.


Mereka menitipkan sikembar pada Amara. Amara yang meluhat lian juga syok dan Hampir pingsan. Setelah dijelaskan olah Bianca mereka pun mengerti. Hampir seluruh penjaga kaget dengan Bianca dan lian kecuali Alan yang mengetahui segalanya.


Mereka sampai di rumah sakit untuk pengambilan darah. Andra sangat takut karena dia takut mengetahui bahwa wanita yang dicintainya ternyata saudaranya sendiri. Setelah pengambilan sarah mereka kembali kerumah Bianca.


Taklama Liana dan Andra pun pamit karena hari sudah mulai gelap. Sementara Bianca dan Fenina masih sangat penasaran dengan. Hasil tes DNA besok.

__ADS_1


__ADS_2