D Ganti

D Ganti
Istri untuk rey


__ADS_3

Mendengar perintah Bianca, betapa senangnya rey. Dia langsung memulai aksinya. Menggendong amara dan mulai menciumi bibir amara hingga turun menuju leher amara. Sementara amara hanya pasrah dengan pilihannya. Rey mulai membuka pakaian amara. Dipandang ya tubuh amara yang putih mulus dan langsing itu. Kedua gunung yang bergantung pada tubuh amara terlihat indah sekali. Rey membuat beberapa ya da kepemilikan pada tubuh amara. Rey langsung melanjutkan aksinya sedikit demi sedikit. Hingga akhir mencapai puncak.


Sementara Bianca hanya sibuk memainkan hpnya dan mendengar lagu dengan nada tinggi hingga tidak mendengar rey dan amara. Setelah rey dan amara selesai mereka memanggil Bianca namun tidak ada jawaban. Reypun mencolek bahu Bianca sedikit. Bianca tersadar dan tau apa yang harus dia perbuat.


"amara kau pura pura lah tidur di pelukan rey!, rey peluk dia di kasur aku akan memanggil wanita tadi untuk mambawa amara pulang" ucap Bianca membagi tugas. Dia sengaja mencari wanita dari club, namun dia ma cari yang masih perawan. Bianca pergi dari kamar dan ke cari wanita tadi. Bianca kembali duduk di bar dan menanyakan citra pada barista yang melayani ya tadi.


Taklama datang citra menyala bianca


"Hay cantik bagaimana wanita ku?apa adik ku menyukai ya?" tanya citra percaya diri


"adik ku sangat menyukai ya bahkan dia ingin menjadikan wanita itu sebagai pela" ur pribadinya, aku ingin kembali gadis itu"ucap Bianca tegas dan datar


"tidak bisa"


"sebut harga" ucap Bianca langsung


"tidak bisa aku sudah janji pada yang menjualnya"


"aku akan menjaganya" ucap bianca


"baiklah"


"berapa?"


"2m?bagaimana kau sanggup? Bila kau membayar ya ku ijinkan kau membawanya"


Bianca langsung mengambil hpnya dan mengirim uang itu pada citra. Citra sungguh senang mendapat uang itu terlihat senyum girang diwajahnya

__ADS_1


"baik lah bawa gadis itu dia milik ku sekarang, senang berbisnis dengan ku" ucap citra yang tidak di balas Bianca. Bianca langsung pergi menuju kamar rey tadi. Dilihatnya bahwa amara sudah benar benar tertidur di pelukan rey.


"rey bawa dia ke mobil, dia Kn tidur di kamar mu 2 minggu lagi aku akan menikahkan mi dengannya" ucap bianca


"terimakasih nona" ucap rey tulus


"hem"


Rey langsung Menggendong amara kemobil dan menempatkannya di samping nya. Sesampainya di rumah Bianca kembali kekamarnya melihat mey terbangun dan sedang menjahili fenina yang tidur pulas. Dia langsung masuk dan mengganti pakaiannya. Dihampirinya keyla dan bermain dengan keyla yang terbangun. Diajak ya keyla bermain di ruang tamu karena takut mengganggu fenina yang tidur.


Setelah lelah bermain keyla pun tertidur. Hari sudah menjelang pagi namun Bianca masih saja belum tidur, karena menjaga keyla yang masih terbangun tadi. Setelah mey tertidur Bianca menggendongnya dan menidurkannya di sampingnya dan disamping keynzo. Bianca menulis sebuah catatan kecil untuk fenina yang bertulis


"aku tidur jam 3 jadi bangun agak siang tolong jaga key dan keyn, kalau mau masak bubur untuk mereka bubur ya ada di lagi nomor dua. Nanti kalau Andra datang bilang saja aku baru tidur. Makasih ❤"


Setelah itu Bianca meletakkan kertas itu di meja samping fenina. Setelah itu dia tidur. Matahari mulai bersinar fenina dibangunkan oleh keyn yang menepuk nepuk perutnya. Dia melihat Bianca dan key yang tidur dengan pulas langsung Menggendong keyn untuk turun dari kasur. Menempatkan keyn di karet kamar. Saat mengambil hp dia melihat catatan yang di buat oleh Bianca dia hanya geleng geleng. Setelah itu dia membawa keyn ke dapur dan mendudukkan keyn di kursi milik mey dan keyn.


Fenina langsung memasak bubur untuk keyn seperti arahan Bianca. Taklama datang Andra membawa sarapan.


Fenina langsung menyodorkan catatan yang ditinggalkan oleh Bianca. Andra langsung masuk melamar Bianca. Dipandang ya Bianca yang tidur pulas dan mencium kening, kedua pipi dan bibir Bianca. Lalu dinaikkanya selimut Bianca dengan perlahan. Dilihatnya mey yang tidur memeluk Bianca dan mengeluh kepala key dan mencium pipi key. Setelah selesai Andra pun keluar dan menghujani Fenina dengan. Banyak pertanyaan


"kau apakan dia?" tanya Andra sambil duduk di kursi dapur


"tidak ada"


"terus kenapa dia tidur selagi itu?"andra


"tidak tau"Fenina

__ADS_1


"apa yang kau tau?"


"tidak ada" Fenina


"cih, apa gunanya kau disini. Menyusahkan saja" ucap Andra kesal


"kau pikir aku mata mata. Dasar bodoh" jawab Fenina tidak mau kalah


"berani sekali kau"


"untuk apa aku takut padamu kau bukan tuhan ku! Kau bukan ayah ku!" jawab Fenina dengan bangga


"bocah" ejek Andra pada Fenina sambil pergi. Tal


Taklama rey keluar dari kamar bersama seorang wanita yang asing bagi Fenina


"WAHH rey sudah berani bawak cw ya" ucap Fenina mengejek


"tidak mbak"


"tidak, tidak.. Trus dia apa? Manekin?" ucap Fenina sedikit mengejek


"dia calon istri saya yang dipilih nona bian" jawab rey membuat Fenina tersedak


"what? Calon istri? Dari bian?" tanya Fenina tidak Percaya


"iya" jawab rey sambil duduk yang diikuti amara

__ADS_1


"yahserah bian aj deh toh dia yng ngasih kamu makan bukan kuh" jawab Fenina dramatis. Setelah selesai sarapan Fenina kembali kekamar bersama key dan membawa semangkuk bubur untuk key bila dia bangun nanti. Benar aja baru masuk key sudah bangun dan memegang wajah Bian yng tidur pulas hingga tidak merasakan apa apa.


Fenina Langsung membawa key di karet kamar dan Menyuapi key makan. Setelah selesai mereka bermain dengan amat senang. Hari sudah sore akhirnya Bianca bangun dari tidur nya melihat keyn yang tidur di atas perut nya dia tersenyum dan ke ngangkat keyn dari Perutnya. Setelah bangun dia mandi dan melihat Andra yang duduk di kursi meja makan.


__ADS_2