D Ganti

D Ganti
Menemui reina


__ADS_3

"kudengar seminggu lagi kau akan menikah?" tanya Andra


"iya tuan" jawab Rey


"aku akan membantu persiapan pernikahanmu"


"terimakasih tuan" ucap Rey


"aku akan mempersiapkan semua kau tinggal menunggu saja"


"terimakasih tuan"


"pergilah belikan makan malam untuk kami dan dirimu" Andra


"baik"


Setelah kepargian Andra dia menggendong key dan keyn menuju kamar Bianca dan meletakkan key dan keyn ditengah tengah mereka agar bangun


"hei key bangunin kakak kakak mu" birik Andra pada key. Key yang sudah mulai mengerti yang dikatakan Andra mulai mengganggu fenina dan Bianca. Fenina terganggu dengan keberadaan key namun tidak dengan Bianca dia nyenyak sekali. Andra hanya mencium kening Bianca yang tertidur nyenyak. Taklama Fenina bangun dari tidurnya melihat sikembar sudah mengganggu nya. Sementara Andra hanya tertawa.


"pasti kau kan?" teriak Fenina


"hey kerbau kau lihat jam berapa sekarang" Andra


"cih ada saja alasan mu" grutu fenina kesal. Dia segera membangunkan Bianca yang tertidur pulas. Setelah panggilan dari Fenina dia pun bangun. Mereka mandi secara bergantian dan mengenakan pakaian couple. Rata rata barang mereka couple.


"ayo ke mall" ajak bianca


"kau gila?" tanya Andra


"tidak bukankah sudah ada janji mengambil perhiasan di mall"


"ooh yaudah bersiap lah aku akan menyiap kan mobil"

__ADS_1


"ok boss"


Setelah setengah am kini mereka siap bahkan rey dan amara pun ikut. Karena Bianca berencana makan diluar. Sementara makanan yang di beli rey di simpan untuk besok. Setelah sampai di mall Bianca dan Fenina berlari menuju toko perhiasan kemarin sambil berpegang tangan. Setelah sampai di toko perhiasan itu Bianca dan Fenina tampak senang dengan perhiasan mereka. Setelah itu mereka berlari mencari toko ponsel yang mereka kunjungi kemarin dan mengambil pesanan mereka. Setelah mendapat semua yang mereka tunggu tunggu mereka pergi makan. Sementara Fenina dan Bianca hanya senyum senyum memandang barang yang mereka pesan.


Bianca mengenakan kalung bertuliskan namanya. Semantara Fenina juga mengenakan kalung bertulis namanya. Masing masing dari mereka menyimpan kalung bertulis nama reina yang mereka pesan. Mereka juga memandang casing hp dengan foto dirinya, fenina dan reina. Andra bingung dengan tingkah mereka.


Dia juga penasaran dengan wanita yang bernama reina namun tidak mendapatkan informasi apapun.


Setelah selesai makan mereka pun pulang. Fenina dan Bianca sibuk bermain dengan sikembar dan mengabaikan Andra. Andra kesal bercampur senang dengan kelakuan Bianca yang mengabaikan ya. Dan senang melihat Bianca sudah tertawa lepas. Namun tiba tiba rawut wajah Bianca berubah dan menangis saat melihat foto pada cashing hp nya.


"hiks.. Hikkks."tangis Bianca membuat Fenina dan Andra panik


" napa bi? "tanya Fenina


" aku kangen reina, aku ingin menemuinya besok"ucap Bianca membuat Fenina juga menangis


"eeehh kok pada nangis aku bingung nih" ucap Andra sambil menggaruk kepalanya yang tidak gatal


"Andra..." panggil bianca


"bisakah kmu memesankan tiket pesawat menuju kota y?" tanya bianca


"tentu aja aku akan menyiapkan pesawat pribadi untuk mu"


"terima kasih" ucap Bianca memeluk Andra. Sementara Andra senangnya bukan main di peluk oleh kekasihnya untuk pertama kali. Key dan keyn berusaha mengganggu Fenina dan Bianca agar tidak menangis. Bahkan mereka berusaha berdiri untuk menghapus airmata kakak kakak nya.


"istirahatlah siapkan semua besok siang kita akan berangkat ya" UCAP Andra mengecup kening bianca


"emm" angguk bianca


Andra keluar dari kamar Bianca dan menelepon jo untuk menyelesaikan semua. Andra juga memberi tau rey tentang keberangkatan ya besok. Malam berlalu begitu saja pagi sudah menyambut dengan terang. Mereka bersiap siap untuk keberangkatan mereka siang harinya beberapa mobil datang menjemput. Mereka berangkat dengan pesawat pribadi milik Andra.


Sesampainya di sana mereka mengunjungi abi dan umi. Mereka sudah memberi tau bahwa mereka akan datang ke kota y untuk menemui reina. Bianca, fenina dan sikembar tinggal di rumah abi dan umi sementara Andra tinggal di hotel keren keadaan rumahnya tidak memungkinkan.

__ADS_1


Setelah beristirahat esok ya mereka bersiap mengunjungi reina. Andra pun sudah bersiap menggunakan jas bosmru dongker dengan kemeja putih. Andra datang menjemput dan kaget melihat pakaian mereka yang kalau tidak hitam ya putih. Setelah sampai di tempat tujuan, Andra dikagetkan kembali dengan lokasi yang mereka tuju.


Mereka mengunjungi sebuah makan yang bertulis Reina Alfiani. Andra bingung dengan semua ini. Namun tidak mau menunjukkan ya pada orang yang melihatnya. Disana Bianca dan Fenina menangis sekuat mungkin yang kemudian di tenangkan oleh abi dan umi. Sementara Andra hanya bisa diam.


Setelah tenang Bianca dan Fenina di bawa ke mobil untuk beristirahat. Setelah mereka pergi abi menemui Andra.


"nak kamu yang lamar Bianca ya?" tanya abi


"iya pak" jawab Andra sopan


"saya abi nya reina panggil abi saja"


"iya bi, saya boleh bertanya?" tanya Andra ragu


"apa?"


"mengapa Bianca selalu sensitif bila saya menyinggung tentang cara dia saat makan dengan tangan, saat melihat foto?" tanya Andra penasaran


"memang Bian tidak cerita dengan mu nak?"


"tidak abi"


"itu artinya belum waktunya kamu tau, tapi percaya lah jangan sesekali menyinggung nya hidupnya tidak sebahagia yang kita lihat. Dulu abi sempat membenci ya tetapi setelah abi mengetahui sesuatu rasa benci abi menjadi sayang padanya" jawab abi


"apa yang abi ketahui?"


"kau akan tau jawabannya bisa Bian sendiri yang bercerita atau feni yang bercerita dengan mu!"


"terimakasih abi"


"jaga lah dia untuk kami, sayangi dia seperti sayang mu pada nyawamu, lindungi dia dengan nyawamu, berjanjilah pada ku nak" pinta abi


"saya janji abi"

__ADS_1


"aku percaya padamu"


Taklaama datang Bianca dengan fenina membawa 2buah kotak. Kotak itu berisi perhiasan yang di beli oleh Bianca kemarin. Satu bertulis nama reina dan satu perhiasan yang dibeli. Di berikan ya pada umi. Setelah selesai mereka kembali ke kota xx. Bianca mengajak abi dan umu untuk ikut namun mereka menolak.


__ADS_2