D Ganti

D Ganti
Bingung


__ADS_3

Benar saja esok harinya fenina datang bersama beberapa pengawal yang dikirimkan ayahnya untuk menjaganya dan Bianca.ayah fenina juga sayang pada Bianca seperti sayang pada fenina sebab fenina hanya memiliki Bianca sebagai teman dan sahabat, jadi ayahnya menganggap Bianca sebagai anak nya sendiri.


"hallo beb, apa kabar aku kangen" triak fenina yang membangunkan keyn


"eeeeeeekkkk uuueeeekkkk ueek" tangis keyn terdengar


"berisik kau" teriak Bianca pada fenina


"ya maap aku gak tau" pinta fenina manja


"iye iye"


"ini anak anak yang kau adopsi semalam?" tanya fenina


"hem"


"waaahhh imut ya, siapa nama nya? " ucap fenina sambil mencoel pipi keyn dan key


"yang ini nama Keyla Aurelia, yang kau gendong namanya Keynzo Aurelia, kembar cewe cowo lho"


"WAHH keren, belakang nama mereka pakai nama mu ya?"


"hem"


Fenina juga suka pada anak kecil sama halnya dengan Bianca. Tak utuh waktu lama anak kembar itu juga mulai akrab pada fenina terlebih keyla. Hari menjelang sore, seseorang masuk ke dalam kamar Bianca tanpa suara dan mengagetkan Bianca dan fenina.


"bii siapa lagi wanita ini?" tanya anda mengagetkan Fenina dan Bianca


"astagfirullah" ucap Bianca dan Fenina kaget


"siapa dia?" tanya anda sedikit meninggi


"sahabatku fenina"


"ooh ini yang namanya fenina" ucap Andra dalam hati


"beb ini cowo yang kmu bilang majikan bu risa?" bisik Fenina pada Bianca


"hem"


"Hay kenalin aku Fenina Laurensia, teman baik Bianca" sapa Fenina


"iya, Andra"

__ADS_1


Setelah kedatangan andra, Fenina tampak canggung saat berbicara. Hari menjalani malam Andra kembali ke rumahnya. Fenina merasa lega dengan kepergian Andra. Setelah kepergian Andra Fenina langsung pergi bersiap untuk tidur.


Paginya Andra sudah ada di kamar Bianca, duduk dengan tegap di atas sofa dengan hp yang berada didepan mata Andra. Taklama Bianca bangun dan kaget saat melihat Andra berada di sofa kamarnya.


"kmu sudah bangun" sapa Andra pada Bianca


"hem" jawab bianca


"mau sarapan apa?" tanya Andra datar


"ngapain disini?, ayo keluar" bisik Bianca sambil menarik Andra


Setelah keluar dari kamar. Bianca membawa Andra ke ruang tamu dan mendudukkan Andra secara paksa.


"ngapain?"tanya Bianca


" hanya mengunjungi calon istriku"jawab Andra yang membuat Bianca melotot


"siapa?" tanya bianca


"kmu"


"tidak aku tidak mau" bantah bianca


"kalau begitu nikasi saja wanita yang menunggu mu. Aku tidak mau buang waktu dengan mu, terlebih aku sidah ada pacar" jawab Bianca tegas


"braninya kau akan ku buat kau menyesal. Akan ku hancurkan perusahaan ayah sahabatku itu,jika berubah pikiran hubungi aku" ancam Andra sambil meninggalkan Bianca. Bianca tak me jawab sama sekali dia bingung harus berbuat apa. Di sisi lain dia sangat mencintai kekasihnya yang sekarang, pasalnya kekasihnya yang sekarang sudah 4 tahun me jalin hubungan dengannya. Disisi lain keluarga sahabatnya yang juga sangat menjaga ya dan mencintainya.


Taklama Fenina keluar kamar untuk mencari Bianca.


"bi... Bi..., sedang apa kau melamun saja" panggil Fenina


"ehh iya tiba tiba kangen adwin" jawab Bianca


"ooh kangen pacar yaaa" ejek Fenina


"kirimin dong nomor ya aku kan ganti hp"


"ok boss aku kirim sekarang" ucap Fenina sambil mengambil hp nya dan mengirim nomor kekasih sahabat nya itu. Setelah masuk ke hp Bianca, Bianca langsung menghubungi kekasih nya yang telah lama tidak iya hubungi, pasalnya iya sibuk dan telah membagi tahu pacarnya bahwa dia tidak akan bisa menghubungi pacarnya sementara waktu.


"halo siapa ya" tanya pacarnya


"ini aku, aku ganti nomor" jelas bianca

__ADS_1


"ooh kamu gimana sekarang? Udha gk sibuk? Udah di kota y ya?" tanya kekasihnya adwin


"iya" jawab bianca


"gimana kabar kmu sayang?" tanya adwin


"baik, kmu gimana?"


"aku baik, udah dulu ya aku di panggil ayah"


"hem"


Setelah menghubungi Kekasihnya dia merasa lega mendengar kamar dari kekasihnya itu. Dia bergegas mandi dan menyiapkan sarapan u tuk adik dan sahabat tercintanya.


"ehh, nona biar saya saja nona duduk saja" ucap rey sambil menutup pintu kamarnya yang sebelumnya adalah kamar bu risa


"hari ini saya aja" jawab Bianca datar


Rey langsung masuk kembali kekamarnya mendengar jawaban Bianca. Rey sudah tau bagaimana sifat Bianca jadi dia tidak berani membantah. Setelah selesai memasak sarapan dia menanggil rey untuk sarapan dan membawa sarapan dirinya, Fenina dan milik kedua adiknya ke kamar. Semenjak kedatangan. 2 malaikat kecil itu Bianca lebih sering menghabiskan waktu dikamar.


Setelah sarapan mereka bermain hingga sore. Sore ya Bianca memandikan kedua adiknya itu dibantu oleh Fenina yang ingin belajar memandikan anak. Setelah lelahseharian bermain fenina, key, dan keyn pun Tertidur. Hanya saja key tertidur diatas tubuh fenina. Bianca yang melihat sahabat dan adiknya tertidurpu. Hampirmanenis melihat kebahagiaan yang jarang dia dapat. Sekilas dia mengingat seseorang yang amat dia sayangi.


Esok harinya Andra datang dengan. Beberapa sarapan dan tak lupa bubur untuk calon adik iparnya. Bianca tampak kesal namun dia menahan.


"kenapa kau datang terus" teriak Fenina tidak tahan melihat wajah Andra setiap hari di rumah bianca


"terserah ku" jawab Andra semakin me buat Fenina naik darah pasalnya dia tau bahwa Bianca tidak nyaman dengan ke hadirkannya.


"dasar bocah" ejek Fenina pada Andra


"brani sekali kau mengataiku" teriak Andra tidak terima


"diam lah kalian" ucap Bianca melerai


"huuuh" desah mereka bersamaan


"makanlah sarapan kalian" ucap Bianca meredakan amarah dua orang itu


Setelah makan Fenina langsung menuju kamar Bianca. Sementara Bianca menemani Andra di meja makan. Bianca masih bingung dengan. Ancaman Andra, dia tau bahwa Andra merupakan perusahaan terbesar di negara itu dan Andra terkenal kejam dalam memimpin perusahaan, dia tau bahwa Andra pasti akan menghancurkan perusahaan ayah Fenina.


"bagaimana tawaranku?" tanya Andra yang mengagetkan bianca


"aku sudah bilang aku punya kekasih"

__ADS_1


"putuskan saja" jawab Andra dengan sepele. Bianca tak menjawab saran Andra. Andra pun berdiri dari duduk nya membuat refleks Bianca juga berdiri


__ADS_2