D Ganti

D Ganti
Kabar baik #3


__ADS_3

"sudah kenyang?" tanya andra senyum


"sudah, sayang hari ini aku ingin jalan jalan dengan mu" ucap fenita tersenyum manja


"ayok kalau begitu. Kau ingin kemana? Aku akan menemani mu dan anak ku" ucap andra membayar tagihan


"aku ingin jalan jalan saja tidak tau mau kemana"


"kalau begitu aku akan membawa mu belanja kau harus menghabiskan uang ku" ucap andra sombong


"ok bos" jawab fenita hormat pada andra


Fenita meminta anak buah fendy untuk mengambil motornya di kafe. Sementara dia ikut dengan mobil andra. Andra membawanya kesebuah mall. Andra menggandeng fenita dengan mesra.


Fenita yang sudah sering bersikap mana pada fendy pun mulai bersikap manja pada Andra. Selama ini Fenita baru menyadari betapa besar cintanya pada Andra.


Andra membawanya kesalah satu toko perhiasan. Disana Andra membelikan 3 pasang perhiasan untuk Fenita dan liana.


"sayang, kakak sudah mengurus pemindahan kampus liana. Kakak juga sudah mengurus pergantian nama liana menjadi fenika!" ucap Fenita


"kau akan membawa lian...eh fenika pergi dari ku?" tanya andra sedih


"tidak, aku akan membawa mu juga. Aku tak ingin anak ku tak memiliki ayah lagian kasihan kakak bila harus mengurusku"


"jadi kau tidak kasihan dengan ku?"


"tidak, aku tau kau senang bila mengurusku" ucap fenita tersenyum melihat Andra.


"iya iya aku senang dengan mu"


Sebenarnya Andra masih sangat penasaran dengan Fenita tapi dia tidak brani bertanya dia takut fenita akan meninggalkannya lagi.


Andra membelikan banyak sekali baju, tas, sepatu bahkan hingga mobil milik andratidak dapat menampung belanjaan mereka. Hari sudah mulai malam. Fenita membawa andra menuju rumah fendy. Ditengah perjalanan ponsel milik fenita berbunyi. Fenita menggunakan mode speaker Agar andra tidak penasaran Fenita tau andra sudah sangat penasaran hanya dia tidak berani bertanya

__ADS_1


"halo kak"


"kamu smaa siapa? Kok motor udah di rumah?" tanya fendy panik


"aku dengan mas Andra ini lagi perjalanan pulang, oia kak mas andra boleh tinggal dirumah?"


"dek dek, gk perlu ijin bawa saja dia asal adik kakak bahagia semua kakak berikan"


"terima kasih kak"


"yasuda hati hati di jalan"


"iya"


Sambungan telfon terputus. Fenita menatap Andra yang sedari tadi memanda gi ponsel fenita.


"itu kakak mu?" tanya Andra


"sepertinya dia sangat menyayangimu"


"tentu saja, dia bahkan sangat memanjakan ku hehe" ucap Fenita cengegesan


"jadi aku tidak memanjakan mu?"


"astaga mas itu kakak aku kamu cemburu buat apa?"


"kamu lebih mesra padanya ketimbang aku" ucap Andra memeluk Fenita


"sayang, aku sejak lahir belum bertemu dengan kakak kandung ku. Sekarang kami bertemu disaat aku sudah dewasa tentu aja dia memberikan kasih sayangnya sebagai kakak yang selama ini tidak dia berikan pada adik adiknya" jelas Fenita


"huufh" desah Andra pasrah, karena yang dikatakan Fenita ada benarnya


Fenita menunjukkan jalan pada Max yang mengendarai mobil. Kini mereka sudah berada didepan gerbang rumah yng sangat mewah. Seorang penjaga datang meminta laporan. Ketika melihat wajah Fenita penjaga itu langsung menunduk dan membuka gerbang.

__ADS_1


"selama ini kau tinggal dirumah yang mewah tapi pakaian mu seperti ini" ucap andra


"aku sengaja memakai ini bila kekampus"


"apa kakak mu itu tidak melarang mu?"


"tidak dia selalu mengabulkan keinginanku, dia tidak tega melarang ku" mendengar itu Andra hanya bisa diam. Kini mereka sudah berada didepan pintu rumah itu.


Fenita membawa Andra menuju ruang keluarga. Fenita juga meminta pelayan menyuguhkan minuman untuk Max dan Andra. Sementara Fenita memanggil sang kakak.


"kak"


"apa?" tanya fendy sambil bermain dengan sikembar


"mas andra dibawah, kakak saja yang bercerita aku capek"


"yaudah tunggu sebentar kamu suruh rey sama amara saja buat nemenin mereka. Kakak mandi dulu"


"iya deh"


Fenita langsung menuju kamar rey dan meminta pasangan itu menemani Andra. Sementara Fenita memutuskan untuk kekamarnya dan mandi. Rey yang mendengar perintah Fenita pun turun menemani Andra.


Andra yang melihat rey dan asmara pun kaget. Karena mereka sudah menghilang semenjak Fenita diculik.


"kenapa kalian disini?" tanya Andra mengintrogasi


"tentu saja d sini, tuan ku tinggal disini" ucap rey duduk disita sebelah andra


"apa maksud mu?"


"biar tuan ku yang menjalankan nanti"


Mendengar jawaban rey andra hanya bisa diam. Andra mulai membuat asumsi sendiri. Dia juga memikirkan siapa kakak dari adik dan istrinya. Namun dia tetap bersabar menunggu sosok yang ditunggu.

__ADS_1


__ADS_2