D Ganti

D Ganti
Skors?


__ADS_3

"mereka sejak aku masuk kuliah merek asudah mengganggu ku tadi mereka ingin melepas masker ku kemudian aku ingin pergi lalu mereka mencegarku dan berusaha melepas maskerku. Aku melawan lalu terjadilah peperangan setelah itu aku alah mereka sudah memegagi ku jadi aku terpaksa mengambil ini dari baju ku padahal aku belum nengelurkan ini"jelas fenina sambil menunjukkan 2 pisau dan 1 pistol yang dia sembungmyikan di bajunya membuat Nardo cs tercengang


Karena ada wanita yang membawa 2 pistol dan 2 pisau pada dirinya. Para mahasiswa yang menonton pun kaget dengan senjata yang dibawa oleh fenita. Pada dosen wanita hampir pingsan melihat tingkah fenita. Sedang Fendy hanya pengelus kepala fenita den mencium kening ya.


"maaf bapak ibu dosen tolong kita selesaikan masalah ini tanpa ada mahasiswa yang tau" ucap Fendy sopan


"ohh baik tunggu sebentar" ucap salah satu dosen


Dosen itu mengunci pintu ruang fenita dan duduk di salah satu kursi siswa begitu juga Nardo cs. Mereka rertunduk tida berani menatap Fendy yg marah.


"ada apa ini?" tanya dosen. Namun tak sd yg menjawab


"saya ini bertanya" ucap dosen


"kalian ber 7 panggil orangtua kalian" perintah sang dosen. Mereka langsung menghubungi wali mereka masing masing. Taklama datang beberapa orang tua(wali mereka) melihat wajah anak anak mereka sudah berdarah dan bonyok.


"aduhhh putrakuu, siapa yang melakukannya sini lawan aku" ucap ibu Nardo


"aku" ucap fenita santai memegang kedua pistol dan pisau nya


"mengapa kau mengjahar putra kali" ucap ibu ibu yang datang


"mereka mengganggu ku" ucap fenita


"memang ya kenapa bila dia mengganggu mu bukan berarti kau harus mengajar ya kau tidak tau berapa berharga ya putra ku" bentak ibu Nardo


"jadi kalau putramu berharga untuk mu adik ku tidak berharga untuk ku" teriak Fendy dengan imosi di ubun ubun. Ucapan Fendy membuat orang di sana terdiam karena memang benar adanya.


"tapi dia itu perempuan mengajar laki laki 7 orang lagi apa pantas?" tanya ibu ibu


"kenapa kalau perempuan, apa perempuan tidak boleh melindungi diri. Dan anak mu itu laki laki main koyok perempuan apa layak disebut laki laki? Sudah keroyokan kalah pulak" teriak Fendy kemudian tersenyum

__ADS_1


"branisekali kau menghina putrakuu akan ku buat hidupmu sengsara" ucap ibu Nardo


"lakukan saja aku tidak takut, dan satu lagi ajari putramu bela diri agar tidak kalah melawan wanita"


"kau"


"kami permisi dulu pak"ucap fendy


" tunggu"triak pak dosen


"masalah ini belum selesai" sambung dosen


"ada apa?"


"fenita mulai besok kamu di skors"


"kenapa?" tanya fenita


"saja bawa senjata hanya untuk melindungi diri lagian saya gk menggunakannya untuk melukai hanya menggertak saja kecuali sudah kelewatan" teriak fenita


"sudah dek kita pulang besok kamu ttp kuliah ko malah dosen ini yang gbs ngajar yo" ajak Fendy pelan namun didengar dosen membuat dosen itu ketakutan


Akhirnya dengan amarah menggebu gebu fenita berhasil ditenangkan.taklama fenita tertidur dibahu Fendy. Fendy Hanya mengelus kepalanya dan sesekali mencium pucuk kepala nya.


Taklama mereka sampai dirumah, Fendy menggendong fanita kekamar ya. Fenita yang kelemahan terlelap hingga pagi.


***


Semenjak kehilangan Bianca Andra tidak terurus. Fenina yang melihat itu antara senang dan sedih. Fenina menyukai Andra tapi cinta Andra hanya untuk Bianca.


Fenina sudah berusaha untuk membuat Andra cinta padanya namun hati Andra hanya untuk Bianca.

__ADS_1


Hari hari berlalu Andra masih saja menyendiri. Beberapa rambut di wajahnya sudah tumbuh. Max dan jo berusaha mencari keberadaan Alan, rey,dan Amara serta nona mereka Bianca namun tidak menemukan apapun.


Fenina selalu mengajak Andra keluar dengan alasan menghibur Andra. Sesekali Andra ikut dengannya namun tetap saja hati nya ada pada Bianca. Fenina yang terus merangkul ya. Dia tidak merespon keren dia menganggap fenina seperti Liana.


***


"dekk, dekk bangun udh pagi kamu harus ngampus." panggil fendy


"ahh, iya kak tunggu"


Fenita bergegas mandi membersihkan wajah menggunakan pakaian sederhana dan tidak bermerek. Segera sarapan dan berangkat kekampus. Dikampus sudah banyak yang menggosipkan tentang fenita yang galak dan membawa pistol kemana pun dia berada.


"ehh itu kan cw yang suka bawa tembak itu?" mahasiswi A


"ehh iya lihat dia pakai masker terus gk pernah dibuka, pasti wajahnya jelek gk sebagus wajah ku" ucap rekan siswa itu


"pasti muka nya jelek" ucap mahasiswi A


"memang ya kenapa kalau pakai masker? Salah?" ucap fenita melepas maskernya lalu pergi


"WAHH cantik kaya bidadari" ucap mahasiswa yang melihat


"iya pantas aja dia pakai masker biar gk digoda cowo" ucap mahasiswi tadi


"kita salah pengertian dih aku jadi malu nyatanya dia lebih cantik dari aku" ucap mahasiswi A


Fenita menuju perpustakaan dam mencari buku. Setelah menemukan bukunya fenina membaca sampul bukunya hingga tak melihat ada orang didepan ya dan menabrak ya.


"maaf" ucap fenita lalu pergi


Sementara pria itu hanya siap menatap fenita yang pergi. Dia ingin sekali berkenalan dengan fenita namun fenita terlalu cuek akan Keadaan sekitar. Akhirnya dia memutuskan untuk mencari buku yang sempat tertunda. Sementara fenita dia membaca buku sambil mencatat poin poin penting dari buku itu.

__ADS_1


__ADS_2