Danau Cintaku

Danau Cintaku
Tiara dan Alza


__ADS_3

Begitu Alza keluar dari kamar mandi, dia mendapati tiara sedang sibuk memakai cream pada wajahnya.


"Emm wangi ... sekarang sudah gak ada cewek bau asap lagi ya?" goda Alza sambil mendekatkan wajahnya pada Tiara.


" Bang Alza ih godain terus," ucap Tiara malu.


"Apa harus setiap malam sebelum tidur, kamu harus pakai itu semua?" tanya Alza.


"Kata dokternya sih begitu Bang, biar kulit aku tetap terawat. Ini hanya cream malam biasa, karena umurku masih muda jadi perawatannya juga gak yang macam-macam gitu." jelas Tiara.


"Oh iya kamu masih umur 22 tahun ya, masih muda banget." ucap Alza.


" Bang Alza tahu dari mana?" tanya Tiara.


"Dari buku nikah kita waktu itu, umurku sebentar lagi 29 perbedaan umur kita cukup jauh juga." ucap Alza.


" Umur bang Alza sudah mau 29, sudah tua dong ya? sudah pantas punya anak itu Bang," ucap Tiara berusaha menggoda Alza.


"Punya anak ya? ya sudah yuk kita buat!" balas Alza menggoda Tiara.


" Bang Alza ihhh ...." malu Tiara sambil menutup mukanya yang memerah.


"Pura-pura malu lagi, bilang saja kalau kamu mau. Tiara malu tapi mau nie," ucap Alza terus menggoda Tiara.


"Tahu ah ...." ucap Tiara pura-pura marah dan berjalan cepat ke atas kasur kemudian menutupi seluruh tubuhnya dengan selimut. Niatnya cuma menggoda Alza tapi kenapa dia yang jadi malu sendiri.


" Tuh kan Tiara langsung naik ke kasur sudah gak sabar ya? Bang Alza juga sama. Abang langsung buka bajunya ya," ucap Alza masih terus mengoda Tiara.


Tiara bangun dari tidurnya dan langsung memukuli badan Alza pakai bantal. Tiara benar-benar malu sekarang.


"Hahaha ... sudah ... sudah aku hanya bercanda Tiara." Alza puas banget bisa menggoda Tiara. Lagian Tiara yang mulai kenapa jadi Tiara yang salah tingkah sendiri.


"Bang Alza godain aku terus sih," ucap Tiara begitu menghentikan pukulannya.


" Maafkan Bang Alza ya, habisnya kamu lucu sih. Sebagai permintaan maaf nih aku kasih hadiah." ucap Alza sambil memberi kantong belanjaan yang dibawanya tadi.


" Apa ini Bang? wah ... handphon." ucap Tiara terlihat biasa saja. Padahal Itu HP keluaran terbaru tapi kenapa Tiara tarlihat biasa saja.


"Kamu gak suka?" Tanya Alza melihat expresi wajah Tiara yang biasa saja. Padahal Alza sudah membayangkan Tiara bakal sangat senang dan langsung memeluknya. Seperti Riski dan Ridho waktu dapat HP baru kemarin.


" Senang Bang kan dikasih hadiah, tapi untuk apa aku memakai HP. Aku bahkan tidak punya teman untuk dihubungi, Keluargaku juga disini semua." jelas Tiara.

__ADS_1


"Sini deh!" Alza menarik Tiara mendekat padanya.


"HP gunanya tidak hanya untuk menelpon Tiara, kamu bahkan bisa tahu segalanya dari HP ini. Meski bentukannya kecil, kamu bahkan bisa menghasilkan uang miliaran dari HP ini." jelas Alza.


" Bagaimana caranya, uangnya keluar dari mana?" Tanya Tiara bingung. Tiara bahkan begitu serius memperhatikan itu HP, HPnya sampai di bolak-balik.


Kalau saja Alza tidak pernah ke kampung Tiara dan melihat bagaimana kondisi di sana. Alza pasti tidak akan percaya kalau hari gini ada orang tidak mengerti kegunaan HP. Di kampungnya tidak ada sinyal jadi percuma saja memiliki HP.


"Uangnya bukan keluar langsung dari Hpnya Tiara, tapi dari HP ini kita bisa melakukan banyak hal untuk menghasilkan uang." jelas Alza gemes. "Salah satu caranya, kamu suka masak kan? kamu bisa buka YouTube." ucap Alza sambil membuka aplikasi YouTube.


Tiara begitu serius memperhatikan apa yang dilakukan Alza.


" Nih, ini video orang masak semua, kamu bisa mempelajarinya. Jika kamu pintar kamu bisa menjual hasil dari masakan kamu kan? dan kamu akan mehasilkan uang. Nah bagi orang yang sudah membuat video ini, mereka juga akan menghasilkan uang banyak jika banyak orang yang menonton videonya." Jelas Alza.


"Wah! bisa begitu ya Bang. Berarti sama-sama untung dong ya?" kagum Tiara.


"Ya, zaman sekarang ini asal orang mau berusaha pasti bisa menghasilan uang halal." ucap Alza.


Tiara mangut-mangut dia mulai mengerti sekarang.


" Ini videonya banyak sekali Bang, aku bisa belajar masak terus ini. Ini ada cara membuat kue lagi," ucap Tiara semangat.


" Gak hanya itu, nih dari sini kamu bisa mencari tahu banyak hal." ucap Alza sambil membuka Google.


"Ok Google handphon!"


"Menurut ...." terdengar suara perempuan dari HP menjelaskan tentang HP.


" WAH! Bang bisa begitu ya," ucap Tiara takjub.


"Iya, kalau kamu ingin tahu lebih tentang HP, kamu bisa baca semua penjelasannya ini!" jelas Alza.


Tiara mengangguk pertanda mengerti.


" Aku ingin mencobanya Bang," ucap Tiara antusias.


Tiara menekan microphone Google.


"Ok Google ganteng!"


" Menurut ...." terdengar suara penjelasan dari HP.

__ADS_1


" Wah! aku bisa. Ok Google kamar!" Tiara begitu senang dan semangat.


" Menurut ...."


"Hahahaha ... dia jawab lagi." ucap Tiara senang bukan main.


"Ok Google uang!"


" Menurut ...."


"Hahaha ...." Tiara tertawa begitu lepas. Tiara begitu asik dengan dunianya sendiri, seketika lupa dengan sekitarnya.


Tadi dikasih HP biasa saja, sekarang sudah seperti anak kecil yang dapat mainan baru. Aku bahkan sudah tak diangap lagi. batin Alza geleng-geleng kepala tapi senyumnya tak pernah hilang dari wajahnya. Melihat Tiara senang seperti itu Alza jauh lebih senang.


Alza kemudian mengambil HPnya yang sama persis dengan punya Tiara. Alza mencari kontak Istriku kemudian menghubunginya via video call.


Tiara terkejut melihat layar HPnya tiba-tiba berubah. Terihat fotonya bersama Alza saat di Danau dan ada nama Suamiku.


"Bang Alza ini kenapa?" bingung Tiara.


"Tidak Apa-apa, kalau layarnya muncul seperti itu berarti ada yang menghubungi kamu. Sekarang geser tulisan jawab!" jelas Alza.


" Lho?" Tiara bingung bagaimana bisa ada Alza dilayar HPnya. Tiara menatap Alza dan HP bergantian benar-benar seperti orang beloon.


" Hahahaha ...." Alza benar-benar gak kuat menahan tawa melihat tampang Tiara saat ini.


Alza mecubit gemes hidung mancung Tiara.


"Ini namanya video call dan aku juga sudah menuliskan semua kontak nomor HP orang yang di rumah ini. Aku juga sudah mengaktifkan GPSnya , supaya aku bisa tahu keberadaan kamu." Jelas Alza.


Tiara mangut-mangut takjub mendengar penjelasan Alza. Tiara benar-benar gak menyangka benda sekecil ini kegunaannya sungguh luar biasa. Tiara begitu senang sekarang. Dia pasti akan belajar banyak dari HP ini.


"Cup," Tiara mengcup pipi Alza sebagai ucapan terima kasihnya untuk Alza hari ini. Tiara cepat-cepat menarik selimut dan menutupi tubuhnya, Tiara begitu malu dengan apa yang dia lakukan barusan.


Alza kaget mendapat kecupan tiba-tiba dari Tiara, seketika senyumnya mengembang dan langsung menyentuh pipinya. Tidak hanya Tiara Alza juga sangat bahagia hari ini, sudah tak terhitung berapa kali dia tersenyum untuk hari ini. Alza bahkan sampai beberapa kali tertawa lepas.


Alza ikut berbaring dan mengecup kening Tiara yang tertutup selimut. " Selamat malam istriku semoga mimpi indah." ucap Alza kemudian memeluk Tiara dari belakang.


Senyum Tiara mengembang dari balik selimut. Hari ini begitu banyak kebahagiaan yang diberikan Alza untuknya.


Bersambung ....

__ADS_1


Jangan lupa vote, like, keritik dan sarannya teman-teman.


__ADS_2